Vivo X300 Ultra Segera Rilis di Indonesia, Ini Bocoran Spesifikasinya
Pelitadigital.com – Vivo kembali menyiapkan langkah besar di segmen ponsel premium dengan menghadirkan Vivo X300 Ultra. Perangkat ini disebut-sebut akan menjadi varian tertinggi dari lini X300 series sekaligus menandai babak baru strategi Vivo di pasar global, termasuk Indonesia.
Sinyal Kuat Menuju Pasar Indonesia
Indikasi kehadiran Vivo X300 Ultra di Tanah Air kian menguat setelah sebuah ponsel Vivo bernomor model V2562 tercatat telah lolos sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian. Nilai TKDN yang dikantongi mencapai 39,93 persen, angka yang memenuhi syarat edar di Indonesia.
Meski demikian, jalan Vivo X300 Ultra belum sepenuhnya rampung. Perangkat ini masih perlu mengantongi izin dari Kementerian Komunikasi dan Digital sebelum resmi dipasarkan. Jika proses tersebut berjalan mulus, peluncuran di Indonesia tinggal menunggu waktu.
Langkah ini cukup menarik karena Vivo X300 Ultra digadang-gadang sebagai ponsel Ultra pertama dari Vivo yang dipasarkan secara global. Pada generasi sebelumnya, model Ultra seperti X100 Ultra dan X200 Ultra hanya tersedia khusus untuk pasar China.
Rilis Global dan Jejak Sertifikasi Internasional
Sebelum muncul di basis data TKDN, Vivo X300 Ultra lebih dulu terdeteksi di database IMEI. Tak hanya itu, ponsel ini juga tercatat dalam beberapa platform sertifikasi di Eropa. Rangkaian kemunculan tersebut menguatkan dugaan bahwa Vivo menyiapkan peluncuran yang lebih luas, tidak lagi terbatas pada satu kawasan.
Berdasarkan berbagai bocoran, Vivo X300 Ultra direncanakan meluncur pertama kali di China pada Maret 2026. Jika mengacu pada pola perilisan Vivo sebelumnya, pasar Indonesia berpotensi kebagian dalam waktu yang tidak terlalu lama setelah debut global.
Spesifikasi Layar dan Performa Kelas Atas
Di sektor layar, Vivo X300 Ultra diprediksi membawa panel OLED LTPO datar berukuran 6,82 inci. Resolusi 2K dan desain bezel tipis di keempat sisi menjadi daya tarik utama, sejalan dengan tren flagship premium saat ini.
Yang membedakan X300 Ultra dari anggota X300 series lain terletak pada dapur pacunya. Vivo dikabarkan memilih chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm, sebuah prosesor kelas flagship yang ditujukan untuk performa tinggi, baik untuk kebutuhan multitasking berat maupun gaming.
Untuk menopang performa tersebut, Vivo menanamkan baterai berkapasitas besar 7.000 mAh. Kapasitas ini tergolong di atas rata-rata ponsel flagship, ditambah dukungan teknologi pengisian cepat yang diharapkan mampu memangkas waktu isi daya secara signifikan.
Kamera Jadi Senjata Utama
Seperti tradisi seri X, sektor kamera kembali menjadi nilai jual utama Vivo X300 Ultra. Ponsel ini dikabarkan mengusung konfigurasi tiga kamera belakang dengan spesifikasi impresif.
Kamera utama memiliki resolusi 200 MP dengan dukungan OIS dan menggunakan sensor Sony LYT-901. Kamera ultrawide 50 MP dipercayakan pada sensor Sony LYT-828, sementara kamera periskop telephoto 200 MP menggunakan sensor Samsung HPB.
Salah satu fitur yang paling mencuri perhatian adalah continuous optical zoom. Fitur ini memungkinkan transisi zoom optik yang lebih halus tanpa penurunan kualitas gambar yang drastis. Untuk kebutuhan swafoto dan video call, Vivo membekali kamera depan 50 MP lengkap dengan autofokus.
Potensi Jadi Flagship Andalan Vivo
Dengan kombinasi spesifikasi layar premium, chipset kelas atas, baterai jumbo, dan sistem kamera mutakhir, Vivo X300 Ultra berpotensi menjadi salah satu flagship paling menarik di tahun 2026. Kehadirannya di Indonesia juga bisa memperketat persaingan di segmen ponsel ultra premium yang selama ini didominasi beberapa merek besar.
Jika seluruh bocoran ini terbukti akurat, Vivo X300 Ultra bukan sekadar ponsel mahal dengan spesifikasi tinggi, melainkan simbol keseriusan Vivo membawa lini Ultra ke panggung global, termasuk pasar Indonesia yang semakin kompetitif.










