Infinix XENERGY S320 dan L1000 Resmi Hadir, Ini Spesifikasi dan Harganya
Pelitadigital.com – Infinix memperluas ekosistem perangkat teknologinya dengan menghadirkan lini portable power station melalui Infinix XENERGY. Produk ini tersedia dalam dua pilihan, yakni Infinix XENERGY S320 dan Infinix XENERGY L1000, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan daya portabel dalam berbagai situasi.
Kehadiran kedua perangkat tersebut memberikan alternatif sumber listrik bagi pengguna yang membutuhkan pasokan daya saat beraktivitas di luar ruangan, bekerja di lokasi dengan akses listrik terbatas, maupun menyediakan listrik cadangan di rumah dan tempat usaha.
Infinix XENERGY S320 menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat ringkas dengan kapasitas daya yang cukup untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Sementara itu, XENERGY L1000 menawarkan kapasitas baterai lebih besar dan dukungan teknologi UPS untuk kebutuhan perangkat elektronik yang memerlukan pasokan listrik berkelanjutan.
Spesifikasi dan Harga Infinix XENERGY S320
Infinix XENERGY S320 menjadi pilihan bagi pengguna yang mengutamakan portabilitas tanpa mengesampingkan kemampuan memasok daya ke berbagai perangkat elektronik.
Perangkat ini membawa baterai berkapasitas 100.000 mAh atau sekitar 320Wh dengan bobot sekitar 3,3 kilogram. Bobot tersebut diklaim 34 persen lebih ringan dibandingkan produk sejenis, sehingga relatif mudah dibawa untuk kegiatan seperti camping, perjalanan darat, hingga produksi konten di lokasi yang minim akses listrik.
Dari sisi kemampuan keluaran daya, Infinix XENERGY S320 menyediakan output AC hingga 200W. Kapasitas ini dapat digunakan untuk mendukung perangkat seperti laptop, lampu portabel, dan sejumlah perangkat elektronik lain yang kebutuhan dayanya sesuai dengan kemampuan power station tersebut.
Sembilan Port Output untuk Berbagai Perangkat
Infinix XENERGY S320 dilengkapi sembilan port output yang terdiri atas AC, USB-A, USB-C, dan DC. Keberadaan berbagai jenis konektor tersebut memungkinkan pengguna menghubungkan beberapa perangkat dengan kebutuhan sambungan berbeda.
Fleksibilitas ini menjadi salah satu aspek penting untuk pengguna yang kerap membawa sejumlah perangkat elektronik ketika bepergian. Pengguna juga dapat mengurangi kebutuhan membawa adaptor tambahan, bergantung pada jenis perangkat yang digunakan.
Untuk pengisian ulang, power station ini menyediakan tiga opsi. Pengguna dapat memanfaatkan port USB-C dengan daya hingga 65W, adaptor AC 80W, atau panel surya dengan input hingga 100W.
Dukungan panel surya memberikan alternatif pengisian daya ketika sumber listrik konvensional sulit dijangkau. Namun, proses pengisian menggunakan tenaga surya tetap bergantung pada kondisi paparan matahari dan kemampuan panel yang digunakan.
Menggunakan Baterai LiFePO dengan Lebih dari 3.000 Siklus
Infinix XENERGY S320 menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate atau LiFePO4. Jenis baterai ini mendukung lebih dari 3.000 siklus pengisian daya, sehingga dirancang untuk penggunaan jangka panjang.
Selain itu, perangkat ini memiliki tingkat kebisingan di bawah 30dB. Karakteristik tersebut mendukung penggunaan di lingkungan yang membutuhkan suasana relatif tenang, seperti ruang kerja atau area beristirahat saat berkemah.
Fitur tambahan lainnya adalah lampu LED dengan tiga tingkat kecerahan serta mode SOS. Fitur tersebut dapat membantu penerangan ketika berada di luar ruangan atau menghadapi kondisi darurat.
Harga Infinix XENERGY S320 ditetapkan sebesar Rp2.199.000 selama periode penjualan perdana. Setelah periode promosi berakhir, harga normal perangkat ini mencapai Rp2.499.000.
