Tips & Trik

Cara Cek Sisa Umur HP Android dan Masa Dukungan Keamanannya

Pelitadigital.com – Menggunakan HP Android selama bertahun-tahun bukan berarti perangkat tersebut akan langsung berhenti berfungsi ketika memasuki usia tertentu. Namun, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan pengguna, yaitu masa dukungan perangkat dari produsen dan pengembang.

Setiap smartphone memiliki periode dukungan yang berbeda. Ada perangkat yang hanya mendapatkan pembaruan selama beberapa tahun, sementara model tertentu dapat memperoleh dukungan hingga sekitar tujuh tahun. Setelah periode tersebut berakhir, HP masih mungkin digunakan untuk aktivitas sehari-hari, tetapi pembaruan sistem dan keamanan biasanya tidak lagi tersedia.

Karena itu, mengetahui sisa masa dukungan HP dapat membantu pengguna menentukan apakah perangkat masih layak digunakan untuk kebutuhan penting atau mulai mempertimbangkan penggantian.

Masa Dukungan HP Android Tidak Sama

Umur penggunaan sebuah smartphone tidak hanya ditentukan oleh kondisi baterai, layar, atau performa prosesor. Dukungan perangkat lunak juga menjadi faktor yang tidak kalah penting.

Pada Android, terdapat dua jenis pembaruan yang perlu diperhatikan. Pertama adalah pembaruan sistem operasi yang biasanya menghadirkan versi Android baru, fitur tambahan, serta sejumlah peningkatan pada perangkat.

Kedua adalah pembaruan keamanan. Jenis pembaruan ini diberikan untuk memperbaiki celah keamanan, mengatasi bug, dan membantu melindungi perangkat dari berbagai ancaman yang dapat memanfaatkan kelemahan sistem.

Durasi dukungan tersebut berbeda-beda antara satu merek dan model HP dengan lainnya. Karena itu, usia fisik smartphone saja belum cukup untuk mengetahui apakah perangkat masih mendapatkan dukungan resmi.

Cara Mengetahui Model HP Android

Sebelum memeriksa sisa masa dukungan, pengguna perlu mengetahui model smartphone yang sedang digunakan. Informasi tersebut dapat ditemukan langsung melalui menu pengaturan perangkat.

Caranya cukup sederhana. Buka menu Pengaturan atau Settings, kemudian masuk ke bagian System. Setelah itu, pilih About Phone atau Tentang Ponsel.

Pada bagian tersebut biasanya tersedia informasi mengenai nama, model, serta detail perangkat. Catat model HP secara tepat karena informasi tersebut akan digunakan ketika melakukan pengecekan melalui situs yang menyediakan data masa dukungan perangkat.

Cara Cek Sisa Umur HP Android

Setelah mengetahui model smartphone, pengguna dapat mengecek perkiraan masa dukungannya melalui situs endoflife.date.

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

  1. Buka menu Pengaturan di HP Android.
  2. Masuk ke System, kemudian pilih About Phone untuk mengetahui model perangkat.
  3. Buka situs endoflife.date melalui browser.
  4. Pilih kategori Device.
  5. Pilih merek HP yang digunakan, misalnya Samsung.
  6. Cari model smartphone sesuai dengan perangkat yang dimiliki.
  7. Periksa informasi tanggal rilis serta periode Android Updates dan Security Updates.

Informasi tersebut dapat memberikan gambaran mengenai kapan perangkat mulai dirilis dan sampai kapan dukungan pembaruan sistem maupun keamanan diberikan.

Perhatikan Indikator Warna

Saat membuka informasi perangkat di situs tersebut, pengguna juga dapat menemukan indikator warna yang membantu membaca status masa dukungan.

Warna hijau menunjukkan bahwa perangkat masih berada dalam periode dukungan yang relatif aman. Sementara itu, warna kuning menjadi tanda bahwa masa dukungan mulai mendekati batas akhir.

Jika indikator berubah menjadi merah, pengguna perlu lebih memperhatikan kondisi dukungan perangkat karena masa yang tersedia dapat sudah mendekati akhir atau telah terlewati.

Indikator tersebut dapat menjadi pertimbangan tambahan sebelum memutuskan untuk tetap menggunakan HP dalam jangka panjang.

HP yang Sudah Tidak Didukung Masih Bisa Dipakai

Berakhirnya masa dukungan tidak berarti HP Android akan langsung mati atau tidak dapat digunakan. Perangkat tetap bisa menjalankan berbagai fungsi dasar selama hardware dan aplikasi yang digunakan masih kompatibel.

Pengguna masih dapat melakukan panggilan telepon, mengirim pesan, menggunakan aplikasi tertentu, serta menjalankan aktivitas lain seperti biasa. Hanya saja, perangkat tidak lagi memperoleh pembaruan sistem dan patch keamanan dari pengembang.

Kondisi ini membuat pengguna perlu lebih berhati-hati, terutama ketika smartphone digunakan untuk aktivitas yang berkaitan dengan data penting.

Risiko Menggunakan HP yang Tidak Mendapat Pembaruan Keamanan

Tidak adanya pembaruan keamanan dapat menjadi persoalan ketika HP digunakan untuk aktivitas yang membutuhkan perlindungan data tinggi.

Perangkat yang sudah tidak mendapatkan patch keamanan berpotensi memiliki celah yang tidak lagi diperbaiki. Dalam kondisi tertentu, celah tersebut dapat dimanfaatkan oleh malware atau pihak yang ingin mengakses data pengguna.

Risikonya menjadi lebih penting ketika HP digunakan untuk perbankan online, belanja melalui internet, mengakses email, maupun menyimpan informasi akun dan kata sandi.

Karena itu, pengguna sebaiknya tidak hanya melihat apakah HP masih bisa digunakan. Status pembaruan keamanan juga perlu menjadi pertimbangan ketika menentukan apakah perangkat masih sesuai untuk aktivitas sehari-hari.

Cek Masa Dukungan Sebelum Terlambat

Mengetahui sisa umur HP Android tidak selalu berarti menghitung berapa tahun perangkat tersebut dapat menyala. Yang lebih penting adalah mengetahui berapa lama produsen masih memberikan dukungan perangkat lunak dan keamanan.

Dengan mengecek model HP melalui menu About Phone dan membandingkannya dengan informasi masa dukungan di endoflife.date, pengguna dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi perangkat.

Jika masa dukungan masih panjang, HP tentu dapat terus digunakan dengan lebih tenang. Namun, apabila sudah mendekati atau melewati batas dukungan, pengguna perlu mempertimbangkan risiko keamanan, khususnya jika smartphone digunakan untuk transaksi keuangan dan menyimpan informasi pribadi.

Pada akhirnya, keputusan mengganti HP tidak hanya bergantung pada performa atau kondisi fisik perangkat. Masa dukungan software juga menjadi salah satu indikator penting untuk menentukan apakah sebuah smartphone masih layak digunakan dalam jangka panjang.

Sebelumnya

Perbandingan Chery Q dan Honda Super-ONE - Dimensi, Performa, Baterai hingga Harga

Selanjutnya

Syarat dan Cara Daftar Bantuan UMKM, Pelaku Usaha Wajib Tahu

Pelita Digital