Pelitadigital.comAplikasi Android yang Bikin Baterai Cepat Habis – Smartphone Android telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari kita. Dengan ribuan aplikasi yang tersedia di Play Store, pengguna dapat dengan mudah menyesuaikan perangkat mereka sesuai kebutuhan. Namun, seringkali kita terjebak dalam kebiasaan buruk mengunduh terlalu banyak aplikasi, yang akhirnya mengakibatkan cepatnya habisnya daya baterai.

Meskipun sebagian besar ponsel Android dilengkapi dengan baterai berkapasitas besar, namun masih ada kemungkinan bahwa baterai Anda bisa habis dengan cepat karena beberapa aplikasi. Untuk membantu Anda mengelola masalah ini, berikut adalah daftar 10 aplikasi yang sering menjadi penyebab baterai cepat habis pada smartphone Android:

10 Aplikasi Android yang Bikin Baterai Cepat Habis

1. Google Apps (Gmail, Maps, Drive, Meet, Photos, Sheets, Docs, Calendar, Chat, hingga Authenticator)

Sebagian besar aplikasi Google secara default memiliki akses terus-menerus ke layanan lokasi dan sinkronisasi data, yang dapat mempercepat pengurasan baterai. Anda dapat mengelolanya dengan mematikan izin lokasi atau mengatur penggunaan data secara bijaksana.

 

2. Facebook

Aplikasi media sosial ini dikenal sebagai salah satu yang paling boros daya baterai. Selain itu, fitur notifikasi dan sinkronisasi data secara terus-menerus dapat memperburuk masalah ini.

 

3. Facebook Messenger

Sama seperti aplikasi Facebook, Messenger juga membutuhkan banyak daya baterai untuk beroperasi, terutama jika notifikasi selalu aktif.

 

4. Instagram

Aplikasi berbagi foto dan video ini sering melakukan sinkronisasi data secara otomatis, yang dapat menghabiskan banyak daya baterai. Mengurangi frekuensi sinkronisasi atau menonaktifkan notifikasi dapat membantu mengatasi masalah ini.

 

5. YouTube

Menonton video secara terus-menerus membutuhkan daya baterai yang besar. Pastikan untuk menutup aplikasi setelah digunakan untuk menghindari penggunaan daya yang berlebihan.

 

6. Skype

Aplikasi komunikasi ini juga dapat menguras baterai dengan cepat, terutama jika digunakan untuk panggilan video atau suara dalam jangka waktu yang lama.

 

7. Tinder

Aplikasi kencan ini terus melakukan pemindaian dan sinkronisasi data, yang dapat menyebabkan penggunaan daya yang tinggi. Mengurangi frekuensi pemindaian atau menonaktifkan notifikasi dapat membantu menghemat daya baterai.

 

8. Amazon Apps

Aplikasi belanja online ini sering melakukan sinkronisasi data secara terus-menerus untuk memperbarui informasi produk dan pesanan, yang dapat mengakibatkan penggunaan daya yang tinggi.

 

9. Uber

Aplikasi transportasi ini menggunakan layanan lokasi secara terus-menerus untuk menentukan lokasi pengguna dan driver, yang dapat mempercepat pengurasan baterai.

 

10. Call of Duty

Mobile: Gim ini membutuhkan banyak daya komputasi dan sumber daya sistem, yang dapat mempengaruhi kinerja baterai ponsel Anda.

 

Untuk mengatasi masalah penggunaan daya yang berlebihan oleh aplikasi tersebut, Anda dapat mengikuti beberapa tips berikut:

 

  1. Matikan Layanan Lokasi: Buka pengaturan ponsel Anda, pilih “Lokasi”, dan nonaktifkan izin lokasi untuk aplikasi yang jarang digunakan.
  2. Nonaktifkan Layanan Permission: Buka pengaturan, pilih “Aplikasi”, kemudian atur izin aplikasi untuk mematikan layanan jika tidak digunakan.
  3. Nonaktifkan Notifikasi: Buka pengaturan, pilih “Aplikasi”, dan atur notifikasi untuk mematikannya agar tidak mengganggu Anda.

 

Dengan menerapkan langkah-langkah ini, Anda dapat mengelola penggunaan daya baterai oleh aplikasi-aplikasi tersebut dan memperpanjang masa pakai baterai smartphone Anda. Semoga tips ini bermanfaat bagi Anda untuk menjaga daya tahan baterai ponsel Android Anda agar lebih optimal.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *