12 Keunggulan dan Kekurangan POCO F8 Pro, Menakar Daya Tarik Flagship Killer Terbaru
Pelitadigital.com – POCO kembali menarik perhatian pecinta gadget melalui kehadiran POCO F8 Pro yang dirilis global pada 26 November 2026 di Bali. Momen peluncuran tersebut menjadi panggung bagi ambisi baru POCO untuk memperkuat reputasinya sebagai produsen perangkat “flagship killer” dengan performa tinggi dan fitur yang semakin matang. Walau hadir bersama varian Ultra, model F8 Pro menjadi sorotan utama karena menawarkan keseimbangan paling menarik antara harga dan spesifikasi.
Untuk membantu Anda menilai apakah perangkat ini sesuai kebutuhan, berikut ulasan lengkap mengenai keunggulan dan kekurangan POCO F8 Pro, mulai dari desain, layar, performa, hingga pengalaman pengguna sehari-hari.
Keunggulan POCO F8 Pro
1. Performa Kelas Atas Berkat Snapdragon 8 Elite
Chipset Snapdragon 8 Elite membawa peningkatan besar melalui proses manufaktur 3 nm dan arsitektur CPU Oryon yang lebih modern. Kombinasi dua core performa hingga 4,32 GHz dan enam core efisiensi 3,53 GHz membuat perangkat ini terasa bertenaga untuk penggunaan berat.
Skor AnTuTu v10 yang tembus lebih dari 2,6 juta poin dari pengujian YugaTech menegaskan kemampuan komputasi yang konsisten tinggi. Game kelas berat seperti Wuthering Waves dan Honkai: Star Rail pun berjalan stabil. Dukungan RAM LPDDR5X dan storage UFS 4.1 membuat multitasking terasa instan.
Vapor chamber 5.000 mm² juga ikut berperan menjaga suhu tetap nyaman meski digunakan gaming dalam durasi panjang.
2. Layar 1.5K yang Nyaman Digunakan Harian
Layar AMOLED 6,59 inci yang disebut sebagai “Golden Size” dirancang agar pas digenggam, tidak terlalu besar tetapi cukup lega untuk menikmati berbagai aktivitas. Resolusi 1.5K dengan 419 ppi menghasilkan tampilan tajam, sementara kecerahan puncak 3.500 nit memastikan visibilitas tetap jelas di luar ruangan.
Fitur tambahan seperti HDR10+, Dolby Vision, serta perlindungan mata Xiaomi Eye Protection 3.0 dengan DC Dimming menjadikan layar ini bersahabat untuk penggunaan jangka panjang.
3. Speaker Stereo dengan Tuning dari Bose
Kolaborasi dengan Bose memberikan peningkatan kualitas audio yang terasa signifikan. Suara terdengar lebih seimbang dengan vokal yang jernih, minim distorsi di volume tinggi, serta soundstage lebih luas. Pada penggunaan film maupun game, speaker stereo ini cukup memadai tanpa perlu mengandalkan earphone.
4. Desain Lebih Premium dan Tahan Air
Bodi dengan rangka aluminium alloy menghadirkan kesan yang lebih solid dan premium dibanding generasi sebelumnya. Bagian belakangnya dirancang dengan teknik cold-carved sehingga terasa nyaman digenggam.
Sertifikasi IP68 menjadi nilai tambah, memastikan perangkat aman dari debu dan cipratan air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Fitur ini biasanya hanya hadir di perangkat flagship yang harganya jauh lebih tinggi.
5. Baterai Besar dengan Fast Charging 100W
Kapasitas 6210 mAh memberi daya tahan panjang. Pengujian memperlihatkan perangkat mampu bertahan hampir 18 jam dalam skenario PCMark dan hingga belasan jam untuk penggunaan campuran.
Fitur fast charging 100W mempercepat pengisian hingga penuh dalam waktu singkat. Dukungan reverse wired charging 22.5W juga memungkinkan ponsel ini digunakan sebagai power bank bagi perangkat lain.
6. Kamera Telefoto 50 MP yang Jarang Ada di Kelasnya
Adanya lensa telefoto optik 2.5x 50 MP menjadi salah satu nilai jual utama. Dengan focal length setara 60 mm, kamera ini sangat ideal untuk portrait dan mengambil subjek dari jarak menengah dengan detail tinggi. Keberadaan OIS membantu menangkap gambar lebih stabil.
Keberanian POCO menghadirkan telefoto fisik di kelas harga ini membuat F8 Pro unggul dari banyak pesaingnya.
7. Kamera Utama 50 MP dengan Sensor Light Hunter 800
Sensor kamera utamanya menangkap detail kaya dengan rentang dinamis luas berkat teknologi Dual Native ISO Fusion Max. Warna terlihat natural dengan karakter yang sedikit hangat. Sensor besar yang digunakan menghasilkan depth of field alami, sehingga latar belakang tampak lembut tanpa efek buatan.
8. Kamera Depan 20 MP Cukup Andal
Untuk foto selfie dan video call sehari-hari, kamera depan menghasilkan warna kulit natural dengan ketajaman memadai. Meski perekaman video mentok di 1080p, kualitas visualnya tetap aman untuk penggunaan standar.
Kekurangan POCO F8 Pro
1. Kamera Ultrawide 8 MP Kurang Kompetitif
Resolusi 8 MP pada kamera ultrawide terasa tertinggal dibanding komponen lain. Ketajaman gambar menurun, terutama saat kondisi cahaya meredup. Meski warna masih konsisten dengan kamera utama, hasilnya belum bisa menyamai kamera ultrawide kompetitor di kelas yang sama.
2. Tanpa Wireless Charging
Ketiadaan wireless charging membuat pengalaman pengguna kurang fleksibel, terutama bagi yang terbiasa memakai charging pad di meja kerja atau mobil. Padahal fitur ini mulai menjadi standar pada perangkat mid–high.
3. Port USB Masih 2.0
Meski penyimpanan internal sudah UFS 4.1 yang sangat cepat, port USB yang digunakan masih USB 2.0. Dampaknya, kecepatan transfer data terbatas sekitar 60 MB/detik. Keterbatasan ini terasa saat memindahkan file video berukuran besar atau saat ingin menggunakan fungsi display out.
4. HyperOS Tetap Menyimpan Bloatware
HyperOS 3 tampil lebih responsif dengan tampilan modern, namun kehadiran aplikasi bawaan yang tidak semua pengguna butuhkan masih menjadi pekerjaan tambahan. Meski tidak mengganggu performa, sebagian pengguna mungkin menginginkan sistem yang lebih bersih sejak awal.
Simpulan
POCO F8 Pro hadir sebagai salah satu perangkat yang paling layak mendapat predikat flagship killer tahun ini. Performa kencang dari Snapdragon 8 Elite, layar berkualitas tinggi, kamera utama mumpuni, lensa telefoto yang benar-benar berguna, dan daya tahan baterai kuat menjadi kombinasi yang sulit diabaikan.
Di sisi lain, beberapa kompromi seperti kamera ultrawide 8 MP, absennya wireless charging, port USB 2.0, dan keberadaan bloatware menjadi hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.
Jika Anda mencari ponsel bertenaga dengan fitur premium dan harga yang masih rasional, POCO F8 Pro adalah salah satu kandidat paling menarik di kelasnya.









