Tips & Trik

Cara Meningkatkan FPS di HP Xiaomi untuk Pengalaman Gaming yang Lebih Mulus

Pelitadigital.com – Bagi penggemar game mobile, kelancaran visual menjadi salah satu faktor yang menentukan kenyamanan bermain. Salah satu indikator utama yang sering diperhatikan adalah FPS atau frames per second. Semakin tinggi angka FPS, semakin halus pergerakan gambar yang ditampilkan di layar sehingga respons permainan terasa lebih cepat dan akurat.

Hal ini sangat penting untuk game kompetitif seperti PUBG Mobile maupun Call of Duty Mobile yang menuntut reaksi cepat dalam setiap pertandingan. Namun, tidak sedikit pengguna HP Xiaomi yang merasa perangkat mereka belum mampu mengeluarkan performa maksimal saat bermain game.

Padahal dalam banyak kasus, keterbatasan tersebut bukan berasal dari kemampuan hardware, melainkan karena adanya pembatasan FPS yang diterapkan melalui sistem perangkat.

Mengapa FPS di HP Xiaomi Sering Dibatasi?

Xiaomi diketahui menerapkan batasan frame rate pada sejumlah perangkatnya. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga kestabilan suhu perangkat sekaligus mengurangi konsumsi daya baterai saat digunakan dalam waktu lama.

Akibatnya, beberapa smartphone yang sebenarnya mampu menjalankan game pada frame rate tinggi justru hanya menampilkan performa maksimal di angka 60 FPS. Bagi sebagian gamer, kondisi ini membuat potensi perangkat tidak dimanfaatkan secara optimal.

Apakah FPS di HP Xiaomi Bisa Ditingkatkan?

Secara teknis, FPS pada HP Xiaomi memang dapat ditingkatkan. Namun, cara ini tidak tersedia secara resmi dan memerlukan modifikasi sistem Android.

Metode yang digunakan memanfaatkan sebuah modul bernama FPS Limit Remover yang dipasang melalui Magisk. Fungsi utama modul tersebut adalah menghapus batasan frame rate yang diterapkan sistem sehingga perangkat dapat menjalankan game sesuai kemampuan hardware yang dimiliki.

Meski demikian, proses ini hanya bisa dilakukan pada perangkat yang telah memperoleh akses root.

Langkah-Langkah Meningkatkan FPS di HP Xiaomi

Sebelum memulai, pengguna perlu memahami bahwa proses ini melibatkan perubahan pada sistem perangkat. Oleh karena itu, lakukan dengan hati-hati dan pastikan seluruh data penting telah dicadangkan.

1. Membuka Bootloader

Tahap pertama yang harus dilakukan adalah melakukan unlock bootloader pada perangkat Xiaomi.

Proses ini memungkinkan pengguna memperoleh akses lebih luas terhadap sistem Android. Namun, perlu diketahui bahwa seluruh data di dalam perangkat akan terhapus selama proses berlangsung.

Selain itu, Xiaomi biasanya menerapkan masa tunggu setelah pengguna mengajukan permintaan unlock bootloader sebelum proses dapat dilanjutkan.

2. Menginstal Magisk

Setelah bootloader berhasil dibuka, langkah berikutnya adalah memasang Magisk.

Magisk merupakan aplikasi populer yang memungkinkan pengguna memperoleh akses root tanpa mengubah sistem secara permanen. Aplikasi ini juga menjadi sarana untuk menginstal berbagai modul tambahan, termasuk FPS Limit Remover.

Metode pemasangan Magisk dapat berbeda pada setiap model Xiaomi sehingga pengguna perlu mencari panduan yang sesuai dengan perangkat yang digunakan.

3. Mengunduh dan Memasang FPS Limit Remover

Setelah Magisk terpasang, pengguna dapat mencari modul FPS Limit Remover melalui aplikasi tersebut.

Jika modul tidak tersedia di daftar pencarian, pengguna dapat mengunduhnya secara manual dari sumber yang terpercaya. Setelah proses instalasi selesai, ikuti seluruh instruksi yang muncul hingga pemasangan berhasil dilakukan.

4. Restart Perangkat

Tahap terakhir adalah melakukan restart atau memulai ulang smartphone.

Setelah perangkat menyala kembali, perubahan konfigurasi akan mulai diterapkan dan batas FPS yang sebelumnya terkunci dapat dihapus sesuai dukungan hardware yang tersedia.

Seberapa Besar Pengaruhnya terhadap Performa Game?

Peningkatan FPS yang diperoleh bisa berbeda pada setiap perangkat. Faktor seperti chipset, sistem pendingin, dan optimasi game turut memengaruhi hasil akhir.

Sebagai contoh, perangkat yang sebelumnya hanya menjalankan PUBG Mobile pada 60 FPS dapat memperoleh frame rate lebih tinggi setelah pembatas sistem dihapus. Dalam kondisi tertentu, performa bahkan dapat menembus 90 FPS dengan pengaturan grafis yang sesuai.

Meski demikian, hasil tersebut tidak dapat disamakan untuk semua smartphone Xiaomi. Jika perangkat memiliki keterbatasan hardware atau sering mengalami suhu tinggi, peningkatan performa mungkin tidak terlalu signifikan.

Risiko yang Perlu Dipahami Sebelum Mencoba

Sebelum memutuskan melakukan modifikasi sistem, ada beberapa konsekuensi yang perlu dipertimbangkan.

Konsumsi Baterai Lebih Boros

Frame rate yang lebih tinggi membutuhkan tenaga pemrosesan yang lebih besar. Dampaknya, daya baterai akan terkuras lebih cepat dibanding penggunaan normal.

Suhu Perangkat Meningkat

Semakin tinggi FPS yang dijalankan, semakin berat pula beban kerja chipset. Kondisi ini dapat menyebabkan suhu perangkat meningkat saat bermain game dalam durasi panjang.

Apabila suhu terlalu tinggi, sistem biasanya akan menurunkan performa secara otomatis untuk melindungi komponen internal.

Tidak Semua Game Mendukung

Perlu diketahui bahwa beberapa game memiliki batas FPS internal yang ditentukan langsung oleh pengembangnya. Dalam kondisi seperti ini, penghapusan batas FPS dari sistem Android belum tentu memberikan perubahan yang signifikan.

Garansi Bisa Hangus

Proses root dan modifikasi sistem umumnya dapat memengaruhi status garansi resmi perangkat. Jika terjadi kerusakan atau masalah setelah proses modifikasi dilakukan, tanggung jawab sepenuhnya berada di tangan pengguna.

Apakah Cara Ini Layak Dicoba?

Bagi pengguna yang gemar melakukan kustomisasi Android dan memahami risiko teknis yang ada, metode ini dapat menjadi solusi untuk membuka potensi penuh perangkat Xiaomi saat bermain game.

Namun, bagi pengguna yang lebih mengutamakan keamanan sistem, stabilitas perangkat, dan perlindungan garansi resmi, langkah ini sebaiknya dipertimbangkan dengan matang.

Pada akhirnya, peningkatan FPS memang mampu menghadirkan pengalaman gaming yang lebih responsif dan nyaman. Akan tetapi, manfaat yang diperoleh harus diseimbangkan dengan risiko yang menyertai proses modifikasi sistem tersebut.

Baca Juga:

Sebelumnya

Perbandingan Honda Vario Evo 160 dan Yamaha Aerox Alpha, Mana yang Lebih Worth It?

Selanjutnya

Mengenal Kannonbiraki Benihime Aratame, Bankai Rahasia Kisuke Urahara yang Punya Kemampuan Rekonstruksi Unik

Pelita Digital