Bagi kamu yang menjalankan bisnis pasti tahu bahwasannya digital marketing adalah alat yang mampu untuk meningkatkan penjualan. Namun mungkin banyak pemilik bisnis yang masih merasa bingung bagaimana cara memulai digital marketing tersebut.

Tapi, jangan khawatir, Pelitadigital kali ini akan membagikan bagaimana cara memulai digital marketing khususnya bagi para pemula. Yuk Pelajari cara memulai digital marketing untuk pemula di bawah ini agar membantu mengembangkan bisnis kamu.

Bagaimana Cara Memulai Digital Marketing?

Apakah kamu ingin memulai tentang pemasaran digital? Jika iya, pelajari Cara Memulai Digital Marketing di bawah ini.

1. Kamu memiliki produk dan target pasar

Langkah pertama dalam belajar digital marketing adalah memiliki produk dan target pasar. kamu dapat membuat produk dari masalah yang dihadapi oleh komunitas kamu dan menjadikan kelompok komunitas tersebut sebagai target pasar produk kamu. Sebaliknya, kamu dapat menentukan terlebih dahulu siapa pelanggan kamu dan mengembangkan produk kamu sebagai solusi untuk masalah yang mereka hadapi.

2. Pilih produk yang menawarkan solusi terbaik

Kesalahpahaman yang umum terjadi saat membangun produk adalah solusi yang diberikan bukanlah solusi terbaik untuk masalah yang dihadapi. Pada akhirnya, konsumen dan target pasar akan meninggalkan produk kita dan mencari produk yang lebih baik. kamu tidak ingin hal itu terjadi, bukan?

Baca Juga :   Tugas Digital Marketer, Profesi Yang Banyak Dicari Perusahaan Saat Ini

3. Membuat situs web pribadi

Cara belajar digital marketing selanjutnya adalah dengan membuat website pribadi untuk bisnis kamu. Perlu diketahui bahwa website ini dibuat setelah mendapatkan produk dan menentukan target pasar yang sesuai. Ada banyak marketplace yang bisa digunakan, namun akan lebih baik jika kamu memiliki website sendiri untuk membuktikan kredibilitas dan keahlian perusahaan yang kamu jalankan.

4. Membangun media sosial

Setelah membuat website, kamu bisa beralih ke media sosial. Tujuannya tidak lain adalah untuk membangun kesadaran merek dan alat promosi. Kuncinya adalah memilih media sosial yang tepat untuk target audiens kamu.

Misalnya, pilih Instagram atau YouTube untuk kelompok target remaja. Jika kamu seorang profesional, pilih LinkedIn. Di sisi lain, untuk pemirsa yang tinggal di kota-kota kecil, Facebook bisa menjadi pilihan yang efektif.

5. Kembangkan SEO, SEM, dan Iklan Media Sosial

  • Search Engine Optimization (SEO) adalah teknik mengoptimalkan website agar produk yang kita tawarkan muncul di mesin pencari ketika orang mencarinya.
  • Search Engine Marketing (SEM) adalah teknik mengoptimalkan website agar muncul di mesin pencari dengan menggunakan iklan.
  • Social Media Ads adalah istilah untuk memanfaatkan iklan di Facebook, Twitter, atau Instagram.

6. Pemasaran Melalui Influencer yang Sesuai dengan Brand kamu

Menurut para ahli, influencer adalah bentuk pemasaran media sosial yang menggunakan endorsement yang dilakukan oleh satu atau beberapa influencer. Biasanya, influencer memiliki branding tersendiri sehingga para pengikutnya sudah menaruh kepercayaan kepada mereka, misalnya olahraga, kecantikan, atau bahkan elektronik.

Jadi, jika ada produk yang direkomendasikan oleh influencer tersebut, kemungkinan besar banyak pengikutnya yang akan membeli produk yang dipromosikan dan sebagian sudah aware dengan brand tersebut.

Baca Juga :   Menguak Misteri Hard Skill dalam Dunia Marketing dan Digital Marketing: Apa Saja yang Harus Anda Kuasai?

7. Copywriting yang Menarik

Kemudian Copywriting juga menjadi salah satu cara belajar digital marketing yang dapat membantu kamu mengembangkan bisnis. Copywriting sendiri merupakan teknik membuat tulisan yang persuasif dan menarik agar orang membeli produk yang ditawarkan. Contoh penerapan copywriting terdapat pada caption singkat yang terdapat pada media sosial Instagram.

8. Newsletter atau Email Marketing

Email marketing adalah teknologi pemanfaatan layanan email untuk kegiatan promosi kepada konsumen.

9. WhatsApp untuk Bisnis

WhatsApp memiliki basis pengguna yang besar di Indonesia. kamu bisa memanfaatkan ini sebagai cara efektif untuk belajar digital marketing. Gunakan Whatsapp for Business untuk akun bisnis kamu.

Pasalnya, aplikasi khusus ini memiliki banyak fitur untuk menampilkan profil bisnis, katalog produk, dan fitur statistik pesan. WhatsApp for Business juga dapat membantu kamu membalas pesan calon pembeli melalui fitur pesan otomatis.

Baca Juga: Penting Banget! Simak Peran Digital Marketing Sekarang!

10. Alat pemasaran untuk penggalian data

Di era bisnis digital, pemasaran berbasis data menjadi salah satu faktor keberhasilan strategi pemasaran digital yang digunakan oleh banyak perusahaan. Melalui pemasaran berbasis data, metode ini telah terbukti dapat memaksimalkan laba atas investasi (ROI). Secara lebih spesifik, pemasaran berbasis data membantu mengurangi pemborosan, meningkatkan alokasi sumber daya, dan memaksimalkan upaya pemasaran.

Pemasaran berbasis data menggunakan berbagai teknik, termasuk: Pemasaran berbasis orang, kecerdasan buatan, analisis prediktif, dll. Selain itu, ada beberapa alat yang harus dimiliki oleh pemasar yang dapat digunakan untuk mendukung pemasaran berbasis data, seperti Google Analytics dan Hootsuite. Nah, itulah tadi Cara Memulai Digital Marketing. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :   Menggali Pengetahuan Seputar Agunan, Jaminan, dan Penjamin Kredit: Panduan Lengkap
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *