Beranda Aplikasi Cara Mengembalikan Aplikasi Android ke Versi Lama
Tips & Trik

Cara Mengembalikan Aplikasi Android ke Versi Lama

Gambar : VOI

Pelitadigital.com – Pembaruan aplikasi Android umumnya ditujukan untuk meningkatkan stabilitas maupun menghadirkan fitur baru. Namun, tidak jarang pembaruan justru menimbulkan kendala baru—mulai dari tampilan yang terasa kurang nyaman, performa yang melambat, hingga bug yang mengganggu aktivitas harian. Situasi seperti ini membuat sebagian pengguna memilih kembali menggunakan versi sebelumnya yang dianggap lebih stabil.

Mengembalikan aplikasi ke versi lama sebenarnya bukan hal yang rumit. Pengguna ponsel Android hingga Chromebook bisa melakukannya selama memahami langkah-langkah teknis dan risikonya. Berikut penjelasan lengkap yang bisa dijadikan panduan.

Perhatikan Risiko Sebelum Downgrade

Sebelum memulai proses, ada beberapa hal penting yang perlu dipahami. Pertama, disarankan untuk tetap melaporkan bug atau masalah kepada pengembang agar dapat diperbaiki pada pembaruan berikutnya. Di sisi lain, aplikasi yang berperan penting dalam keamanan data pribadi biasanya memiliki akses mendalam ke perangkat. Menggunakan versi lama berpotensi membuka celah keamanan yang sudah ditutup di versi terbaru.

Pengguna yang tergabung di Google’s Advanced Protection Program juga tidak akan bisa melakukan pemasangan manual (side loading), sehingga langkah pemulihan versi lama tidak dapat dilakukan.

1. Hapus Aplikasi atau Copot Pembaruan

Langkah awal untuk kembali ke versi sebelumnya adalah mencopot aplikasi yang sedang terpasang. Namun, ini berlaku berbeda untuk aplikasi pihak ketiga dan aplikasi bawaan sistem.

Langkah melalui menu Pengaturan:

  1. Masuk ke menu Pengaturan.
  2. Buka bagian Aplikasi, lalu pilih Lihat semua aplikasi.
  3. Temukan aplikasi yang ingin dikembalikan versi lamanya.
  4. Tekan Paksa Berhenti untuk menghentikan seluruh proses yang sedang berjalan.
    • Aplikasi pihak ketiga: tekan Copot pemasangan.
    • Aplikasi bawaan: buka menu titik tiga, pilih Copot pemasangan pembaruan.

Dengan menghapus versi saat ini, perangkat siap dipasang versi yang lebih lama.

2. Unduh dan Pasang Versi Lama Secara Manual

Setelah aplikasi dicopot, pengguna dapat memasang ulang versi sebelumnya melalui file instalasi APK. Metodenya cukup mudah, tetapi tetap perlu memperhatikan aspek keamanan.

Waspadai Risiko Sideloading

Mengunduh APK dari situs tidak resmi sangat berisiko karena file dapat berisi malware. Pilih situs yang kredibel seperti APK Mirror atau F-Droid, yang dikenal menyediakan file asli dari pengembang.

Selain itu, perlu diingat bahwa versi lama aplikasi dapat mengandung bug atau masalah yang sudah diperbaiki pada pembaruan terbaru.

Cara Memasang APK

  1. Buka situs penyedia file APK pilihan.
  2. Cari versi aplikasi yang dirilis sebelum kendala muncul.
  3. Unduh file tersebut.
  4. Buka file dari notifikasi atau folder Unduhan.
  5. Jika muncul peringatan, aktifkan izin Allow from this source.

Jika Aplikasi Berformat APK Bundle

Beberapa aplikasi hanya tersedia dalam bentuk paket (APK Bundle). Untuk memproses file tersebut, pengguna membutuhkan aplikasi tambahan.

Langkahnya sebagai berikut:

  1. Unduh APK Bundle dari situs terpercaya.
  2. Instal aplikasi APK Mirror Installer dari Play Store.
  3. Buka file Bundle melalui aplikasi tersebut.
  4. Ikuti instruksi hingga instalasi selesai.

APK Mirror Installer akan memilih arsitektur perangkat dan DPI yang sesuai secara otomatis, sehingga proses berlangsung tanpa pengaturan tambahan.

3. Nonaktifkan Pembaruan Otomatis

Setelah versi yang diinginkan berhasil terpasang, langkah selanjutnya adalah memastikan aplikasi tidak diperbarui secara otomatis oleh Play Store.

Caranya:

  1. Buka Play Store dan masuk ke halaman aplikasi yang bersangkutan.
  2. Ketuk menu titik tiga di sudut kanan atas.
  3. Hapus centang pada opsi Aktifkan pembaruan otomatis.

Fitur ini perlu dimatikan agar versi aplikasi tidak berubah kembali secara otomatis. Namun, pengguna perlu menyadari bahwa mematikan pembaruan dapat membuat mereka melewatkan fitur baru ataupun tambalan keamanan terbaru.

Cek Pembaruan Secara Berkala

Jika alasan kembali ke versi lama adalah bug atau gangguan tertentu, ada baiknya memantau pembaruan terbaru dari pengembang. Setelah masalah diperbaiki, Anda dapat mengaktifkan ulang pembaruan otomatis untuk mendapatkan fitur serta keamanan yang lebih optimal.

 

Sebelumnya

Rekomendasi 5 Anime dengan Plot Cerdas dan Permainan Psikologis ala The Manipulated

Selanjutnya

Cara Mudah Download Snack Video Tanpa Watermark dalam Hitungan Detik

Pelita Digital