Gadget

7 Smart Glasses Berkamera dengan Teknologi AI Modern

Pelitadigital.com – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) mendorong inovasi di berbagai perangkat pintar, termasuk kacamata pintar atau smart glasses. Jika sebelumnya perangkat ini hanya dikenal sebagai aksesori futuristis, kini smart glasses telah berkembang menjadi perangkat multifungsi yang mampu mengambil foto, merekam video, menerjemahkan percakapan, hingga mengenali objek di sekitar pengguna.

Salah satu produk yang paling dikenal di kategori ini adalah Ray-Ban Meta. Namun, saat ini semakin banyak produsen teknologi yang menghadirkan alternatif dengan kemampuan yang tidak kalah menarik.

Berikut beberapa pilihan smart glasses berkamera yang layak dipertimbangkan.

Mengapa Smart Glasses Berkamera Semakin Populer?

Berbeda dengan kamera ponsel yang harus dipegang saat digunakan, smart glasses memungkinkan pengguna mengambil gambar maupun merekam video secara langsung dari sudut pandang orang pertama atau first-person view (FPV).

Kemampuan tersebut membuat perangkat ini banyak digunakan untuk mendokumentasikan aktivitas harian, perjalanan, olahraga, hingga kebutuhan produktivitas. Kehadiran AI juga membuat fungsi smart glasses semakin luas karena mampu membantu pengguna secara real-time melalui perintah suara maupun analisis visual.

1. Meta Glasses

Meta menghadirkan lini Meta Glasses sebagai alternatif selain Ray-Ban Meta maupun Oakley. Perangkat ini membawa kamera 12 MP yang mampu merekam video hingga resolusi 3K.

Selain kamera, Meta Glasses dilengkapi speaker open-ear, mikrofon, serta Meta AI berbasis Muse Spark. Pengguna juga dapat memilih berbagai model bingkai dan lensa, termasuk opsi yang mendukung lensa resep sehingga tetap nyaman digunakan sebagai kacamata sehari-hari.

2. Oakley Meta Vanguard

Oakley Meta Vanguard dirancang khusus bagi pengguna yang aktif berolahraga atau sering melakukan aktivitas luar ruangan.

Kamera 12 MP ditempatkan di bagian tengah bingkai sehingga mampu menangkap video sesuai arah pandangan pengguna. Perangkat ini juga terhubung dengan berbagai platform kebugaran seperti Garmin, Strava, dan Apple Health.

Selain itu, Meta AI dapat membantu menyajikan ringkasan aktivitas olahraga yang dilakukan pengguna.

3. TCL RayNeo X3 Pro

TCL menghadirkan RayNeo X3 Pro sebagai smart glasses yang menggabungkan teknologi AI dan augmented reality (AR).

Perangkat ini menggunakan kamera Sony 12 MP yang mampu merekam video hingga resolusi 4K. Tidak hanya itu, RayNeo X3 Pro juga dibekali layar transparan MicroLED serta chipset Snapdragon AR1 Gen 1.

Integrasi dengan Google Gemini memungkinkan perangkat membantu navigasi, menerjemahkan percakapan, hingga memberikan bantuan melalui asisten suara berbasis AI.

4. Snap Spectacles

Snap Inc., perusahaan di balik Snapchat, juga memiliki lini smart glasses melalui Spectacles.

Generasi terbarunya dibekali kamera ganda yang mampu merekam video dari perspektif pengguna. Seluruh hasil rekaman dapat langsung disinkronkan ke aplikasi Snapchat sehingga proses berbagi konten menjadi lebih praktis.

Selain fungsi kamera, perangkat ini juga mendukung pengalaman augmented reality dan ditujukan untuk pengembang yang ingin menciptakan aplikasi berbasis AR.

5. Solos AirGo Vision

Solos AirGo Vision menawarkan desain yang menyerupai kacamata biasa sehingga tampil lebih sederhana dibanding sebagian smart glasses lainnya.

