8 Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy A07s, Harga Rp2,79 Juta
Pelitadigital.com – Samsung Galaxy A07s hadir di pasar Indonesia pada pertengahan Oktober 2026 dengan harga Rp2.799.000 untuk varian RAM 4 GB dan penyimpanan internal 64 GB. Ponsel entry-level ini menawarkan sejumlah fitur menarik, terutama dukungan pembaruan perangkat lunak jangka panjang, layar 90 Hz, serta baterai berkapasitas 5.000 mAh.
Kehadiran Galaxy A07s menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan ponsel Samsung untuk kebutuhan sehari-hari tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Perangkat ini menyasar pengguna yang membutuhkan ponsel untuk berkomunikasi, mengakses media sosial, menonton video, hingga menjalankan aplikasi ringan.
Meski demikian, Galaxy A07s bukan perangkat yang membawa peningkatan besar dibandingkan pendahulunya, Galaxy A07. Sejumlah komponen utama masih menggunakan spesifikasi yang serupa, termasuk chipset, kapasitas baterai, resolusi layar, dan kamera utama.
Sebelum memutuskan untuk membeli, calon pengguna perlu mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy A07s agar dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan dan anggaran.
1. Kelebihan Samsung Galaxy A07s
1. Dukungan Update Software hingga Enam Generasi
Salah satu keunggulan utama Samsung Galaxy A07s terletak pada dukungan perangkat lunaknya. Ponsel ini menjalankan Android 16 dengan antarmuka One UI 8 sejak pertama kali tersedia di Indonesia.
Samsung juga menjanjikan hingga enam generasi pembaruan sistem operasi utama serta pembaruan keamanan selama enam tahun. Dengan dukungan tersebut, Galaxy A07s berpotensi menerima pembaruan Android hingga Android 22.
Pembaruan keamanan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus 2032, berdasarkan kebijakan yang dicantumkan Samsung.
Dukungan ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang berencana memakai ponsel dalam jangka panjang. Pengguna tidak perlu terlalu cepat mengganti perangkat hanya karena ingin memperoleh sistem operasi yang lebih baru atau perlindungan keamanan tambahan.
Di kelas harga Rp2 jutaan, komitmen pembaruan selama bertahun-tahun menjadi salah satu alasan kuat untuk mempertimbangkan Galaxy A07s. Namun, kebijakan pembaruan tetap perlu dipantau karena Samsung menyatakan bahwa ketentuan tersebut dapat berubah.
2. Performa Helio G99+ Memadai untuk Aktivitas Harian
Samsung Galaxy A07s menggunakan chipset MediaTek Helio G99+ yang mengandalkan prosesor delapan inti. Konfigurasinya terdiri dari dua inti Cortex-A76 dengan kecepatan hingga 2,2 GHz dan enam inti Cortex-A55 berkecepatan 2,0 GHz.
Untuk kebutuhan grafis, perangkat ini mengandalkan GPU Mali-G57 MC2.
Kombinasi tersebut cukup untuk menjalankan berbagai aktivitas harian, seperti membuka aplikasi pesan instan, menjelajahi media sosial, menonton video, dan memainkan gim ringan hingga menengah.
Namun, pengguna tidak sebaiknya mengharapkan peningkatan performa yang signifikan dibandingkan Galaxy A07. Pasalnya, Helio G99+ masih memiliki konfigurasi inti prosesor dan GPU yang sama seperti Helio G99 pada pendahulunya, sehingga perbedaan kemampuan dalam penggunaan sehari-hari diperkirakan tidak terlalu besar.
Peningkatan lain terdapat pada penggunaan RAM LPDDR5, menggantikan LPDDR4X yang digunakan Galaxy A07. Jenis RAM yang lebih baru ini menawarkan peningkatan pada karakteristik transfer data, meskipun pengalaman penggunaan tetap dipengaruhi kapasitas RAM yang hanya 4 GB pada varian yang tersedia.
3. Layar 6,7 Inci dengan Refresh Rate 90 Hz
Galaxy A07s dibekali layar PLS LCD berukuran 6,7 inci dengan resolusi HD+ 720 x 1600 piksel. Panel tersebut mendukung refresh rate 90 Hz untuk memberikan tampilan gerakan yang lebih halus ketika pengguna menggulir halaman, berpindah menu, atau menjelajahi aplikasi.
Ukuran layar yang luas juga memberikan ruang lebih nyaman untuk membaca artikel, menonton video, dan berkomunikasi melalui aplikasi pesan instan.
Bagi pengguna yang mengutamakan ukuran layar besar untuk kebutuhan dasar, spesifikasi ini masih cukup memadai.
Akan tetapi, resolusi HD+ menjadi kompromi yang perlu diperhatikan. Dengan kerapatan sekitar 262 piksel per inci, tampilan teks kecil dan gambar dengan detail tinggi tidak akan setajam layar Full HD+.
Panel PLS LCD juga belum menawarkan karakteristik warna hitam dan kontras seperti AMOLED. Karena itu, pengguna yang sering menonton film atau menginginkan kualitas visual lebih tajam mungkin perlu mempertimbangkan ponsel lain dengan spesifikasi layar lebih tinggi.
4. Bodi Tipis dan Ringan dengan Sertifikasi IP54
Dari sisi desain, Samsung Galaxy A07s memiliki ketebalan 7,6 mm dengan bobot 188 gram. Dimensinya mencapai 167,4 x 77,4 mm, sementara sensor sidik jari ditempatkan pada bagian samping bodi.
Bobot tersebut tergolong cukup ringan untuk ponsel dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh. Desain yang relatif tipis juga membantu memberikan kenyamanan ketika perangkat dibawa bepergian atau digunakan dalam waktu lama.
Samsung menyediakan pilihan warna Black, Light Violet, dan Green. Meski demikian, ketersediaan setiap warna di pasar Indonesia sebaiknya dipastikan kembali melalui toko resmi atau penjual yang menyediakan perangkat tersebut.
Keunggulan lainnya adalah sertifikasi IP54. Perlindungan ini menunjukkan bahwa perangkat memiliki ketahanan terhadap debu dalam batas tertentu serta cipratan air dari berbagai arah.
Dengan perlindungan tersebut, Galaxy A07s memiliki perlindungan tambahan ketika terkena gerimis atau cipratan air dalam penggunaan sehari-hari.
Namun, sertifikasi IP54 bukan berarti ponsel kedap air sepenuhnya. Perangkat tetap tidak disarankan untuk direndam atau digunakan di kolam renang. Ketahanan terhadap air dan debu juga dapat menurun seiring waktu akibat pemakaian.
2. Kekurangan Samsung Galaxy A07s
5. Kapasitas Baterai 5.000 mAh Bukan yang Terbesar
Samsung Galaxy A07s membawa baterai berkapasitas 5.000 mAh. Kapasitas ini sudah umum ditemukan pada ponsel entry-level dan cukup untuk mendukung penggunaan harian, bergantung pada pola pemakaian masing-masing pengguna.
Kombinasi layar HD+ dan chipset yang berorientasi pada efisiensi daya berpotensi membantu perangkat bertahan sepanjang hari untuk aktivitas ringan hingga menengah.
Meski begitu, kapasitas baterai tersebut bukan keunggulan yang menonjol jika dibandingkan dengan sejumlah ponsel lain yang menawarkan baterai 6.000 mAh atau lebih besar.
Untuk pengisian daya, Samsung menyediakan dukungan fast charging 25 W. Fitur ini membantu mempersingkat waktu pengisian dibandingkan pengisi daya dengan daya lebih rendah, tetapi belum menyamai sejumlah perangkat pesaing yang mendukung pengisian hingga 45 W.
