Microsoft Mulai Buka Opsi Hapus Copilot di Windows, Namun Tak Berlaku untuk Semua Pengguna
Pelitadigital.com – Microsoft akhirnya mengambil langkah yang sejak lama dinantikan sebagian pengguna Windows. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu kini mulai membuka opsi penghapusan Copilot, asisten berbasis kecerdasan buatan yang terintegrasi langsung di sistem operasi Windows 11.
Kebijakan ini terdeteksi dalam pembaruan Windows 11 Insider Preview yang tersedia di Saluran Pengembang dan Beta. Meski demikian, fitur tersebut belum bisa dinikmati oleh seluruh pengguna. Opsi penghapusan Copilot hanya tersedia untuk perangkat dengan edisi Windows Enterprise, Pro, dan EDU, serta berada di bawah pengelolaan administrator.
Kebijakan Baru, Akses Masih Terbatas
Langkah Microsoft ini terbilang signifikan mengingat sejak Copilot diperkenalkan, pengguna praktis tidak memiliki kendali penuh untuk menonaktifkan, apalagi menghapus fitur AI tersebut dari sistem. Copilot bahkan terintegrasi cukup dalam dan aktif secara otomatis di sejumlah skenario penggunaan.
Dalam kebijakan terbaru yang disebut RemoveMicrosoftCopilotApp, Microsoft menetapkan sejumlah persyaratan teknis yang cukup ketat. Perangkat harus memiliki Microsoft 365 Copilot dan Microsoft Copilot terpasang di sistem, tetapi aplikasi Copilot tidak boleh diinstal secara manual oleh pengguna.
Selain itu, Copilot juga tidak boleh dijalankan dalam periode 28 hari terakhir. Syarat ini dinilai cukup menantang karena Copilot memiliki mekanisme login otomatis yang aktif secara default. Artinya, tanpa disadari pun, Copilot bisa tercatat sebagai “digunakan” oleh sistem.
Pengguna Harus Ekstra Teliti
Untuk memastikan Copilot benar-benar tidak aktif, pengguna disarankan menonaktifkannya melalui Task Manager. Langkah ini penting agar aplikasi tidak berjalan di latar belakang dan menggagalkan hitungan waktu 28 hari yang menjadi syarat utama penghapusan.
Jika Copilot sempat terbuka, baik disengaja maupun tidak, maka proses penghitungan waktu akan kembali ke awal. Pengguna harus menunggu 28 hari lagi sebelum bisa mencoba menghapus aplikasi tersebut.
Setelah semua persyaratan terpenuhi, proses penghapusan dapat dilakukan melalui Editor Kebijakan Grup. Pengguna perlu masuk ke menu Konfigurasi Pengguna, memilih Template Administratif, lalu menghapus Copilot melalui pengaturan Windows AI.
Respons Pengguna dan Jejak Bug Lama
Walau prosesnya terbilang rumit, kebijakan ini tetap disambut positif oleh sebagian komunitas pengguna Windows. Selama ini, Copilot dinilai tidak selalu relevan dengan kebutuhan semua orang, terutama pengguna profesional yang mengutamakan performa dan kesederhanaan sistem.
Menariknya, antusiasme ini mengingatkan pada kejadian tahun lalu ketika Windows sempat mengalami bug yang menyebabkan Copilot terhapus secara tidak sengaja. Meski bug tersebut berpotensi berbahaya, banyak pengguna justru menganggapnya sebagai “fitur tersembunyi” yang mempermudah mereka menyingkirkan Copilot dari perangkat.
Isyarat Perubahan Sikap Microsoft
Dibukanya opsi penghapusan Copilot, meski terbatas, bisa dibaca sebagai sinyal bahwa Microsoft mulai lebih mendengarkan masukan pengguna. Selama ini, pendekatan integrasi AI di Windows kerap dianggap terlalu memaksa, terutama bagi pengguna yang tidak membutuhkan fitur tersebut.
Ke depan, tidak menutup kemungkinan Microsoft akan memperluas opsi ini ke edisi Windows lainnya. Jika hal itu terjadi, pengguna rumahan pun bisa mendapatkan kontrol yang lebih besar atas fitur AI di perangkat mereka.
Untuk saat ini, kebijakan ini setidaknya menjadi langkah awal menuju fleksibilitas penggunaan Windows, di mana pengguna memiliki kebebasan memilih fitur mana yang benar-benar ingin digunakan.













