LG Gallery TV Resmi Diumumkan, Art TV Berbasis Mini LED dengan Sentuhan Estetika Interior
Pelitadigital.com – Pasar televisi berdesain artistik atau art TV semakin menunjukkan geliatnya. Setelah lama identik dengan Samsung melalui seri The Frame, kini persaingan di segmen ini mulai memanas. Sejumlah produsen besar turut ambil bagian, termasuk TCL dan Hisense. Terbaru, LG secara resmi memperkenalkan produk barunya yang diberi nama LG Gallery TV, sebuah televisi yang dirancang untuk menyatu dengan estetika ruangan layaknya karya seni.
Kehadiran LG Gallery TV menandai langkah serius LG dalam menggarap pasar art TV yang selama ini dianggap sebagai ceruk premium. Tidak sekadar menawarkan kualitas tampilan, perangkat ini juga membawa pendekatan berbeda dengan mengombinasikan teknologi layar modern dan konsep interior rumah.
Mengusung Konsep Art TV dengan Ekosistem Konten Visual
LG Gallery TV akan terintegrasi dengan layanan Gallery+, sebuah platform konten visual yang diluncurkan LG pada awal tahun. Melalui layanan ini, pengguna dapat menampilkan ribuan gambar, mulai dari lukisan klasik, karya seni modern, visual sinematik, hingga ilustrasi bergaya gim.
Fungsi utama Gallery+ adalah mengubah tampilan televisi menjadi layaknya lukisan dinding saat tidak digunakan untuk menonton. Dengan demikian, layar tidak sekadar menjadi perangkat hiburan, tetapi juga elemen dekoratif yang memperkuat suasana ruangan.
Skema layanan Gallery+ sendiri mengadopsi model freemium. LG menyediakan akses gratis dengan pilihan konten terbatas, sementara koleksi lengkap hanya dapat dinikmati melalui sistem berlangganan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa art TV kini tidak hanya soal perangkat keras, melainkan juga ekosistem layanan digital yang berkelanjutan.
Bukan OLED, LG Pilih Mini LED
Meski membawa nama “Gallery”, LG menegaskan bahwa Gallery TV bukan bagian dari lini OLED G Series. Produk ini berdiri sebagai kategori tersendiri dan menggunakan teknologi mini LED, bukan OLED.
Pemilihan mini LED dinilai lebih relevan untuk karakter penggunaan art TV. Layar jenis ini lebih aman untuk menampilkan gambar statis dalam jangka waktu lama, tanpa risiko burn-in yang masih menjadi perhatian pada panel OLED. Selain itu, mini LED juga mampu memberikan tingkat kecerahan yang baik, sehingga visual tetap terlihat optimal di berbagai kondisi pencahayaan ruangan.
LG juga menyebutkan bahwa Gallery TV dibekali panel khusus untuk mengurangi pantulan cahaya dan silau. Karakteristik ini mengarah pada penggunaan lapisan matte, fitur yang kini menjadi ciri khas televisi dengan konsep seni.
Desain Fisik Fleksibel untuk Interior Rumah
Dari sisi desain, LG Gallery TV mengadopsi pendekatan yang menekankan fleksibilitas visual. Televisi ini hadir dengan bingkai fisik yang dapat dilepas, dengan warna putih sebagai bawaan standar. Bagi pengguna yang menginginkan nuansa berbeda, LG menyediakan opsi bingkai kayu yang dijual terpisah.
Langkah ini menegaskan positioning Gallery TV sebagai bagian dari desain interior, bukan sekadar perangkat elektronik. Pengguna dapat menyesuaikan tampilan televisi dengan gaya ruangan, baik modern minimalis maupun klasik.
Ukuran Layar dan Ketersediaan
Pada tahap awal, LG Gallery TV akan tersedia dalam dua pilihan ukuran, yakni 55 inci dan 65 inci. Namun hingga saat ini, LG belum mengumumkan harga resmi maupun jadwal peluncuran di pasar global.
Dengan kombinasi desain artistik, teknologi mini LED, serta dukungan layanan konten visual berbasis langganan, LG Gallery TV berpotensi menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan televisi dengan nilai estetika tinggi. Kehadirannya juga semakin mempertegas bahwa art TV kini berkembang menjadi kategori tersendiri di industri televisi global.










