OPPO A6c Dirumorkan Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 7.000 mAh dan Layar 120 Hz
Pelitadigital.com – Pasar smartphone entry-level di Indonesia tampaknya bakal kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat baru dari OPPO. Setelah agresif menghadirkan berbagai model dari lini A6 Series sejak akhir 2025, kini giliran OPPO A6c yang dikabarkan siap menyusul masuk ke Tanah Air.
Kehadiran perangkat ini cukup menarik perhatian karena membawa kombinasi spesifikasi yang jarang ditemukan di kelas harga Rp2 jutaan. Mulai dari baterai berkapasitas besar hingga layar refresh rate tinggi, OPPO A6c disebut-sebut bakal menyasar pengguna yang membutuhkan ponsel tahan lama untuk aktivitas harian.
Sebelumnya, perangkat ini sudah lebih dulu meluncur di Thailand. Karena itu, besar kemungkinan spesifikasi versi Indonesia tidak akan berbeda jauh dengan model yang sudah beredar di pasar global.
Layar 120 Hz Jadi Nilai Jual Utama
Salah satu sektor yang cukup menonjol dari OPPO A6c terletak pada bagian layar. Ponsel ini dibekali panel LCD berukuran 6,75 inci dengan resolusi HD+ serta refresh rate 120 Hz.
Penggunaan refresh rate tinggi membuat pengalaman scrolling media sosial maupun navigasi antarmuka terasa lebih mulus dibanding layar standar 60 Hz. Fitur seperti ini biasanya lebih sering ditemukan pada smartphone kelas menengah.
Selain itu, layar OPPO A6c diklaim mampu mencapai tingkat kecerahan hingga 900 nits. Kemampuan tersebut membuat tampilan layar tetap nyaman dilihat meski digunakan di bawah sinar matahari.
Dari sisi reproduksi warna, panel yang digunakan juga mendukung hingga 16,7 juta warna dengan kepadatan 256 PPI. OPPO turut menyematkan mode warna Vivid dan Natural agar pengguna bisa menyesuaikan tampilan sesuai kebutuhan.
Andalkan Chipset UNISOC dengan Penyimpanan UFS 2.2
Untuk performa, OPPO A6c ditenagai chipset UNISOC T7250 berbasis fabrikasi 12 nm dengan kecepatan clock hingga 1,8 GHz.
Meski bukan chipset kelas gaming, performanya diperkirakan sudah cukup untuk menunjang kebutuhan harian seperti browsing, media sosial, streaming video, hingga komunikasi digital.
Perangkat ini hadir dengan RAM LPDDR4X dan memori internal UFS 2.2 yang menawarkan kecepatan baca tulis lebih baik dibanding penyimpanan eMMC biasa di kelas entry-level.
Terdapat dua opsi konfigurasi penyimpanan yang kemungkinan akan tersedia, yakni:
- RAM 4 GB + ROM 64 GB
- RAM 4 GB + ROM 128 GB
Pengguna juga masih bisa memperluas kapasitas penyimpanan menggunakan kartu microSD. Dukungan dual SIM turut tersedia untuk menunjang kebutuhan komunikasi.
Baterai 7.000 mAh Jadi Daya Tarik Besar
Bagian paling mencolok dari OPPO A6c ada pada sektor baterai. Smartphone ini membawa baterai berkapasitas jumbo 7.000 mAh, angka yang tergolong sangat besar untuk smartphone entry-level.
Dengan kapasitas tersebut, perangkat diperkirakan mampu bertahan seharian penuh bahkan lebih dalam penggunaan normal. Ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang aktif bekerja mobile atau sering bepergian.
Untuk pengisian daya, OPPO menyematkan dukungan charging 15W melalui port USB Type-C.
Meski belum tergolong fast charging premium, kehadiran USB-C tetap menjadi poin positif karena lebih modern dan praktis dibanding microUSB.
Kamera Sederhana untuk Kebutuhan Harian
Di sektor fotografi, OPPO A6c mengusung kamera utama 13 MP dengan bukaan f/2.2. Kamera tersebut dipadukan dengan kamera depan 5 MP untuk kebutuhan selfie maupun video call.
Kemampuan perekaman videonya mendukung resolusi hingga 1080p pada 30fps. Konfigurasi ini memang tidak berfokus pada fotografi profesional, tetapi dinilai cukup untuk kebutuhan dokumentasi sehari-hari.
Sudah Android 16 dan Tahan Percikan Air
Menariknya, OPPO A6c disebut sudah menjalankan Android 16 dengan antarmuka ColorOS 16 sejak pertama kali digunakan.
Selain itu, perangkat ini juga membawa sertifikasi IP64 yang membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air ringan. Fitur seperti ini masih cukup jarang ditemukan pada smartphone murah.
Fitur pendukung lainnya meliputi:
- Sensor sidik jari di samping bodi
- Face Unlock
- Bluetooth 5.2
- WiFi 5
- GPS multi-satelit
- Jack audio 3,5 mm
Bodinya Masih Tergolong Tipis
Walau dibekali baterai besar, OPPO tetap mampu menjaga desain perangkat agar tidak terlalu tebal. OPPO A6c memiliki ketebalan sekitar 8,95 mm.
Namun, bobotnya mencapai 215 gram. Bagi sebagian pengguna, terutama yang terbiasa memakai ponsel ringan, aspek ini mungkin akan cukup terasa saat digunakan dalam waktu lama.
Perkiraan Harga OPPO A6c di Indonesia
Berdasarkan rumor yang beredar, OPPO A6c diprediksi akan dijual di kisaran harga Rp2 jutaan saat resmi hadir di Indonesia.
Jika harga tersebut benar, OPPO A6c berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik di kelas entry-level. Kombinasi baterai besar, layar 120 Hz, serta Android terbaru bisa menjadi modal kuat untuk bersaing di pasar smartphone terjangkau.
Meski begitu, hingga saat ini OPPO Indonesia masih belum mengumumkan tanggal peluncuran maupun harga resminya. Karena itu, konsumen masih perlu menunggu konfirmasi resmi dari pihak perusahaan dalam waktu dekat.











