Beranda Game DFNC Season 2 Segera Digelar, Garena Hadirkan Mode Baru yang Uji Strategi dan Mental Pemain
Game

DFNC Season 2 Segera Digelar, Garena Hadirkan Mode Baru yang Uji Strategi dan Mental Pemain

Sumber Gambar : Rutinitas Media

Pelitadigital.com – Industri esports nasional kembali diramaikan dengan kehadiran turnamen terbaru dari Garena melalui ajang Delta Force National Championship Season 2. Dilansir dari kasihterbaru.online kompetisi ini dijadwalkan berlangsung secara online mulai 28 Maret hingga 12 April 2026, menghadirkan pembaruan signifikan yang berpotensi mengubah pola permainan para peserta.

Tidak sekadar melanjutkan format sebelumnya, DFNC Season 2 membawa pendekatan baru dengan memperkenalkan Mode Operations sebagai pelengkap Mode Warfare. Kehadiran dua mode ini memberikan variasi gameplay yang lebih kompleks sekaligus membuka peluang strategi yang lebih luas bagi para tim.

Evolusi Format: Dari Perang Terbuka ke Misi Berisiko Tinggi

Mode Warfare yang sebelumnya menjadi andalan tetap dipertahankan. Mode ini dikenal dengan pertempuran skala besar 20 lawan 20, yang menuntut koordinasi tim solid dan penguasaan area secara taktis. Intensitas tinggi dalam setiap pertandingan membuat mode ini menjadi ujian kemampuan kolektif sekaligus individu.

Namun sorotan utama justru tertuju pada Mode Operations. Berbeda dari Warfare, mode ini mengusung konsep extraction shooter yang lebih taktis dan penuh risiko. Dalam satu pertandingan, enam skuad yang masing-masing beranggotakan tiga pemain harus masuk ke medan tempur, mengumpulkan perlengkapan penting, dan keluar dengan selamat.

Format ini tidak hanya mengandalkan kemampuan bertarung, tetapi juga kecermatan membaca situasi, pengambilan keputusan cepat, serta keberanian dalam menghadapi tekanan. Dengan kata lain, Mode Operations menghadirkan dimensi baru yang lebih strategis dan tidak terduga.

Jadwal dan Format Kompetisi PC

Pada platform PC, Mode Warfare akan diikuti oleh 15 tim yang memulai perjalanan dari babak Group Stage pada 28 Maret hingga 4 April 2026 dengan format best of 2. Tim terbaik akan melaju ke Quarter Final pada 5 April dan Semifinal pada 11 April dengan format best of 3.

Puncak kompetisi akan berlangsung pada 12 April 2026 melalui babak Grand Final yang menentukan juara utama.

Sementara itu, Mode Operations di platform PC melibatkan 20 tim hasil seleksi dari Open Series dan Campus Series. Kompetisi dimulai dari fase grup pada 5 hingga 25 April 2026. Dari sini, 18 tim terbaik akan melaju ke Swiss Stage yang digelar pada 2 hingga 17 Mei 2026.

Enam tim teratas nantinya akan bertanding di babak Final pada 23 Mei 2026.

Persaingan Ketat di Platform Mobile

Untuk platform mobile, persaingan dipastikan lebih sengit dengan jumlah peserta yang lebih besar. Mode Warfare akan diikuti oleh 28 tim yang memulai laga pada 25 hingga 26 April 2026.

Babak Quarter Final dijadwalkan pada 3 Mei, disusul Semifinal pada 9 Mei, dan Grand Final pada 10 Mei 2026.

Sementara Mode Operations Mobile diikuti oleh 96 tim dari jalur kualifikasi. Babak grup berlangsung bertahap mulai 5 hingga 25 April 2026. Dari total peserta tersebut, hanya 18 tim yang berhak melaju ke Swiss Stage pada 2 hingga 17 Mei 2026.

Enam tim terbaik akan bertarung di babak Final yang digelar pada 23 Mei 2026.

Total Hadiah dan Akses ke Turnamen Global

Selain memperebutkan gelar juara nasional, para peserta juga bersaing untuk mendapatkan bagian dari total hadiah sebesar Rp80 juta. Namun nilai kompetisi ini tidak hanya terletak pada hadiah uang semata.

Pemenang dari masing-masing mode di platform PC akan mendapatkan kesempatan emas untuk melangkah ke level internasional. Mereka akan tampil di ajang Pan Pacific Warfare Cup pada 18 hingga 19 April 2026, serta Pan Pacific Operations Cup yang digelar pada 30 hingga 31 Mei 2026.

Momentum Baru Esports Taktis di Indonesia

Kehadiran Mode Operations dalam DFNC Season 2 dapat dilihat sebagai langkah strategis Garena dalam memperkaya ekosistem esports, khususnya pada genre tactical shooter. Tidak hanya menonjolkan aksi, tetapi juga mengedepankan perencanaan, adaptasi, dan keberanian mengambil risiko.

Dengan format kompetisi yang lebih variatif dan jalur menuju panggung global, turnamen ini berpotensi menjadi titik penting dalam perkembangan esports Indonesia, sekaligus membuka peluang lahirnya talenta-talenta baru yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Sebelumnya

Cara Praktis Bikin Kartu Ucapan dan Stiker Lebaran Tanpa Ribet dengan Galaxy S26 Series

Pelita Digital