Galaxy A07s juga tidak mendukung pengisian daya nirkabel. Keterbatasan tersebut masih dapat dimaklumi untuk perangkat di kelas harganya, tetapi perlu menjadi pertimbangan bagi pengguna yang mengutamakan kapasitas baterai besar atau pengisian daya lebih cepat.
6. Kamera Utama 50 MP Belum Dilengkapi Kamera Ultrawide
Pada sektor fotografi, Samsung Galaxy A07s mengandalkan kamera utama 50 MP dengan bukaan lensa f/1.8, autofocus, dan lampu flash LED.
Kamera tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan dokumentasi, mulai dari memotret makanan, mengambil gambar dokumen, hingga mengabadikan aktivitas sehari-hari.
Perangkat ini juga memiliki sensor kedalaman 2 MP yang membantu menghasilkan efek latar belakang buram pada foto potret. Sementara itu, kamera depan beresolusi 8 MP dengan bukaan f/2.0 disiapkan untuk swafoto dan panggilan video.
Walaupun resolusi kamera utama mencapai 50 MP, jumlah megapiksel bukan satu-satunya faktor yang menentukan kualitas foto. Kondisi pencahayaan, pemrosesan gambar, dan kemampuan sensor turut memengaruhi hasil akhirnya.
Keterbatasan Galaxy A07s terletak pada konfigurasi kamera yang sederhana. Ponsel ini tidak dilengkapi kamera ultrawide untuk mengambil gambar dengan sudut pandang lebih luas maupun kamera telefoto untuk pembesaran optik.
Samsung juga mencantumkan dukungan zoom digital hingga 10 kali. Namun, pembesaran digital dapat mengurangi ketajaman gambar ketika digunakan pada tingkat yang tinggi.
Dengan konfigurasi tersebut, kamera Galaxy A07s lebih sesuai untuk kebutuhan dokumentasi dasar daripada fotografi yang menuntut detail tinggi, terutama dalam kondisi minim cahaya.
7. RAM 4 GB dan Memori Internal 64 GB Terbatas
Kapasitas memori menjadi salah satu kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum membeli Samsung Galaxy A07s. Perangkat ini tersedia dengan RAM 4 GB dan penyimpanan internal 64 GB.
Samsung menggunakan teknologi penyimpanan UFS 2.2 yang menawarkan kecepatan akses data lebih baik dibandingkan eMMC. Hal ini dapat membantu proses membuka aplikasi dan mengakses berkas terasa lebih responsif.
Namun, kapasitas penyimpanan 64 GB berpotensi cepat penuh. Berdasarkan informasi kapasitas yang tersedia, ruang yang dapat digunakan pengguna sekitar 46 GB karena sebagian penyimpanan telah ditempati sistem dan perangkat lunak bawaan.
Pengguna yang gemar memasang banyak aplikasi, menyimpan foto, atau merekam video perlu mengelola ruang penyimpanan secara berkala.
Untungnya, Samsung menyediakan slot microSD khusus yang mendukung kartu memori hingga 2 TB. Kehadiran slot ini memungkinkan pengguna menambah kapasitas penyimpanan tanpa harus mengorbankan penggunaan dua kartu SIM sekaligus.
Di sisi lain, RAM 4 GB dapat menjadi keterbatasan ketika pengguna menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan. Aktivitas multitasking berpotensi terasa kurang lancar dibandingkan perangkat dengan RAM lebih besar.
Karena itu, Galaxy A07s lebih sesuai bagi pengguna yang memiliki kebutuhan aplikasi sederhana dan tidak terlalu sering menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan.
8. Tidak Ada NFC dan Dukungan Jaringan Masih 4G
Kekurangan lain Samsung Galaxy A07s terdapat pada kelengkapan konektivitas dan fitur tambahan. Ponsel ini belum dilengkapi NFC, sehingga pengguna tidak dapat memanfaatkan fitur tersebut untuk kebutuhan seperti mengecek atau mengisi saldo kartu uang elektronik melalui ponsel.
