Valve Setop Produksi Steam Deck LCD, Varian OLED Kini Jadi Andalan
Pelitadigital.com – Valve mulai menutup satu bab penting dalam perjalanan Steam Deck. Perusahaan asal Amerika Serikat tersebut memastikan bahwa Steam Deck versi layar LCD tidak lagi diproduksi. Keputusan ini menandai pergeseran strategi Valve yang kini sepenuhnya mengarahkan lini konsol genggamnya ke model yang lebih baru, yakni Steam Deck OLED.
Kepastian penghentian produksi terungkap setelah Steam Deck LCD varian 256 GB tidak lagi tersedia di toko resmi Valve wilayah Amerika Serikat. Pada halaman produk, Valve secara tegas mencantumkan keterangan bahwa model tersebut tidak akan diproduksi ulang. Dengan demikian, Steam Deck LCD hanya bisa didapatkan selama stok lama masih tersedia, dan untuk pasar AS, stoknya kini sudah habis.
Dalam pernyataan resminya di laman pembelian, Valve menegaskan bahwa tidak ada rencana menghadirkan kembali Steam Deck LCD 256 GB di masa depan. Meski begitu, perusahaan memastikan pengguna lama tidak perlu khawatir karena dukungan perangkat lunak dan layanan purnajual tetap diberikan bagi unit yang sudah beredar di pasaran.
Tidak Lagi Dijual Resmi, Tapi Belum Hilang Sepenuhnya
Perlu dicatat, penghentian stok yang diumumkan Valve saat ini baru terpantau di halaman resmi untuk wilayah AS. Di luar itu, masih terbuka kemungkinan Steam Deck LCD tersedia melalui distributor atau penjual pihak ketiga di sejumlah negara lain. Valve sendiri belum memberikan penjelasan apakah kebijakan ini akan diterapkan secara global atau hanya terbatas di pasar tertentu.
Absennya Steam Deck LCD di toko resmi membuat konsumen AS kini hanya memiliki dua pilihan, yaitu Steam Deck OLED 512 GB dan Steam Deck OLED 1 TB. Kedua model tersebut diposisikan sebagai penerus langsung yang menawarkan kualitas layar lebih baik dan sejumlah peningkatan teknis dibanding versi LCD.
Dugaan Alasan di Balik Penghentian Produksi
Valve tidak mengungkapkan alasan spesifik di balik keputusan menghentikan produksi Steam Deck LCD. Namun, berbagai laporan menyebutkan faktor kenaikan biaya komponen sebagai penyebab utama. Harga memori RAM dan media penyimpanan yang terus meningkat dinilai menyulitkan produsen untuk mempertahankan harga jual Steam Deck LCD sebagai opsi paling ekonomis.
Jika dugaan tersebut benar, langkah Valve bisa dipahami sebagai upaya menjaga keseimbangan antara kualitas produk dan keberlanjutan bisnis, tanpa harus mengorbankan margin atau pengalaman pengguna.
Peran Penting Steam Deck dalam Industri Gaming
Steam Deck LCD pertama kali diperkenalkan pada Februari 2022 dengan harga mulai 399 dolar AS atau sekitar Rp 6,6 juta. Saat itu, perangkat ini menjadi sorotan karena menawarkan pengalaman PC gaming dalam format genggam dengan harga yang relatif terjangkau.
Kehadiran Steam Deck juga memicu lahirnya tren PC gaming handheld. Sejumlah produsen besar kemudian ikut meramaikan segmen ini, seperti Asus dengan ROG Ally dan Lenovo melalui Legion Go. Dalam konteks tersebut, Steam Deck LCD dapat dikatakan sebagai pelopor yang membuka jalan bagi berkembangnya kategori perangkat gaming portabel berbasis PC.
Dengan dihentikannya produksi Steam Deck LCD, Valve seolah menegaskan bahwa fase awal eksplorasi telah selesai. Fokus kini diarahkan pada pengembangan perangkat yang lebih matang, sekaligus memperkuat ekosistem SteamOS sebagai alternatif serius bagi Windows di ranah gaming portabel.












