Vivo X500 Pro Max Muncul di Geekbench, Diduga Bawa Dimensity 9600 Pro
Pelitadigital.com – Vivo bersiap memperkenalkan jajaran flagship terbarunya melalui seri X500 di China pada bulan depan. Menjelang peluncuran tersebut, salah satu perangkat yang diduga merupakan Vivo X500 Pro Max mulai terdeteksi dalam database benchmark Geekbench.
Perangkat yang tercatat dengan nomor model V2610 tersebut menjadi perhatian karena membawa konfigurasi chipset yang disebut memiliki performa tinggi. Berdasarkan informasi pada Geekbench, ponsel ini menggunakan chipset MediaTek dengan nomor identifikasi MT6995.
Chipset tersebut tercatat memiliki delapan inti prosesor dengan frekuensi dasar 3,10 GHz. Konfigurasi ini menjadi salah satu petunjuk yang memperkuat dugaan bahwa perangkat yang diuji merupakan bagian dari lini flagship terbaru Vivo.
Diduga Menggunakan Dimensity 9600 Pro
Dari konfigurasi yang tercantum, chipset pada Vivo V2610 terdiri atas dua prime core dengan kecepatan hingga 4,55 GHz. Selain itu, terdapat tiga core yang bekerja pada 4,35 GHz serta tiga core lainnya dengan frekuensi 3,10 GHz.
Perangkat tersebut juga tercatat membawa RAM 12 GB. Untuk sistem operasi, ponsel yang diuji telah menjalankan Android 17.
Kombinasi spesifikasi tersebut menghasilkan skor yang cukup tinggi dalam pengujian Geekbench. Vivo V2610 memperoleh 2.574 poin untuk pengujian single-core, sedangkan skor multi-core mencapai 7.756 poin.
Tipster Digital Chat Station menyebut konfigurasi tersebut memiliki kemiripan kuat dengan chipset MediaTek Dimensity 9600 Pro. Namun, chipset yang dimaksud belum diperkenalkan secara resmi ke pasar sehingga identitas sebenarnya masih menjadi bagian dari bocoran.
Kemunculan perangkat di Geekbench juga memberikan gambaran awal mengenai fokus Vivo pada performa komputasi di generasi flagship berikutnya. Meski demikian, hasil benchmark belum dapat dijadikan gambaran mutlak mengenai performa perangkat dalam penggunaan sehari-hari.
Kamera Jadi Salah Satu Andalan
Selain peningkatan pada sektor dapur pacu, Vivo juga telah mengonfirmasi peningkatan besar pada kemampuan fotografi dan videografi seri X500 Pro Max.
Varian tertinggi tersebut disebut akan menggunakan sensor kamera kustom Sony Phantom 900. Sensor utama ini menjadi salah satu komponen yang dipersiapkan Vivo untuk memperkuat kemampuan pencitraan pada perangkat flagship barunya.
Tidak hanya mengandalkan sensor berukuran besar atau teknologi pemrosesan gambar, kamera utama Vivo X500 Pro Max juga akan dilengkapi Optical Image Stabilisation (OIS) dengan kemampuan stabilisasi 3 derajat.
Teknologi tersebut dirancang untuk membantu menghasilkan gambar yang lebih stabil, sekaligus mendukung perekaman video dengan gerakan yang lebih mulus. Kehadiran sistem stabilisasi ini menunjukkan bahwa Vivo tidak hanya menempatkan performa sebagai prioritas, tetapi juga menjadikan kemampuan kamera sebagai bagian penting dari perangkat flagship tersebut.
Peluncuran di China Bulan Depan
Vivo sendiri telah memastikan bahwa seri X500 akan diperkenalkan di China pada bulan depan. Namun, informasi yang tersedia saat ini belum mengungkap seluruh spesifikasi Vivo X500 Pro Max secara resmi.
Bocoran Geekbench memberikan sejumlah petunjuk mengenai konfigurasi perangkat, mulai dari chipset, jumlah RAM, sistem operasi hingga hasil pengujian performa. Sementara itu, konfirmasi mengenai sensor Sony Phantom 900 dan teknologi OIS memberikan gambaran bahwa sektor kamera juga akan menjadi salah satu daya tarik utama.
Dengan kombinasi performa chipset yang diduga berasal dari generasi Dimensity terbaru dan sensor kamera kustom Sony, Vivo X500 Pro Max berpotensi menjadi salah satu perangkat yang menarik perhatian ketika seri X500 resmi diperkenalkan.
Kepastian mengenai nama chipset, spesifikasi lengkap, serta kemampuan perangkat tetap harus menunggu pengumuman resmi Vivo saat peluncuran di China.