Di balik tampilannya, perangkat ini membawa kamera untuk mengambil foto maupun merekam video. Fitur AI yang disematkan mampu mengenali objek, menerjemahkan percakapan, hingga memberikan jawaban berdasarkan objek yang sedang dilihat pengguna.

Konsep tersebut membuat pengalaman menggunakan AI menjadi lebih alami tanpa harus membuka smartphone.

6. Xiaomi AI Glasses

Xiaomi turut meramaikan pasar smart glasses melalui Xiaomi AI Glasses.

Perangkat ini memiliki kamera yang dapat digunakan untuk mengambil foto dan merekam video sekaligus mendukung berbagai fitur AI visual, mulai dari pengenalan objek, penerjemahan teks, hingga pencarian berbasis gambar.

Xiaomi juga menghadirkan dukungan perintah suara serta integrasi dengan ekosistem perangkat pintar miliknya sehingga pengguna dapat mengakses berbagai layanan secara lebih praktis.

7. Huawei AI Glasses

Huawei AI Glasses mengombinasikan desain kacamata harian dengan teknologi AI dan audio pintar.

Beberapa varian terbaru telah dilengkapi kamera untuk kebutuhan fotografi dan perekaman video. Selain itu, perangkat ini mendukung navigasi, penerjemahan bahasa, perintah suara, serta konektivitas dengan ekosistem HarmonyOS.

Pendekatan tersebut membuat Huawei AI Glasses tidak hanya berfungsi sebagai perangkat dokumentasi, tetapi juga sebagai asisten digital yang dapat digunakan dalam berbagai aktivitas.

Lampu Indikator Kamera Menjadi Fitur Penting

Seiring meningkatnya penggunaan smart glasses berkamera, aspek privasi menjadi perhatian utama para produsen.

Hampir seluruh perangkat dari Meta, Oakley Meta, TCL RayNeo, Xiaomi, Solos, hingga Snap dilengkapi lampu indikator LED yang akan menyala ketika kamera aktif mengambil foto atau merekam video.

Keberadaan lampu ini bertujuan memberikan tanda kepada orang di sekitar bahwa proses perekaman sedang berlangsung sehingga membantu mengurangi potensi penyalahgunaan perangkat.

Beberapa produsen bahkan menempatkan indikator tersebut di bagian depan bingkai agar lebih mudah terlihat.

Meta Terapkan Aturan Privasi yang Lebih Ketat

Meta menjadi salah satu perusahaan yang menerapkan kebijakan paling tegas terkait privasi pengguna smart glasses.

Perusahaan melarang pengguna menutupi maupun memodifikasi lampu indikator pada Ray-Ban Meta, Meta Glasses, dan Oakley Meta. Bahkan melalui pembaruan perangkat lunak, kamera akan otomatis dinonaktifkan apabila sistem mendeteksi indikator LED telah dirusak atau dimodifikasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan fungsi indikator privasi tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Kesimpulan

Persaingan di pasar smart glasses semakin menarik dengan hadirnya berbagai produsen yang menawarkan kemampuan berbeda. Mulai dari Meta, Oakley, TCL, Xiaomi, Huawei, Solos, hingga Snap, semuanya menghadirkan kombinasi kamera dan kecerdasan buatan yang mampu mendukung aktivitas dokumentasi maupun produktivitas.

Di sisi lain, fitur privasi seperti lampu indikator kamera menjadi standar penting yang terus dipertahankan agar penggunaan smart glasses tetap transparan dan bertanggung jawab. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi tidak hanya berfokus pada inovasi fitur, tetapi juga memperhatikan keamanan serta kenyamanan pengguna dan orang di sekitarnya.

Baca Juga:

Sebelumnya

Huawei Nova 16 SE Resmi Meluncur, Bawa Baterai 8.500 mAh dan Layar Super Terang hingga 8.000 Nits

Pelita Digital