Spesifikasi dan Harga Infinix XENERGY L1000
Bagi pengguna yang membutuhkan kapasitas daya lebih besar, Infinix menghadirkan XENERGY L1000 dengan baterai berkapasitas 1.000Wh.
Perangkat ini dirancang untuk menunjang kebutuhan listrik di rumah, ruang kerja, hingga usaha kecil. Dengan kapasitas tersebut, pengguna memiliki pilihan sumber energi cadangan untuk mendukung berbagai perangkat elektronik yang sesuai dengan kemampuan output-nya.
Infinix XENERGY L1000 menawarkan output daya hingga 500W. Kemampuan tersebut membuat perangkat ini dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan yang memerlukan daya lebih besar dibandingkan model S320.
Meski demikian, pemilihan perangkat tetap perlu disesuaikan dengan konsumsi listrik setiap alat elektronik. Pengguna perlu memperhatikan kebutuhan daya perangkat yang akan dihubungkan agar tidak melampaui batas output power station.
Mendukung Teknologi UPS dengan Perpindahan Daya di Bawah 20 Milidetik
Salah satu fitur utama Infinix XENERGY L1000 adalah dukungan teknologi Uninterruptible Power Supply atau UPS.
Teknologi ini memungkinkan perangkat beralih secara otomatis ke sumber daya baterai ketika pasokan listrik utama terputus. Waktu perpindahan daya yang diklaim kurang dari 20 milidetik dapat membantu menjaga kesinambungan pasokan listrik untuk perangkat yang terhubung.
Fitur tersebut berpotensi berguna bagi pengguna yang menjalankan aktivitas kerja dari rumah atau mengoperasikan usaha kecil dengan perangkat elektronik yang membutuhkan pasokan daya berkelanjutan.
Meski demikian, kompatibilitas UPS tetap perlu diperhatikan. Tidak semua perangkat elektronik memiliki toleransi yang sama terhadap jeda perpindahan daya, sehingga pengguna perlu memastikan kesesuaian dengan kebutuhan peralatannya.
Infinix XENERGY L1000 menyediakan tujuh port output yang mencakup jenis koneksi AC, USB-A, USB-C, dan DC. Susunan port tersebut memberikan fleksibilitas untuk menghubungkan perangkat dengan kebutuhan daya yang berbeda.
Pengisian AC hingga 1.000W dan Dukungan Panel Surya
Untuk pengisian ulang, Infinix XENERGY L1000 mendukung input listrik AC hingga 1.000W. Perangkat ini juga dapat diisi menggunakan panel surya dengan daya input hingga 400W.
Dukungan tersebut memberikan pilihan pengisian sesuai kondisi pengguna, baik melalui jaringan listrik rumah maupun sumber energi surya.
Baterai LiFePO4 yang digunakan pada XENERGY L1000 diklaim mendukung lebih dari 6.000 siklus pengisian daya. Angka tersebut menunjukkan bahwa perangkat dirancang untuk pemakaian jangka panjang, meskipun usia pakai aktual tetap dipengaruhi pola penggunaan dan kondisi pengoperasian.
Harga Infinix XENERGY L1000 dibanderol Rp5.999.000 selama periode penjualan perdana. Harga tersebut sekitar Rp1 juta lebih murah dibandingkan harga normalnya.
Perbedaan Infinix XENERGY S320 dan L1000
Infinix XENERGY S320 dan L1000 memiliki fokus penggunaan yang berbeda. S320 lebih mengutamakan portabilitas dengan kapasitas baterai 320Wh, sedangkan L1000 menawarkan kapasitas 1.000Wh dan output lebih besar untuk kebutuhan daya yang lebih luas.
