HP dan Tablet Baru yang Segera Masuk Indonesia, Ada Galaxy S26 FE
Pelitadigital.com – Pasar gadget Indonesia kembali diramaikan dengan kemunculan sejumlah smartphone dan tablet baru. Beberapa perangkat dari Samsung, Redmi, hingga Tecno mulai terlihat di laman sertifikasi pemerintah sebelum resmi dipasarkan di Tanah Air.
Indikasi tersebut terlihat dari sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian serta sertifikasi Postel Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Kemunculan sebuah perangkat pada kedua laman sertifikasi tersebut menjadi salah satu tanda bahwa produk telah memenuhi persyaratan yang diperlukan untuk diedarkan di Indonesia. Meski begitu, keberadaan sertifikasi belum selalu berarti vendor telah mengumumkan tanggal penjualan secara resmi.
Berdasarkan pantauan terhadap laman TKDN dan Postel, terdapat sejumlah smartphone dan tablet yang semakin dekat dengan peluncuran di Indonesia. Perangkat tersebut mencakup segmen entry-level, kelas menengah, hingga flagship.
Berikut daftar perangkat yang diperkirakan segera hadir di pasar gadget Tanah Air.
1. Samsung Galaxy S26 FE
Samsung Galaxy S26 FE menjadi salah satu smartphone yang diperkirakan segera menyambangi Indonesia. Perangkat ini diyakini sebagai penerus Galaxy S25 FE dan memiliki nomor model SM-S741B.
Nomor model tersebut telah tercatat di laman sertifikasi TKDN dengan nilai TKDN sebesar 38,20 persen. Angka tersebut berada di atas batas minimum 35 persen yang menjadi salah satu persyaratan untuk smartphone yang akan dipasarkan di Indonesia.
Meskipun laman TKDN hanya mencantumkan nomor model dan tidak menyebut nama komersialnya, penelusuran terhadap nomor model SM-S741B mengarah pada Samsung Galaxy S26 FE.
Samsung sendiri belum mengumumkan jadwal peluncuran Galaxy S26 FE untuk pasar Indonesia. Namun, perangkat tersebut diperkirakan menjadi bagian dari agenda Galaxy Event yang digelar pada 27 Agustus 2026.
Samsung sebelumnya telah menyebarkan undangan melalui Samsung Newsroom yang menyebut akan memperkenalkan anggota terbaru keluarga Galaxy S26.
Dengan telah mengantongi sertifikasi TKDN, peluang Galaxy S26 FE masuk ke pasar Indonesia menjadi semakin terbuka.
2. Redmi Note 17 dan Redmi Note 17 Pro
Dua smartphone Redmi juga mulai menunjukkan tanda-tanda akan segera masuk Indonesia. Perangkat tersebut masing-masing menggunakan nomor model 2607DRA18G dan 26081RA18G.
Kedua nomor model tersebut tercatat pada laman TKDN dan didaftarkan oleh PT Xiaomi Technology Indonesia sebagai smartphone yang mendukung jaringan 5G.
Baik Redmi Note 17 maupun Redmi Note 17 Pro diketahui mengantongi nilai TKDN sebesar 38,20 persen. Nilai tersebut telah melewati batas minimum 35 persen untuk perangkat smartphone 5G.
Selain TKDN, kedua perangkat juga telah tercatat pada laman sertifikasi Postel Komdigi. Model 26081RA18G memperoleh sertifikat Postel bernomor 124420/DJID/2026 pada 21 Juli 2026.
Sementara itu, model 2607DRA18G memperoleh sertifikat Postel bernomor 125114/DJID/2026 pada 5 Agustus 2026.
Penelusuran nomor model menunjukkan bahwa 26081RA18G mengarah ke Redmi Note 17, sedangkan 2607DRA18G merupakan Redmi Note 17 Pro.
Kombinasi sertifikasi TKDN dan Postel menjadi indikasi kuat bahwa Redmi Note 17 Series semakin dekat dengan pasar Indonesia. Namun, Xiaomi belum memberikan konfirmasi mengenai tanggal peluncuran resmi kedua smartphone tersebut di Tanah Air.
3. Samsung Galaxy A08 4G
Selain perangkat kelas atas, Samsung juga tampaknya menyiapkan smartphone untuk segmen yang lebih terjangkau melalui Galaxy A08.
Nomor model SM-A085F telah muncul di laman TKDN dan Postel. Berdasarkan data Postel, nomor model tersebut merujuk pada Samsung Galaxy A08.
Dari laman TKDN, Galaxy A08 tercatat memiliki tingkat komponen lokal sebesar 37,50 persen. Smartphone tersebut juga mendukung jaringan 4G LTE.
Informasi mengenai spesifikasi lainnya belum tercantum secara lengkap dalam data sertifikasi pemerintah. Namun, bocoran dari Google Play Console menyebut Galaxy A08 kemungkinan menggunakan chipset MediaTek Helio G99 dengan fabrikasi 6 nm.
Chipset tersebut memiliki CPU octa-core dan mendukung konektivitas 4G. Galaxy A08 juga diperkirakan mendapatkan peningkatan pada sektor baterai.
Berdasarkan dokumen sertifikasi FCC, smartphone ini disebut memiliki baterai berkapasitas 5.830 mAh. Kapasitas tersebut lebih besar dibandingkan Galaxy A08 yang disebut memiliki baterai 5.000 mAh.
Dengan sertifikasi TKDN dan Postel yang sudah terlihat, Galaxy A08 4G menjadi salah satu smartphone Samsung yang berpeluang segera diperkenalkan di Indonesia.
4. Samsung Galaxy Tab S12 Series
Tidak hanya smartphone, Samsung juga tampaknya menyiapkan tablet flagship baru untuk pasar Indonesia. Dua perangkat yang diyakini sebagai Galaxy Tab S12+ dan Galaxy Tab S12 Ultra telah memperoleh sertifikasi TKDN dan Postel.
Pada laman TKDN Kemenperin, terdapat dua tablet Samsung dengan nomor model SM-X846B dan SM-X946B. Keduanya didaftarkan oleh PT Samsung Electronics Indonesia.
Masing-masing perangkat memperoleh nilai TKDN sebesar 39,08 persen. Data tersebut kemudian diperkuat oleh kemunculan perangkat terkait di laman sertifikasi Postel.
Pada laman Postel, nomor model SM-X840 tercatat menggunakan nama pemasaran Galaxy Tab S12+, sedangkan SM-X940 terdaftar dengan nama Galaxy Tab S12 Ultra.
Kedua perangkat memperoleh sertifikat Postel pada 18 Agustus 2026. Galaxy Tab S12+ tercatat dengan nomor sertifikat 125558/DJID/2026, sedangkan Galaxy Tab S12 Ultra memperoleh sertifikat 125555/DJID/2026.
Perbedaan nomor model antara data TKDN dan Postel diyakini berkaitan dengan jenis konektivitas. SM-X840 dan SM-X940 mengarah pada varian Wi-Fi, sementara SM-X846B dan SM-X946B yang tercatat di TKDN merupakan varian dengan konektivitas 5G.
Dengan telah melewati dua sertifikasi tersebut, Galaxy Tab S12+ dan Galaxy Tab S12 Ultra semakin berpeluang dipasarkan di Indonesia setelah resmi diluncurkan.
5. Tecno Pova 8 Pro 5G
Tecno Pova 8 Pro 5G menjadi perangkat yang status peluncurannya di Indonesia paling jelas dibandingkan perangkat lain dalam daftar ini.
Tecno Indonesia telah mengumumkan jadwal peluncuran smartphone tersebut melalui akun Instagram resmi perusahaan. Pova 8 Pro 5G dijadwalkan meluncur di Indonesia pada 5 September 2026.
Smartphone ini merupakan model lain dari Pova 8 5G yang sebelumnya sudah hadir di pasar Tanah Air. Untuk pasar Indonesia, Tecno akan membawa Pova 8 Pro 5G edisi Tonino Lamborghini.
Edisi tersebut merupakan hasil kolaborasi Tecno dengan merek mewah Tonino Lamborghini. Perangkat ini sebelumnya telah dipamerkan dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026.
Salah satu daya tarik yang ditonjolkan adalah penggunaan bodi full-metal yang diklaim sebagai yang pertama di dunia untuk smartphone 5G.
Bagian belakang perangkat juga dilengkapi Rear Dot Matrix dengan 241 LED independen. Elemen tersebut dapat menampilkan ciri khas Tonino Lamborghini dan dipersonalisasi untuk menampilkan notifikasi panggilan, pesan, maupun visual dinamis lainnya.
Tecno juga membekali perangkat dengan pulse light strip yang dirancang menambah karakter pada bagian eksterior smartphone.
Sertifikasi Menjadi Indikasi Awal Kehadiran Gadget Baru
Kemunculan perangkat pada laman TKDN dan Postel memberikan gambaran mengenai produk yang berpotensi masuk ke pasar Indonesia. Dalam daftar tersebut terdapat perangkat dengan karakter yang cukup beragam, mulai dari Galaxy A08 4G untuk segmen lebih terjangkau hingga Galaxy S26 FE dan Galaxy Tab S12 Series.
Redmi Note 17 dan Redmi Note 17 Pro juga menunjukkan perkembangan menuju pasar Indonesia setelah memperoleh sertifikasi yang diperlukan. Sementara itu, Tecno Pova 8 Pro 5G sudah memiliki jadwal peluncuran yang diumumkan secara terbuka.
Meski sertifikasi menjadi salah satu indikator penting kesiapan perangkat untuk dipasarkan, konsumen tetap perlu menunggu pengumuman resmi dari masing-masing produsen mengenai harga, ketersediaan, serta jadwal penjualan.
Dengan demikian, lima perangkat tersebut menjadi bagian dari deretan gadget baru yang patut diperhatikan konsumen Indonesia dalam waktu dekat.









