Perbandingan Dimensity 7300 vs Snapdragon 7 Gen 3, Mana yang Lebih Unggul?
Pelitadigital.com – Persaingan chipset untuk ponsel kelas menengah semakin dinamis sejak keduanya memasuki pasar. MediaTek merilis Dimensity 7300 pada awal 2024 sebagai penerus seri sebelumnya, sementara Qualcomm lebih dulu memperkenalkan Snapdragon 7 Gen 3 pada 2023. Meski berbeda tahun peluncuran, kedua chipset ini bermain di segmen yang sama dan menawarkan performa yang tidak bisa dianggap remeh.
Menariknya, walaupun lebih lama hadir, Snapdragon 7 Gen 3 justru tampil dengan arsitektur CPU yang lebih modern. Di sisi lain, Dimensity 7300 membawa efisiensi daya sebagai senjata utamanya. Berikut penjelasan menyeluruh mengenai perbandingan keduanya.
Struktur CPU: Modernisasi vs Efisiensi
Snapdragon 7 Gen 3 hadir dengan konfigurasi CPU 1+3+4, sebuah pola yang semakin umum digunakan chipset kelas menengah atas. Satu core utama berbasis Cortex A715 menjadi pusat tenaga utama dengan kecepatan hingga 2,63 GHz. Tiga core lainnya juga memakai Cortex A715 sebagai penopang performa, disusul empat core efisiensi Cortex A510.
Pembagian ini membuat beban kerja lebih terarah. Core performa bekerja maksimal saat dibutuhkan, sementara core efisiensi menangani tugas ringan untuk menghemat daya.
Sementara itu, Dimensity 7300 mengadopsi pendekatan lebih konservatif dengan konfigurasi 4+4. Terdapat empat core Cortex A78 berkecepatan 2,5 GHz untuk performa, serta empat core Cortex A55 dengan clock speed 2 GHz untuk efisiensi. Meski lebih sederhana, kombinasi ini tetap mampu memberikan stabilitas konsumsi daya yang baik.
Keduanya sudah menggunakan proses fabrikasi 4 nm, memastikan temperatur kerja dan konsumsi daya tetap terkontrol.
Performa GPU: Frekuensi Tinggi vs Kemampuan Komputasi
Dari sisi grafis, MediaTek menonjolkan Dimensity 7300 dengan GPU Mali G615 MP2 yang berjalan pada 1047 MHz. Secara frekuensi, GPU ini lebih tinggi dari Adreno 720 pada Snapdragon 7 Gen 3 yang berada di 975 MHz.
Namun, keunggulan tersebut tidak secara otomatis membuatnya lebih kuat. Adreno 720 mencatat shading units lebih besar, yakni 256 unit, dua kali lipat dibanding Mali G615 yang berada di 128 unit. Performa ini berpengaruh pada rendering visual, efek pencahayaan, serta detail grafis saat bermain gim.
Kemampuan komputasi GPU juga menguatkan dominasi Qualcomm dengan skor FLOPS hampir 1 TFLOPS, sementara Dimensity 7300 berada di angka sekitar 536 GFLOPS. Hasilnya, Snapdragon 7 Gen 3 lebih stabil untuk proses grafis berat.
Kecepatan Jaringan 5G
Kecepatan jaringan menjadi salah satu indikator penting chipset modern. Kedua chipset sudah mendukung 5G Sub-6 GHz dan masih kompatibel dengan jaringan 4G dan 3G.
Snapdragon 7 Gen 3 dibekali modem Snapdragon X63 dengan kecepatan unduh maksimal hingga 5000 Mbps dan unggah 1600 Mbps. Angka tersebut memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang memerlukan koneksi super cepat.
Sebaliknya, Dimensity 7300 hanya mendukung kecepatan unduh maksimal 3270 Mbps. Walaupun masih tergolong tinggi, selisih tersebut cukup terasa bagi pengguna yang membutuhkan transmisi data yang lebih intens.
Kemampuan Multimedia: Sama Kuat, Tapi Beda Batasan
Kamera dan pemrosesan multimedia menjadi aspek penting bagi ponsel masa kini. Baik Dimensity 7300 maupun Snapdragon 7 Gen 3 sudah mendukung kamera utama hingga 200 MP, memberi ruang bagi produsen menghadirkan fitur fotografi yang lebih kompetitif.
Perbedaan terlihat pada sektor tampilan dan perekaman video. Snapdragon 7 Gen 3 mampu mendukung layar hingga resolusi 2880 x 1800 piksel, lebih luas dibanding resolusi maksimal 2520 x 1080 piksel pada Dimensity 7300.
Untuk perekaman video, Snapdragon 7 Gen 3 unggul berkat dukungan 4K pada 60fps. Dimensity 7300 berhenti pada 4K 30fps. Meski sama-sama 4K, perbedaan frame rate berdampak pada kelancaran gerakan gambar.
Skor Benchmark: Qualcomm Tetap Mendominasi
Jika melihat tolok ukur sintetis berdasarkan database Nanoreview, Snapdragon 7 Gen 3 konsisten mendapat nilai lebih tinggi di hampir semua kategori.
AnTuTu v10
-
Snapdragon 7 Gen 3: ±818.000
-
Dimensity 7300: ±671.000
Geekbench 6
-
Single-core: 1139 vs 1058
-
Multi-core: 3375 vs 3025
Compute GPU Score
-
Snapdragon 7 Gen 3: 4167
-
Dimensity 7300: 2606
Hasil ini menunjukkan Snapdragon 7 Gen 3 memiliki performa keseluruhan yang lebih agresif.
Kesimpulan
Baik Dimensity 7300 maupun Snapdragon 7 Gen 3 menawarkan kemampuan solid di kelas menengah, namun karakter keduanya cukup berbeda.
Snapdragon 7 Gen 3 cocok untuk:
-
Pengguna yang membutuhkan performa tinggi
-
Aktivitas gaming grafis berat
-
Perekaman video dengan frame rate lebih tinggi
-
Koneksi data super cepat
Dimensity 7300 lebih ideal untuk:
-
Pengguna yang menekankan efisiensi daya
-
Penggunaan harian ringan hingga menengah
-
Perangkat yang difokuskan pada keseimbangan performa dan daya tahan baterai
Kedua chipset sudah diadopsi oleh sejumlah produsen besar. Snapdragon 7 Gen 3 ditemukan pada perangkat seperti Honor 400, iQOO Z9 5G, vivo V40 5G, dan Motorola Edge 50 Pro. Sementara Dimensity 7300 menjadi pilihan pada seri seperti realme 15 5G, Tecno POVA 7 Pro 5G, Motorola Moto G86 5G, hingga OPPO Reno12 Pro 5G.
Pada akhirnya, pilihan chipset terbaik akan kembali pada kebutuhan pengguna serta bagaimana produsen mengoptimalkan fitur perangkatnya.