Perbedaan keduanya dapat dilihat melalui spesifikasi utama berikut.
| Spesifikasi | Infinix XENERGY S320 | Infinix XENERGY L1000 |
|---|---|---|
| Kapasitas baterai | 320Wh atau sekitar 100.000 mAh | 1.000Wh |
| Bobot | Sekitar 3,3 kg | Tidak disebutkan |
| Output AC | Hingga 200W | Hingga 500W |
| Jumlah port output | 9 port | 7 port |
| Pengisian melalui USB-C | Hingga 65W | Tidak disebutkan secara khusus |
| Pengisian melalui AC | Adaptor 80W | Input hingga 1.000W |
| Input panel surya | Hingga 100W | Hingga 400W |
| Jenis baterai | LiFePO4 | LiFePO4 |
| Siklus pengisian daya | Lebih dari 3.000 siklus | Lebih dari 6.000 siklus |
| Fitur tambahan | Lampu LED tiga tingkat dan mode SOS | Teknologi UPS dengan perpindahan daya kurang dari 20 milidetik |
| Harga promo | Rp2.199.000 | Rp5.999.000 |
| Harga normal | Rp2.499.000 | Sekitar Rp6.999.000 |
Berdasarkan perbandingan tersebut, XENERGY S320 lebih sesuai untuk pengguna yang membutuhkan sumber listrik portabel dengan bobot relatif ringan. Perangkat ini dapat dipertimbangkan untuk menunjang aktivitas luar ruangan, perjalanan, atau pekerjaan yang membutuhkan pengoperasian perangkat elektronik berdaya rendah hingga menengah sesuai batas output.
Sebaliknya, XENERGY L1000 lebih relevan bagi pengguna yang memerlukan kapasitas baterai lebih besar, termasuk sebagai sumber listrik cadangan untuk sejumlah perangkat di rumah atau tempat usaha.
Kapasitas baterai yang lebih besar tidak otomatis berarti semua perangkat dapat dijalankan dalam durasi yang sama. Lama penggunaan bergantung pada konsumsi daya perangkat, efisiensi konversi, serta kapasitas energi yang benar-benar dapat dimanfaatkan.
Infinix XENERGY Menyasar Kebutuhan Daya Portabel
Kehadiran Infinix XENERGY memperluas pilihan perangkat dalam ekosistem Infinix, yang sebelumnya dikenal melalui produk smartphone di berbagai segmen, termasuk perangkat untuk kebutuhan gaming.
Melalui S320 dan L1000, Infinix menawarkan solusi daya yang dapat digunakan dalam sejumlah skenario, mulai dari aktivitas luar ruangan hingga kebutuhan listrik cadangan.
Country Manager Infinix Indonesia, Tommy Xiong, menyampaikan bahwa kebutuhan daya masyarakat kini tidak hanya berkaitan dengan pengisian baterai smartphone, tetapi juga menunjang aktivitas bekerja, bepergian, dan tetap terhubung ketika berada dalam kondisi tertentu.
Kedua produk ini juga menunjukkan bahwa kebutuhan power station tidak selalu sama untuk setiap pengguna. Perangkat berkapasitas lebih kecil dapat menjadi pilihan untuk mobilitas, sedangkan model dengan kapasitas lebih besar menawarkan cadangan energi yang lebih luas.
Meski demikian, pengguna tetap perlu mempertimbangkan kapasitas baterai, batas output, jenis port, serta kebutuhan daya perangkat yang akan digunakan sebelum menentukan pilihan.
Tempat Membeli Infinix XENERGY S320 dan L1000
Infinix XENERGY S320 dan XENERGY L1000 tersedia melalui Infinix Official Store di sejumlah platform e-commerce ternama. Kedua perangkat tersebut juga dapat dibeli melalui toko luring dan mitra penjualan resmi Infinix.
Pada periode penjualan perdana, XENERGY S320 ditawarkan dengan harga Rp2.199.000, sedangkan XENERGY L1000 dibanderol Rp5.999.000. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga normal masing-masing perangkat.
Calon pembeli sebaiknya memeriksa harga dan ketersediaan di kanal penjualan resmi sebelum melakukan transaksi, terutama untuk memastikan periode promosi yang berlaku.
Dengan dua pilihan kapasitas dan kemampuan daya, Infinix XENERGY S320 dan L1000 memberikan alternatif bagi pengguna yang membutuhkan sumber listrik portabel. Pemilihan di antara keduanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas, jenis perangkat elektronik, serta kapasitas energi cadangan yang diperlukan.
Baca Juga :










