Beranda Gadget 12 Keunggulan dan Kekurangan Huawei Mate 80 Pro, Flagship Premium dengan Karakter Berbeda
Gadget

12 Keunggulan dan Kekurangan Huawei Mate 80 Pro, Flagship Premium dengan Karakter Berbeda

Gambar : Pikiran Rakyat

Pelitadigital.com – Kehadiran Huawei Mate 80 Pro di Indonesia pada April 2026 menjadi momen penting bagi pasar smartphone premium. Perangkat ini menandai kembalinya lini Mate non-lipat setelah terakhir hadir melalui Mate 40 Pro pada 2020.

Dibanderol di kisaran Rp 16 jutaan untuk varian 16GB/512GB, ponsel ini menawarkan kombinasi spesifikasi tinggi dengan pendekatan yang berbeda dari kompetitor. Namun, di balik berbagai keunggulan tersebut, terdapat sejumlah kompromi yang patut dipertimbangkan sebelum memutuskan membeli.

Berikut ulasan lengkap keunggulan dan kekurangan Huawei Mate 80 Pro berdasarkan spesifikasi dan pengujian yang tersedia.

Keunggulan Huawei Mate 80 Pro

1. Performa Stabil dengan Kirin 9030

Huawei membekali perangkat ini dengan chipset Kirin 9030 yang dikembangkan sendiri. Meski secara fabrikasi belum setara dengan chip flagship terbaru dari kompetitor, performanya dalam penggunaan nyata tergolong sangat stabil.

Aktivitas harian berjalan lancar tanpa hambatan, termasuk saat menjalankan game berat dengan pengaturan tinggi. Teknologi multi-threading yang diusung juga menjadi nilai tambah karena jarang ditemukan di chipset mobile lain.

2. Daya Tahan Baterai Sangat Unggul

Dengan kapasitas 5.750 mAh, Mate 80 Pro menawarkan daya tahan yang berada di atas rata-rata kelas flagship. Penggunaan normal bahkan memungkinkan ponsel bertahan hingga dua hari.

Pengisian dayanya pun impresif:

  • Fast charging 100W (kabel)
  • Wireless charging hingga 80W
  • Reverse wireless charging 18W

Kombinasi ini menjadikannya salah satu perangkat paling praktis untuk mobilitas tinggi.

3. Kamera Utama dengan Aperture Fisik Variabel

Salah satu fitur paling menonjol adalah kamera utama 50 MP dengan bukaan variabel f/1.4 hingga f/4.0. Sistem ini memungkinkan kontrol cahaya secara nyata, bukan sekadar simulasi software.

Hasilnya:

  • Foto malam lebih terang dan detail
  • Foto siang lebih tajam dengan depth alami
  • Efek bokeh terlihat lebih realistis

Pendekatan ini mendekati pengalaman kamera profesional.

4. Kamera Telefoto dan Ultrawide Berkualitas Tinggi

Huawei melengkapi sistem kameranya dengan:

  • Telefoto periscope 48 MP (zoom optik 4x)
  • Ultrawide 40 MP

Kemampuan makro hingga jarak 5 cm menjadi keunggulan tambahan, terutama bagi pengguna yang gemar fotografi detail. Kualitas video juga konsisten hingga resolusi 4K 60fps.

5. Ketahanan Fisik di Atas Rata-rata

Mate 80 Pro mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69. Artinya, ponsel tidak hanya tahan air, tetapi juga tahan semprotan air bertekanan tinggi.

Material vegan fiber pada bagian belakang juga diklaim lebih tahan benturan dibanding material konvensional.

6. Layar OLED Premium dengan Kecerahan Tinggi

Layar LTPO OLED 6,75 inci menawarkan:

  • Refresh rate adaptif 1–120 Hz
  • Kecerahan hingga 3.000 nits
  • Proteksi Kunlun Glass 2

Pengalaman visual terasa tajam, nyaman, dan tetap jelas di bawah sinar matahari.

7. Audio Stereo Berkualitas Flagship

Speaker stereo yang disematkan mampu menghasilkan suara yang imersif dengan bass kuat dan minim distorsi, baik untuk hiburan maupun gaming.

Kekurangan Huawei Mate 80 Pro

1. Tidak Mendukung Layanan Google dan 5G

Ketiadaan Google Mobile Services (GMS) menjadi kekurangan utama. Pengguna tidak mendapatkan Play Store dan aplikasi Google secara bawaan.

Selain itu, absennya jaringan 5G di Indonesia membuat perangkat ini terasa kurang relevan untuk jangka panjang di kelas harga premium.

2. Performa Mentah Kalah dari Kompetitor

Meski lancar dalam penggunaan sehari-hari, performa benchmark Kirin 9030 masih tertinggal dibanding chipset seperti Snapdragon kelas atas atau chip terbaru dari Apple.

Untuk kebutuhan berat seperti rendering atau gaming ekstrem jangka panjang, keterbatasan ini mulai terasa.

3. Dukungan Software Kurang Transparan

Huawei tidak memberikan kejelasan terkait jumlah pembaruan sistem operasi yang akan diterima. Hal ini berbeda dengan beberapa kompetitor yang menawarkan jaminan update lebih pasti.

4. Sensor Sidik Jari Masih di Samping

Penggunaan sensor fingerprint di tombol samping terasa kurang premium, mengingat banyak ponsel di kelas harga ini sudah mengadopsi sensor di bawah layar.

5. Keterbatasan di Sektor Kamera Tertentu

Beberapa kekurangan di sisi kamera meliputi:

  • Tidak ada video portrait mode
  • Slow motion terbatas di 1080p
  • Kamera depan standar tanpa fitur unggulan
  • Kadang terjadi oversaturasi warna kulit

Kesimpulan

Huawei Mate 80 Pro hadir sebagai flagship dengan pendekatan yang tidak biasa. Fokus utamanya terlihat pada daya tahan baterai, inovasi kamera, dan ketahanan fisik.

Namun, kekurangan seperti absennya layanan Google dan jaringan 5G menjadi faktor krusial yang tidak bisa diabaikan, terutama di segmen harga premium.

Bagi pengguna yang mengutamakan fotografi dan daya tahan baterai, perangkat ini bisa menjadi pilihan menarik. Namun untuk penggunaan utama yang bergantung pada ekosistem Google dan konektivitas terbaru, perlu pertimbangan lebih matang sebelum membeli.

Sebelumnya

Total Football VNG, Game Sepak Bola Mobile dengan Nuansa Lokal yang Kuat

Selanjutnya

10 HP yang Sedang Tren di Indonesia 2026, Inovasi Desain, Kamera, hingga Baterai Jumbo

Pelita Digital