Beranda Gadget AMD Menguat di Q4 2025, Pangsa Pasar Server dan Desktop Tembus Rekor Baru
Gadget

AMD Menguat di Q4 2025, Pangsa Pasar Server dan Desktop Tembus Rekor Baru

Sumber Gambar : Medcom

Pelitadigital.com – Kabar positif datang dari industri semikonduktor global. Laporan terbaru dari Mercury Research untuk kuartal keempat (Q4) 2025 menunjukkan lonjakan signifikan pangsa pasar CPU yang diraih AMD di berbagai segmen. Tidak hanya tumbuh secara unit, perusahaan ini juga mencatat rekor baru dari sisi pendapatan, terutama di sektor server dan desktop.

Data tersebut memperlihatkan perubahan peta persaingan yang cukup tajam, terutama di tengah tuntutan efisiensi daya dan kebutuhan komputasi berbasis AI yang semakin tinggi.

Server: Strategi Premium Berbuah Manis

Di segmen server, AMD mencatat pangsa pendapatan mencapai 41,3 persen pada Q4 2025. Artinya, hampir setengah dari total nilai belanja CPU server global mengalir ke produk mereka. Angka ini meningkat signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya maupun kuartal sebelumnya.

Menariknya, pangsa unit server AMD berada di angka 28,8 persen. Perbedaan antara pangsa unit dan pendapatan menunjukkan satu hal penting: fokus perusahaan pada segmen bernilai tinggi.

Kunci pertumbuhan ini terletak pada lini prosesor AMD EPYC 9005 berbasis arsitektur Zen 5, yang dikenal dengan nama sandi “Turin”. Chip ini banyak diadopsi oleh penyedia layanan cloud besar seperti Amazon Web Services, Microsoft Azure, serta Google Cloud.

Faktor penentu utamanya adalah efisiensi performa per watt. Di era pusat data AI, konsumsi listrik menjadi komponen biaya yang sangat besar. Solusi dengan efisiensi tinggi otomatis lebih menarik bagi operator data center berskala global.

Desktop: Lonjakan Tajam dalam Setahun

Tak kalah menarik, pangsa pendapatan desktop AMD melonjak ke 42,6 persen pada Q4 2025. Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun sebelumnya angkanya masih berkisar 28 persen. Lonjakan dua digit dalam setahun menandakan perubahan preferensi pasar yang cukup agresif.

Dari sisi unit, AMD menguasai 36,4 persen pasar desktop global. Artinya, hampir empat dari sepuluh PC desktop yang terjual menggunakan prosesor Ryzen.

Salah satu motor penggerak utamanya adalah seri Ryzen 9000 berbasis fabrikasi 4nm. Varian gaming seperti Ryzen 7 9800X3D mendapat respons positif dari komunitas gamer berkat performa frame rate yang tinggi sekaligus efisiensi daya yang lebih baik.

Keunggulan lain datang dari kematangan platform AM5. Ekosistem motherboard yang semakin stabil dan harga yang kian kompetitif membuat konsumen lebih percaya diri untuk berinvestasi dalam jangka panjang. Ditambah lagi, dukungan soket yang dijanjikan hingga beberapa tahun ke depan memberi nilai tambah bagi pengguna yang ingin melakukan upgrade bertahap.

Laptop: AI Jadi Daya Tarik Baru

Di pasar mobile atau notebook, pertumbuhan AMD berlangsung lebih stabil namun konsisten. Pangsa unit mencapai 26 persen, sementara pangsa pendapatan menyentuh 24,9 persen.

Kontributor utamanya adalah seri Ryzen AI 300 yang mengusung NPU dengan kemampuan komputasi hingga puluhan TOPS. Keberadaan NPU ini menjadi kunci dalam mendukung standar PC berbasis AI generasi terbaru.

Sejumlah produsen besar seperti ASUS, Lenovo, dan HP semakin agresif menghadirkan laptop tipis premium berbasis prosesor AMD, tidak lagi terbatas pada lini gaming.

Tren ini menunjukkan perubahan persepsi pasar bahwa AMD kini mampu bersaing di kelas atas, termasuk untuk perangkat produktivitas dan AI.

Dampak bagi Konsumen: Persaingan Makin Ketat

Kenaikan pangsa pasar AMD otomatis memicu respons dari kompetitor, terutama Intel. Tekanan persaingan berpotensi mendorong strategi harga yang lebih agresif di berbagai lini produk.

Bagi konsumen, situasi ini membuka dua peluang besar. Pertama, harga prosesor bisa menjadi lebih kompetitif. Kedua, pilihan platform semakin beragam dengan fitur yang lebih matang.

Laporan Q4 2025 ini menegaskan bahwa AMD tidak lagi dipandang sekadar opsi alternatif dengan harga miring. Di sejumlah segmen, terutama server dan desktop premium, perusahaan tersebut kini tampil sebagai penentu standar performa dan efisiensi baru di industri CPU global.

Sebelumnya

Colorful EVOL P15 Resmi Meluncur, Andalkan NVIDIA GeForce RTX 50 Series untuk Gaming dan Kreasi Konten

Selanjutnya

Cara Kirim Foto dari Xiaomi ke iPhone Tanpa Kabel Lewat HyperOS 3

Pelita Digital