Bagi pengguna yang terbiasa menggunakan NFC untuk mendukung mobilitas sehari-hari, ketiadaan fitur ini bisa menjadi pertimbangan penting.
Galaxy A07s juga hanya mendukung jaringan seluler hingga 4G LTE. Perangkat ini belum menyediakan konektivitas 5G, sehingga pengguna yang menginginkan ponsel dengan dukungan jaringan generasi terbaru perlu mempertimbangkan alternatif lain.
Selain itu, Samsung hanya membekali perangkat ini dengan satu speaker atau speaker mono. Pengalaman audio ketika menonton film dan bermain gim tidak akan memberikan pemisahan suara seperti yang ditawarkan speaker stereo.
Kelengkapan sensornya juga tergolong dasar, meliputi akselerometer, sensor jarak, sensor cahaya, dan sensor sidik jari. Tidak adanya giroskop dapat membatasi fungsi tertentu pada aplikasi atau gim yang membutuhkan pembacaan gerakan secara lebih akurat.
Meski demikian, Galaxy A07s tetap menyediakan sejumlah fitur praktis, termasuk jack audio 3,5 mm untuk earphone kabel, Quick Share untuk berbagi berkas, dan Smart Switch untuk membantu proses pemindahan data dari ponsel lama.
3. Harga Samsung Galaxy A07s di Indonesia
Samsung Galaxy A07s dibanderol Rp2.799.000 untuk konfigurasi RAM 4 GB dan penyimpanan internal 64 GB.
Dengan harga tersebut, perangkat ini menawarkan kombinasi fitur yang ditujukan untuk pengguna pemula atau konsumen yang membutuhkan ponsel untuk aktivitas sehari-hari.
Nilai jual utamanya bukan terletak pada performa tinggi atau kamera yang lengkap, melainkan dukungan pembaruan perangkat lunak jangka panjang, layar 90 Hz, sertifikasi IP54, dan ketersediaan slot microSD.
Namun, kapasitas memori internal yang terbatas, absennya NFC, serta dukungan jaringan yang masih 4G perlu diperhitungkan sebelum membeli.
Konsumen juga dapat membandingkan Galaxy A07s dengan Galaxy A07 apabila ingin menghemat anggaran. Mengingat keduanya memiliki sejumlah spesifikasi yang serupa, perbedaan harga dan konfigurasi memori dapat menjadi dasar untuk menentukan pilihan.
4. Apakah Samsung Galaxy A07s Layak Dibeli?
Samsung Galaxy A07s dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang mengutamakan ponsel terjangkau dengan dukungan perangkat lunak jangka panjang. Android 16, One UI 8, serta janji pembaruan hingga enam generasi menjadi daya tarik yang menonjol di kelas harganya.
Perangkat ini juga cukup memadai untuk komunikasi, media sosial, streaming, dan berbagai aktivitas ringan. Bodi yang tipis, bobot 188 gram, layar 90 Hz, serta perlindungan IP54 menambah nilai praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Namun, ponsel ini bukan pilihan ideal bagi pengguna yang membutuhkan performa tinggi, kapasitas penyimpanan besar sejak awal, kamera serbaguna, atau konektivitas modern seperti NFC dan 5G.
Resolusi layar HD+ dan RAM 4 GB juga menjadi kompromi yang perlu diperhatikan, terutama jika perangkat akan digunakan untuk multitasking atau konsumsi konten dalam jangka panjang.
Pada akhirnya, keputusan membeli Samsung Galaxy A07s bergantung pada prioritas masing-masing pengguna. Jika dukungan software dan kebutuhan dasar menjadi pertimbangan utama, ponsel ini layak masuk daftar pilihan. Sebaliknya, pengguna yang mengutamakan spesifikasi lebih tinggi sebaiknya membandingkan beberapa perangkat lain di rentang harga yang sama sebelum menentukan pilihan.
Baca Juga :










