Keunggulan dan Kekurangan Vivo X300 Pro, Flagship Fotografi dengan Teknologi Baru
Pelitadigital.com – Vivo X300 Pro menjadi salah satu perangkat premium yang paling banyak dibicarakan menjelang akhir 2025. Fokus pengembangan yang lebih matang membuat seri ini tampil percaya diri, terutama pada sektor kamera dan performa kelas atas. Namun seperti perangkat flagship lain, tetap ada sejumlah sisi yang patut diperhatikan sebelum menjadikannya pilihan utama.
Berikut pembahasan lengkap mengenai keunggulan dan kekurangan vivo X300 Pro untuk membantu Anda menilai apakah ponsel ini sesuai dengan kebutuhan.
Keunggulan vivo X300 Pro
1. Performa Tinggi Berkat Dimensity 9500 dan Chip Khusus V3+
vivo kembali mengunggulkan performa lewat kombinasi chipset Dimensity 9500 dan prosesor pendamping V3+. Kolaborasi keduanya membuat pemrosesan visual, game berat, hingga kinerja kamera terasa lebih stabil. Arsitektur inti yang seluruhnya bertenaga juga membantu ponsel tetap responsif saat digunakan untuk aktivitas harian yang intens.
Fitur Game Frame Interpolation yang terintegrasi memberikan pengalaman gaming halus tanpa membebani GPU. Respons sistem, navigasi UI, hingga multitasking juga berjalan mulus berkat stabilitas performanya yang tinggi dalam pengujian.
2. Layar LTPO AMOLED dengan Kecerahan Ekstra Tinggi
Panel LTPO AMOLED 6,78 inci menawarkan tingkat kecerahan yang mampu menjawab kebutuhan penggunaan luar ruangan. Kecerahan full-screen yang tembus lebih dari 2.100 nits membuat layar tetap terbaca di bawah sinar matahari kuat.
Teknologi PWM Dimming 2160 Hz juga memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna yang sensitif terhadap flicker. Penggunaan layar datar terasa sebagai langkah tepat karena mengurangi salah sentuh dan memudahkan pemasangan pelindung layar.
3. Kamera Utama dan Ultrawide 50 MP yang Konsisten
Untuk fotografi, vivo X300 Pro membawa paket kamera yang solid. Sensor Sony LYT-828 di kamera utama dikombinasikan dengan sistem pemrosesan V3+ dan VS1 yang membuat fokus otomatis, eksposur, serta detail foto tersaji dengan cepat dan akurat.
Hasil foto kamera utama mendapat banyak pujian karena detail tajam, warna terkontrol, serta dynamic range luas. Sementara kamera ultrawide 50 MP juga menunjukkan kualitas yang seimbang dengan kamera utama, terutama pada ketajaman dan konsistensi warna.
4. Lensa Telefoto 200 MP Kelas Profesional
Keistimewaan utama ponsel ini berada pada kamera telefoto beresolusi 200 MP yang dilengkapi lensa ZEISS APO. Kemampuan lensa APO dalam menghilangkan aberasi warna menjadikan foto jarak jauh tampak bersih dan lebih natural.
Sensor besar dan pemrosesan yang bagus membuat hasil telefoto tampak seperti foto dari perangkat profesional, dengan detail yang kuat, warna rapi, serta mode potret yang tampak alami.
5. Perekaman Video Sinematik yang Lengkap
vivo X300 Pro dirancang untuk memenuhi kebutuhan videografi modern. Perekaman 4K pada 120 fps dengan dukungan Dolby Vision serta format 10-bit Log memberi keleluasaan bagi kreator konten dalam proses color grading.
Stabilisasi yang solid membuat hasil video handheld tetap mulus, bahkan saat berpindah lokasi atau merekam di kondisi minim cahaya.
6. Kamera Depan 50 MP dengan Autofocus
Kamera selfie 50 MP dilengkapi Autofocus, sebuah fitur yang memberi peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya yang masih mengandalkan fixed-focus. Hasil selfie lebih tajam pada berbagai jarak dan kondisi pencahayaan.
Video dari kamera depan juga cukup baik untuk kebutuhan vlogging ringan, meski belum sekuat kamera belakang.
7. Desain Premium dan Sertifikasi IP69
Bodi yang menggunakan velvet glass memberikan kesan elegan sekaligus membantu mengurangi jejak sidik jari. Sertifikasi IP69 menjamin ketahanan lebih baik dari sekadar tahan air biasa, termasuk semprotan air bertekanan tinggi.
Tambahan tombol pintasan di sisi bodi juga menjadi nilai plus. Tombol ini dapat diatur untuk berbagai fungsi seperti membuka kamera, menyalakan senter, atau memulai rekaman suara.
8. Mendukung Aksesori Fotografi Profesional
vivo menyediakan dukungan untuk Photography Grip Kit dan Telephoto Extender. Aksesori ini membantu pengguna merasakan pengalaman memotret seperti memakai kamera mirrorless. Pegangan lebih stabil, tombol shutter fisik, baterai tambahan, hingga tuas zoom memberi kenyamanan ekstra saat melakukan pengambilan gambar dalam waktu lama.
Kekurangan vivo X300 Pro
1. Pemrosesan Foto Otomatis Terlalu Agresif
Meskipun kameranya impresif secara hardware, pemrosesan otomatis bawaan terkadang memberikan hasil yang kurang natural. Warna kulit bisa terlihat tidak merata dan detail tekstur wajah tampak halus berlebihan. Pengguna memang bisa beralih ke mode Natural atau RAW, namun mayoritas tetap memakai mode otomatis.
2. Daya Tahan Baterai Tergolong Standar
Kapasitas 6.510 mAh terlihat besar di atas kertas, tetapi pengujian menunjukkan ketahanan baterainya masih berada pada level rata-rata. Aktivitas seperti browsing, menonton video, hingga bermain game dapat menguras daya lebih cepat dibanding beberapa pesaing yang mengusung baterai lebih besar.
Meski pengisian cepat 90 W membuat proses isi daya cukup singkat, ketahanan harian tetap terasa belum sekuat yang diharapkan untuk pengguna aktif.
Kesimpulan
vivo X300 Pro menawarkan pengalaman fotografi yang serius bagi pengguna yang mengutamakan kualitas kamera. Hadirnya lensa telefoto profesional, sensor utama yang kuat, serta kompatibilitas dengan aksesori fotografi menjadikannya pilihan menarik di kelas flagship.
Performa kencang dari Dimensity 9500 dan V3+ juga mampu memenuhi kebutuhan pengguna yang sering melakukan multitasking atau bermain game berat. Namun daya tahan baterai yang biasa saja dan pemrosesan foto otomatis yang kurang natural menjadi pertimbangan penting.
Bagi Anda yang mencari perangkat dengan kemampuan kamera komprehensif, vivo X300 Pro adalah opsi yang layak masuk daftar. Tetapi jika kebutuhan utama adalah daya tahan baterai panjang, beberapa pesaing mungkin lebih cocok.









