Tips & Trik

7 Pengaturan Penting yang Sebaiknya Langsung Diubah Saat Menggunakan HP Baru

Pelitadigital.com – Membeli smartphone baru selalu menghadirkan pengalaman yang menyenangkan. Mulai dari membuka kemasan, menyalakan perangkat untuk pertama kali, hingga menjelajahi berbagai fitur yang ditawarkan. Namun, di balik rasa antusias tersebut, ada satu langkah yang sering terlewat oleh banyak pengguna, yakni menyesuaikan pengaturan perangkat sebelum digunakan sehari-hari.

Padahal, pengaturan bawaan pabrik belum tentu sesuai dengan kebutuhan setiap pengguna. Beberapa fitur bahkan perlu diaktifkan atau dinonaktifkan agar pengalaman penggunaan menjadi lebih nyaman, aman, dan efisien.

Berikut sejumlah pengaturan penting yang sebaiknya segera diperiksa setelah pertama kali menyalakan smartphone baru.

1. Aktifkan Refresh Rate Adaptif untuk Tampilan yang Lebih Mulus

Saat ini banyak smartphone modern sudah dibekali layar dengan refresh rate tinggi yang mampu menghadirkan animasi dan pergerakan layar lebih halus dibandingkan layar standar 60Hz.

Meski demikian, tidak semua perangkat langsung mengaktifkan mode adaptif secara otomatis. Oleh karena itu, pengguna disarankan untuk membuka menu pengaturan tampilan dan mencari opsi refresh rate atau laju penyegaran layar.

Jika tersedia, pilih mode adaptif atau otomatis. Dengan pengaturan ini, sistem akan menyesuaikan refresh rate sesuai aktivitas yang sedang dilakukan sehingga tampilan tetap mulus tanpa mengorbankan konsumsi daya secara berlebihan.

2. Nyalakan Fitur Perlindungan Baterai

Daya tahan baterai menjadi salah satu faktor yang paling diperhatikan pengguna smartphone. Seiring waktu, kapasitas baterai memang dapat menurun akibat proses pengisian daya yang terus berlangsung.

Karena itu, banyak produsen kini menghadirkan fitur perlindungan baterai atau smart charging. Fitur ini bekerja dengan mengatur arus pengisian daya dan bahkan membatasi kapasitas pengisian pada persentase tertentu.

Pada beberapa perangkat, pengisian daya dapat dibatasi hingga 80 persen guna membantu menjaga kesehatan sel baterai dalam jangka panjang. Jika smartphone Anda memiliki fitur serupa, sebaiknya segera aktifkan sejak awal penggunaan.

3. Nonaktifkan Iklan yang Dipersonalisasi

Pengguna Android umumnya akan menemukan pengaturan yang berkaitan dengan identifikasi iklan. Sistem ini memungkinkan data tertentu digunakan untuk menampilkan iklan yang lebih sesuai dengan preferensi pengguna.

Bagi yang mengutamakan privasi, fitur tersebut dapat dinonaktifkan melalui menu pengaturan privasi. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menghapus atau mereset ID iklan yang digunakan oleh sistem.

Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi pelacakan aktivitas pengguna untuk kepentingan periklanan.

4. Seleksi Notifikasi yang Benar-Benar Dibutuhkan

Setelah berbagai aplikasi terpasang, smartphone biasanya akan dipenuhi notifikasi dari beragam layanan. Jika tidak diatur dengan baik, notifikasi tersebut justru dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Karena itu, luangkan waktu untuk membuka pengaturan notifikasi dan memilih aplikasi mana saja yang diperbolehkan mengirim pemberitahuan.

Dengan membatasi notifikasi hanya pada aplikasi penting, pengguna dapat mengurangi gangguan sekaligus menjaga fokus saat menggunakan perangkat.

5. Periksa dan Batasi Izin Aplikasi

Aspek keamanan tidak kalah penting untuk diperhatikan sejak pertama kali menggunakan smartphone baru. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah meninjau izin yang diberikan kepada setiap aplikasi.

Beberapa aplikasi mungkin meminta akses ke lokasi, kamera, mikrofon, kontak, atau penyimpanan perangkat. Sebelum memberikan izin tersebut, pastikan akses yang diminta memang relevan dengan fungsi aplikasi.

Melakukan pengecekan secara berkala dapat membantu menjaga data pribadi tetap aman dan meminimalkan risiko penyalahgunaan informasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

6. Tentukan Mode Tampilan yang Paling Nyaman

Pilihan antara dark mode dan light mode sering kali dianggap sepele, padahal pengaturan ini berpengaruh pada kenyamanan penggunaan sehari-hari.

Mode terang biasanya memberikan tampilan yang lebih jelas pada kondisi pencahayaan tertentu. Sementara itu, mode gelap kerap dipilih karena dianggap lebih nyaman bagi sebagian pengguna saat digunakan dalam waktu lama.

Karena preferensi setiap orang berbeda, tidak ada salahnya mencoba kedua opsi tersebut sebelum menentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan.

7. Sesuaikan Durasi Layar Mati Otomatis

Pengaturan screen timeout atau durasi layar mati otomatis juga sering luput dari perhatian pengguna baru. Padahal, durasi yang terlalu singkat bisa terasa mengganggu, terutama saat membaca artikel atau dokumen.

Sebaliknya, jika layar dibiarkan menyala terlalu lama, konsumsi baterai akan meningkat. Oleh sebab itu, sesuaikan waktu layar mati otomatis dengan pola penggunaan sehari-hari agar tetap nyaman sekaligus hemat daya.

Penutup

Menggunakan smartphone baru bukan hanya soal menikmati desain dan fitur terbaru, tetapi juga memastikan perangkat telah dikonfigurasi sesuai kebutuhan pribadi. Dengan melakukan beberapa penyesuaian sejak awal, pengguna dapat memperoleh pengalaman yang lebih nyaman, menjaga privasi, meningkatkan keamanan, sekaligus membantu memperpanjang usia perangkat.

Sebelum mulai menginstal berbagai aplikasi dan memindahkan data penting, tidak ada salahnya meluangkan beberapa menit untuk memeriksa pengaturan-pengaturan di atas agar smartphone baru dapat bekerja secara optimal sejak hari pertama digunakan.

 

Baca Juga:

Sebelumnya

Garmin Forerunner 70 dan Forerunner 170 Resmi Hadir di Indonesia, Smartwatch Lari dengan Fitur Coaching Langsung dari Pergelangan Tangan

Selanjutnya

Biaya Bikin SIM Baru 2026, Ini Rincian Tarif Resmi dan Komponen Biaya yang Perlu Disiapkan

Pelita Digital