Sony FX5 Resmi Meluncur, Kamera Sinema Full-Frame dengan AI, Rekam Video 5K dan RAW 16-bit Internal
Pelitadigital.com – Sony kembali memperluas jajaran kamera profesionalnya dengan menghadirkan Sony FX5, anggota terbaru dari keluarga Cinema Line. Kamera ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan sineas, videografer profesional, hingga kreator konten yang menginginkan perangkat berukuran ringkas tanpa mengorbankan kualitas produksi video.
Mengusung sensor full-frame terbaru, dukungan perekaman hingga resolusi 5K, serta teknologi kecerdasan buatan (AI), Sony FX5 menawarkan berbagai peningkatan yang mendukung proses pengambilan gambar di berbagai kondisi pencahayaan. Tak hanya itu, kamera ini juga membawa sejumlah fitur baru yang belum pernah hadir pada lini Cinema Line sebelumnya.
Sony FX5 Andalkan AI untuk Pelacakan Subjek Lebih Akurat
Salah satu pembaruan paling menonjol pada Sony FX5 adalah integrasi teknologi AI yang berfungsi meningkatkan kemampuan autofocus selama proses perekaman.
Teknologi tersebut bekerja melalui chip AI yang dipadukan dengan prosesor Bionz XR2. Kombinasi keduanya memungkinkan kamera mengenali sekaligus mempertahankan fokus pada mata, kepala, maupun tubuh subjek secara real-time.
Kemampuan ini membantu menjaga fokus tetap stabil, bahkan ketika objek bergerak cepat atau berpindah posisi selama proses pengambilan video.
Selain meningkatkan performa autofocus, AI juga dimanfaatkan untuk mengoptimalkan pengaturan white balance secara otomatis. Dengan bantuan teknologi deep learning, kamera mampu menyesuaikan reproduksi warna agar tetap konsisten meski kondisi pencahayaan berubah.
Mampu Rekam Video 5K hingga Slow Motion 240 fps
Sony FX5 hadir dengan kemampuan perekaman video yang ditujukan untuk kebutuhan produksi profesional.
Kamera ini mendukung perekaman video hingga resolusi 5K pada kecepatan 60 frame per detik (fps). Untuk kebutuhan video beresolusi 4K, pengguna dapat merekam hingga 120 fps, sementara mode Full HD mampu mencapai 240 fps untuk menghasilkan efek slow motion yang lebih halus.
Di sektor sensor, Sony menggunakan stacked CMOS full-frame generasi terbaru yang memiliki tiga native ISO, yaitu ISO 800, ISO 4.000, dan ISO 12.800.
Konfigurasi tersebut memungkinkan kamera menghasilkan kualitas gambar yang tetap bersih dengan tingkat noise rendah, baik saat digunakan di luar ruangan maupun pada kondisi minim cahaya.
Sony juga menyematkan dukungan S-Log3 yang mampu menghadirkan dynamic range lebih dari 15 stop. Fitur ini membantu menangkap detail lebih luas pada area terang maupun gelap sehingga memberikan fleksibilitas lebih besar saat proses color grading.
Open Gate Recording Jadi Fitur Baru di Cinema Line
Sony FX5 menjadi kamera pertama dalam keluarga Cinema Line yang dibekali fitur Open Gate Recording.
Teknologi ini memanfaatkan seluruh area sensor dengan rasio 3:2 sehingga pengguna memperoleh ruang lebih besar saat melakukan proses crop di tahap pascaproduksi.
Melalui fitur tersebut, hasil rekaman dapat dengan mudah diubah ke berbagai format, baik horizontal untuk kebutuhan film maupun vertikal untuk platform media sosial, tanpa kehilangan fleksibilitas komposisi gambar.
Dukung Perekaman RAW 16-bit Internal
Keunggulan lain yang ditawarkan Sony FX5 adalah kemampuan merekam video RAW 16-bit secara internal menggunakan format X-OCN.
Fitur ini menjadikan FX5 sebagai kamera Cinema Line pertama yang mampu menyimpan file RAW langsung ke media penyimpanan internal, tanpa memerlukan perangkat perekam eksternal.
Dengan demikian, alur kerja produksi menjadi lebih praktis sekaligus mempermudah proses pascaproduksi, terutama bagi pembuat film yang membutuhkan kualitas gambar maksimal.
Dibekali Stabilisasi 5 Sumbu dan Sistem Pendingin Internal
Untuk menunjang penggunaan dalam sesi perekaman berdurasi panjang, Sony membekali FX5 dengan sistem stabilisasi gambar optik lima sumbu.
Teknologi ini membantu meredam guncangan ketika kamera digunakan tanpa tripod sehingga hasil video tetap stabil.
Sony juga menyematkan kipas pendingin internal yang berfungsi menjaga suhu perangkat tetap optimal selama proses perekaman beresolusi tinggi dalam waktu lama.
Desain Ringkas dengan Dukungan Aksesori Profesional
Dari sisi desain, Sony FX5 mengusung bodi yang ringkas namun tetap dirancang untuk kebutuhan produksi profesional.
Kamera ini dilengkapi layar sentuh lipat berukuran 3,5 inci yang memudahkan pengoperasian dari berbagai sudut pengambilan gambar.
Sony turut menyediakan sejumlah titik pemasangan aksesori langsung pada bodi kamera. Dengan demikian, pengguna dapat memasang perlengkapan tambahan tanpa harus menggunakan camera cage.
FX5 juga kompatibel dengan aplikasi Monitor & Control serta Catalyst Prepare untuk mendukung proses monitoring, pengelolaan, hingga penyuntingan video.
Bagi pengguna yang membutuhkan viewfinder, kamera ini mendukung pemasangan electronic viewfinder (EVF) OLED yang tersedia sebagai aksesori terpisah.
Harga Sony FX5
Sony menghadirkan FX5 dalam dua pilihan paket penjualan.
Varian body only dipasarkan dengan harga 4.899 dollar AS atau sekitar Rp88,1 juta.
Sementara itu, paket yang sudah dilengkapi adaptor audio XLR terbaru dijual seharga 5.499 dollar AS atau sekitar Rp98,9 juta.
Adaptor tersebut mendukung perekaman audio empat kanal dengan kualitas 32-bit float sehingga mampu menghasilkan kualitas suara yang lebih baik untuk kebutuhan produksi profesional.
Hingga saat ini Sony masih belum mengumumkan ketersediaan maupun jadwal peluncuran Sony FX5 di pasar Indonesia.
Kesimpulan
Sony FX5 hadir sebagai kamera sinema full-frame yang menawarkan kombinasi teknologi AI, kemampuan merekam hingga resolusi 5K, dukungan RAW 16-bit internal, serta fitur Open Gate Recording yang memberikan fleksibilitas lebih dalam proses penyuntingan.
Dengan berbagai peningkatan tersebut, kamera ini menjadi pilihan menarik bagi pembuat film, videografer, maupun kreator konten profesional yang membutuhkan perangkat berperforma tinggi dalam desain yang tetap ringkas.
Baca Juga:








