Beranda Warta Hiburan Industri Film Korea Berduka, Ahn Sung Ki Berpulang Setelah Melawan Kanker Darah
Hiburan

Industri Film Korea Berduka, Ahn Sung Ki Berpulang Setelah Melawan Kanker Darah

Sumber Gambar : Semangat News

Pelitadigital.com – Industri hiburan Korea Selatan kembali kehilangan salah satu pilar terpentingnya. Aktor senior Ahn Sung Ki meninggal dunia pada usia 74 tahun setelah berjuang melawan kanker darah yang telah dideritanya selama beberapa tahun terakhir. Kepergian aktor legendaris ini tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga menyisakan jejak panjang yang tak tergantikan dalam sejarah perfilman Korea.

Ahn Sung Ki mengembuskan napas terakhir pada Senin pagi, 5 Januari 2025, sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Kabar wafatnya disampaikan melalui berbagai kanal informasi, termasuk unggahan dari akun fyi.korea yang juga mengonfirmasi kondisi kesehatan sang aktor sebelum meninggal dunia.

Riwayat penyakit yang diderita Ahn Sung Ki diketahui bermula pada 2019, ketika ia didiagnosis mengidap kanker darah. Setelah sempat dinyatakan pulih pada 2020, penyakit tersebut kembali terdeteksi dalam pemeriksaan lanjutan. Meski menjalani perawatan intensif dan menjaga aktivitas secara terbatas, kondisi kesehatannya dilaporkan terus menurun hingga akhirnya berpulang.

Nama Ahn Sung Ki memiliki makna besar bagi perfilman Korea Selatan. Ia memulai kariernya sejak usia belia, debut sebagai aktor cilik pada 1957 lewat film The Twilight Train. Sejak saat itu, perjalanan panjangnya di dunia akting menjadi saksi perkembangan industri film Korsel dari masa ke masa.

Selama lebih dari enam dekade berkarier, Ahn Sung Ki tercatat membintangi lebih dari 170 judul film. Angka tersebut bukan sekadar catatan kuantitas, melainkan refleksi konsistensi dan dedikasinya dalam menjaga kualitas peran di berbagai genre. Mulai dari drama psikologis hingga film laga dan sejarah, ia dikenal mampu menghidupkan karakter dengan kedalaman emosi yang kuat.

Beberapa film yang memperkuat reputasinya antara lain Mandala, Two Cops, Nowhere to Hide, hingga The Divine Fury. Dalam karya-karya tersebut, Ahn Sung Ki kerap dipercaya memerankan tokoh sentral yang kompleks, menunjukkan fleksibilitas akting yang jarang dimiliki aktor lintas generasi. Film sejarah Hansan: Rising Dragon menjadi salah satu proyek besar di fase akhir kariernya, sekaligus menegaskan bahwa pesonanya tidak pudar oleh waktu.

Keberhasilan Ahn Sung Ki bertahan di berbagai era industri film menjadikannya figur panutan, baik bagi aktor muda maupun insan perfilman secara umum. Ia bukan hanya dikenal sebagai aktor produktif, tetapi juga simbol profesionalisme dan totalitas dalam berkarya.

Pihak Artist Company selaku agensi turut menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas wafatnya Ahn Sung Ki. Dalam pernyataan yang disampaikan melalui fyi.korea, agensi memohon doa terbaik agar almarhum mendapat ketenangan, sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kepergian Ahn Sung Ki menandai berakhirnya satu bab penting dalam sejarah perfilman Korea Selatan. Namun, karya dan pengaruhnya akan terus hidup, dikenang melalui layar lebar dan generasi penerus yang terinspirasi oleh dedikasinya. Sosoknya bukan sekadar aktor, melainkan bagian tak terpisahkan dari perjalanan panjang sinema Korea.

Sebelumnya

Samsung Perkenalkan TV Micro RGB 130 Inci, Standar Baru Layar Ultra-Premium di CES 2026

Selanjutnya

Asus ROG Zephyrus Duo Hadir dengan Dua Layar OLED 16 Inci, Bawa Standar Baru Laptop Gaming Premium

Pelita Digital