Hisense A10 Pro dan A10 Ultra Resmi Meluncur, Bawa Layar E-Ink dan LCD Magnetik
Pelitadigital.com – Hisense resmi memperkenalkan dua smartphone terbarunya, Hisense A10 Pro dan A10 Ultra. Keduanya menawarkan konsep yang cukup berbeda dibandingkan smartphone pada umumnya karena menggunakan layar e-ink sebagai panel utama serta layar warna tambahan yang dapat dipasang dan dilepas secara magnetis.
Kehadiran dua perangkat ini memperluas jajaran smartphone e-ink Hisense setelah sebelumnya perusahaan meluncurkan Hisense A10 reguler pada Juli lalu. Konsep yang ditawarkan ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan perangkat untuk membaca, tetapi tetap ingin memiliki akses ke pengalaman visual berwarna ketika diperlukan.
Layar E-Ink Jadi Fitur Utama Hisense A10 Pro dan A10 Ultra
Hisense A10 Pro dan A10 Ultra sama-sama menggunakan panel e-ink Carta 1300 berukuran 6,13 inci. Layarnya memiliki resolusi 1.648 x 824 piksel dengan kepadatan 300 ppi.
Panel tersebut mampu menampilkan 256 tingkat grayscale serta mendukung 36 tingkat pencahayaan depan dua warna. Teknologi e-ink membuat tampilan pada layar lebih menyerupai tinta pada kertas dibandingkan panel LCD atau OLED yang umum digunakan smartphone.
Layar e-ink bekerja dengan memanfaatkan cahaya lingkungan yang dipantulkan untuk menghasilkan gambar. Hisense menyebut panel pada kedua perangkat tidak memiliki cahaya biru dan tidak mengalami flicker atau kedipan.
Karakteristik tersebut membuat layar utama lebih diarahkan untuk aktivitas seperti membaca buku elektronik, belajar, hingga memberikan anotasi pada dokumen PDF.
Namun, pengguna perlu memahami konsekuensinya. Layar e-ink memiliki refresh rate yang lebih rendah dibandingkan layar smartphone konvensional. Karena itu, pergerakan animasi maupun perpindahan tampilan tidak akan terasa semulus panel LCD atau OLED.
Punya Layar LCD Magnetik yang Bisa Dilepas
Keunikan lain dari Hisense A10 Pro dan A10 Ultra terletak pada layar tambahan di bagian belakang. Kedua smartphone dapat menggunakan panel LCD berwarna berukuran 4,96 inci yang dipasang melalui mekanisme magnetis.
Layar tambahan ini memungkinkan pengguna beralih dari pengalaman e-ink ke tampilan berwarna ketika membutuhkan visual yang lebih menyerupai smartphone biasa.
Saat terpasang, panel LCD tersebut dapat digunakan untuk aktivitas seperti membuka media sosial, menonton video pendek, serta melihat komik, gambar, dan grafik berwarna.
Konsep tersebut membuat satu perangkat dapat digunakan untuk dua kebutuhan berbeda. Layar e-ink lebih cocok untuk aktivitas statis seperti membaca, sedangkan layar warna dapat digunakan ketika konten membutuhkan tampilan visual yang lebih dinamis.
Meski memiliki konsep layar tambahan yang sama, kelengkapan aksesori kedua model berbeda.
Hisense A10 Ultra sudah menyertakan layar warna magnetik dalam paket penjualannya. Sementara itu, Hisense A10 Pro hanya memiliki kontak magnetik yang terintegrasi pada bodi. Layar warna tambahannya harus dibeli secara terpisah.
Mengandalkan Qualcomm QCM6690
Untuk performa, Hisense A10 Pro dan A10 Ultra ditenagai prosesor octa-core Qualcomm QCM6690 yang diproduksi menggunakan fabrikasi 4 nm.
Chip tersebut mendukung konektivitas 5G dan telah dioptimalkan untuk perangkat berbasis e-ink. Hisense juga menerapkan pengaturan konsumsi daya yang menyesuaikan aktivitas pengguna.
Ketika digunakan untuk membaca secara statis, sistem dapat secara otomatis menurunkan frekuensi prosesor sekaligus konsumsi daya. Sebaliknya, ketika menjalankan tugas yang lebih berat, performa prosesor dapat ditingkatkan agar antarmuka tetap responsif.
Keduanya menjalankan Android 16 sejak pertama kali digunakan. Hisense juga menyatakan perangkat mendukung pembaruan sistem dan patch keamanan dalam jangka panjang.
Baterai 4.000 mAh dan Pengisian Nirkabel
Hisense membekali kedua smartphone dengan baterai berkapasitas 4.000 mAh. Pengisian daya kabel mendukung daya hingga 18 watt, sedangkan pengisian daya nirkabel mencapai 15 watt.
Khusus Hisense A10 Ultra, pengguna juga mendapatkan dukungan pengisian daya nirkabel magnetik.
Kombinasi layar e-ink dan pengaturan konsumsi daya pada prosesor menjadi salah satu aspek yang menarik dari perangkat ini. Pasalnya, penggunaan layar e-ink untuk aktivitas membaca secara statis memungkinkan perangkat mengurangi kebutuhan pemrosesan dibandingkan penggunaan layar smartphone konvensional secara terus-menerus.
Kamera 48 MP dan Fitur Pendukung
Meski lebih menonjolkan kemampuan membaca dan teknologi layarnya, Hisense A10 Pro dan A10 Ultra tetap dibekali sistem kamera.
Keduanya memiliki kamera utama 48 MP di bagian belakang dan kamera depan 8 MP.
Fitur pendukung lainnya mencakup NFC, WiFi 6, perekaman panggilan, serta fitur penggandaan aplikasi. Dengan kelengkapan tersebut, kedua perangkat tetap dapat menjalankan fungsi smartphone modern meski memiliki fokus berbeda dari kebanyakan ponsel di pasaran.
Spesifikasi Hisense A10 Pro dan A10 Ultra
Secara umum, kedua smartphone memiliki sejumlah spesifikasi utama yang sama. Keduanya menggunakan layar e-ink Carta 1300 6,13 inci, chipset Qualcomm QCM6690, baterai 4.000 mAh, kamera utama 48 MP, kamera depan 8 MP, serta sistem operasi Android 16.
Keduanya juga memiliki bobot 190 gram dan tersedia dalam pilihan warna Moon White serta Bamboo Green.
Perbedaan utama terlihat pada kelengkapan layar warna magnetik. A10 Ultra sudah mendapatkan panel tersebut dalam kotak penjualan, sedangkan pengguna A10 Pro perlu membelinya secara terpisah.
A10 Ultra juga menawarkan fitur pengisian daya nirkabel magnetik yang tidak disebutkan tersedia pada A10 Pro.
Harga Hisense A10 Pro dan A10 Ultra
Hisense A10 Pro dan A10 Ultra dipasarkan dalam tiga pilihan konfigurasi memori. Berikut daftar harga yang dihimpun dari sumber:
Harga Hisense A10 Pro
- 8 GB/128 GB: 2.799 yuan atau sekitar Rp 7,3 juta
- 8 GB/256 GB: 2.999 yuan atau sekitar Rp 7,9 juta
- 12 GB/512 GB: 3.499 yuan atau sekitar Rp 9,2 juta
Harga Hisense A10 Ultra
- 8 GB/128 GB: 3.198 yuan atau sekitar Rp 8,4 juta
- 8 GB/256 GB: 3.398 yuan atau sekitar Rp 8,9 juta
- 12 GB/512 GB: 3.898 yuan atau sekitar Rp 10,2 juta
Harga tersebut merupakan harga yang tercantum dalam yuan beserta perkiraan konversinya ke rupiah. Informasi mengenai harga dan ketersediaan resmi di pasar Indonesia tidak disebutkan dalam sumber.
Hisense A10 Pro dan A10 Ultra Menawarkan Konsep Smartphone Berbeda
Hisense A10 Pro dan A10 Ultra tidak mencoba mengikuti tren smartphone dengan layar OLED beresolusi tinggi dan refresh rate tinggi. Sebaliknya, Hisense menawarkan pendekatan yang lebih spesifik dengan menjadikan layar e-ink sebagai panel utama.
Konsep tersebut membuat kedua perangkat lebih menarik bagi pengguna yang sering membaca e-book, mempelajari dokumen, atau membutuhkan tampilan yang lebih menyerupai kertas.
Di sisi lain, keberadaan layar LCD magnetik memberikan fleksibilitas ketika pengguna membutuhkan tampilan berwarna. A10 Ultra bahkan langsung menyertakan panel tersebut dalam paket penjualan, sementara A10 Pro memberikan pilihan kepada pengguna untuk membelinya secara terpisah.
Dengan perpaduan layar e-ink dan LCD yang dapat dilepas-pasang, Hisense A10 Pro dan A10 Ultra menunjukkan bahwa smartphone tidak selalu harus mengandalkan satu jenis layar untuk seluruh kebutuhan. Keduanya menawarkan pendekatan berbeda dengan menempatkan kebutuhan membaca dan penggunaan smartphone berwarna dalam satu perangkat.
Baca Juga :








