Gadget

HyperOS 4 Resmi Dirilis, Bawa Tampilan Baru, Performa Lebih Ringan, dan Fitur AI

Sumber Gambar : Telset

Pelitadigital.com – Xiaomi resmi memperkenalkan HyperOS 4 pada Kamis, 13 Agustus 2026. Sistem antarmuka terbaru ini menjadi penerus HyperOS 3 dengan sejumlah perubahan yang tidak hanya menyasar tampilan, tetapi juga performa, efisiensi penggunaan memori, daya tahan baterai, hingga kemampuan kecerdasan buatan (AI).

Untuk tahap awal, HyperOS 4 baru tersedia dalam versi beta publik di China. Xiaomi belum memberikan informasi mengenai jadwal resmi distribusinya ke pasar global. Meski demikian, pembaruan ini menjadi salah satu langkah Xiaomi untuk memperkuat integrasi AI sekaligus meningkatkan pengalaman penggunaan perangkat dalam aktivitas sehari-hari.

HyperOS 4 Hadir dengan Desain Soft Light Glass

Salah satu perubahan yang paling mudah terlihat pada HyperOS 4 adalah desain antarmukanya. Xiaomi memperkenalkan konsep baru bernama Soft Light Glass yang mengandalkan elemen transparan serta efek pencahayaan pada berbagai bagian sistem.

Konsep tersebut diterapkan pada Quick Settings, tombol menu, widget, folder, hingga sejumlah elemen antarmuka lainnya. Perubahan ini membuat tampilan sistem terasa lebih modern dan memberikan kesan visual yang lebih dinamis dibandingkan generasi sebelumnya.

Xiaomi juga memberikan pilihan pengaturan jam berukuran besar pada layar kunci. Pengguna memiliki fleksibilitas lebih dalam menyesuaikan tampilan lock screen sesuai kebutuhan.

Selain itu, sistem notifikasi kini mendukung tampilan bertumpuk. Perubahan tersebut ditujukan untuk membuat berbagai pemberitahuan tetap tertata ketika jumlah notifikasi yang masuk cukup banyak.

Integrated Device Centre juga mendapatkan pembaruan tata letak. Fitur ini dirancang untuk memudahkan pengguna berpindah atau mengelola koneksi antarperangkat dalam ekosistem Xiaomi.

Sejumlah Aplikasi Bawaan Mendapat Penyegaran

Pembaruan HyperOS 4 tidak hanya berhenti pada tampilan sistem utama. Xiaomi turut memperbarui desain dan animasi pada beberapa aplikasi bawaan.

Aplikasi Phone, misalnya, kini memiliki tab bawah dengan desain mengambang. Sementara itu, aplikasi Gallery mendapatkan peningkatan efek blur yang membuat sejumlah bagian tampil lebih halus.

Pembaruan tersebut menunjukkan bahwa Xiaomi mencoba menghadirkan pengalaman visual yang lebih konsisten antara sistem operasi dan aplikasi bawaan.

Dengan desain baru ini, perubahan HyperOS 4 tidak sekadar terlihat pada halaman pengaturan atau layar utama. Pengguna juga akan menemukan sejumlah perbedaan ketika menjalankan aplikasi yang sudah terintegrasi dengan sistem.

HyperOS 4 Dirancang Lebih Ringan

Selain perubahan tampilan, Xiaomi memberikan perhatian besar terhadap performa. HyperOS 4 dirancang agar dapat bekerja dengan penggunaan memori yang lebih rendah dibandingkan HyperOS 3.

Xiaomi juga merancang ulang lingkungan runtime aplikasi agar aplikasi bawaan dapat berjalan dengan lebih efisien. Optimalisasi tersebut diharapkan dapat menjaga respons perangkat ketika digunakan dalam waktu lama.

Dalam pengujian internal Xiaomi, waktu yang dibutuhkan untuk membuka 30 aplikasi secara berurutan setelah perangkat digunakan dalam jangka panjang berkurang 17,5 persen. Sementara itu, frame drop selama penggunaan dalam waktu panjang diklaim berkurang hingga 28,9 persen.

Peningkatan tersebut turut memanfaatkan teknologi AI. Sistem dapat memprediksi sumber daya yang kemungkinan dibutuhkan pengguna berikutnya, kemudian menyiapkannya di RAM sebelum perintah diberikan.

Pendekatan ini memungkinkan sumber daya tertentu tersedia lebih cepat ketika aplikasi atau fitur tersebut benar-benar digunakan. Dengan demikian, optimasi tidak hanya bergantung pada peningkatan kemampuan perangkat keras, tetapi juga bagaimana sistem mengelola sumber daya yang tersedia.

Pengguliran Gallery Lebih Cepat

Peningkatan performa juga terasa pada aplikasi Gallery. Xiaomi mengklaim kecepatan pengguliran thumbnail foto dapat meningkat hingga 90 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Optimalisasi juga dilakukan pada pemrosesan foto HDR. HyperOS 4 diklaim mampu menyelesaikan pemrosesan HDR dalam waktu sekitar 240 milidetik. Angka tersebut lebih cepat dibandingkan HyperOS 3 yang membutuhkan sekitar 310 milidetik.

Pengalaman multimedia turut menjadi perhatian Xiaomi. Sistem pemutaran video dioptimalkan untuk mengurangi penurunan frame sehingga pemutaran diharapkan terasa lebih stabil.

Di sisi lain, Xiaomi juga menyebut adanya peningkatan daya tahan baterai dibandingkan HyperOS 3. Optimalisasi sistem dan pengelolaan sumber daya menjadi bagian dari upaya tersebut.

HyperOS 4 Perkuat Integrasi AI

Fitur berbasis AI menjadi salah satu bagian penting dalam HyperOS 4. Xiaomi tidak hanya menempatkan AI sebagai fitur tambahan, tetapi menggunakannya untuk membantu sejumlah aktivitas yang sebelumnya membutuhkan proses manual.

Pada aplikasi Recorder, misalnya, sistem dapat membuat rangkuman dan mengambil poin penting dari rekaman suara. HyperOS 4 juga dapat melewati bagian rekaman yang tidak berisi percakapan sehingga pengguna lebih mudah menemukan informasi penting.

Super XiaoAI Input Method mendapatkan kemampuan voice-to-text yang lebih terstruktur. Fitur tersebut juga mendukung input terjemahan suara secara real-time.

Sementara itu, AI Voice Notes memungkinkan pengguna memasukkan gambar ke dalam catatan. AI kemudian dapat mengambil kesimpulan dari informasi tersebut dan membuat daftar tugas yang berkaitan.

Kemampuan tersebut menunjukkan bahwa Xiaomi mulai mengarahkan AI untuk membantu pengelolaan informasi, bukan hanya menjalankan perintah sederhana.

Super AI Assistant 2.0 Bisa Mengelola Berbagai Perintah

Xiaomi juga memperkenalkan Super AI Assistant 2.0 yang mengandalkan model AI buatannya sendiri bernama MiMo.

Asisten ini dirancang untuk menangani berbagai kebutuhan, mulai dari melakukan transkripsi suara, mengatur catatan, mencari foto di Gallery, membuat rencana perjalanan, hingga mengontrol perangkat smart home dan mobil pintar.

Untuk perintah yang lebih kompleks, Super AI Assistant 2.0 menggunakan Super Island. Antarmuka tersebut muncul di sekitar kamera depan untuk memberikan tanda bahwa perintah pengguna telah diterima dan sedang diproses.

Kehadiran Super Island membuat proses interaksi dengan AI tidak hanya berlangsung melalui halaman aplikasi khusus. Informasi mengenai proses perintah dapat ditampilkan secara langsung melalui antarmuka tersebut.

Inspiration Ball Memudahkan Interaksi dengan Konten di Layar

Fitur AI lain yang diperkenalkan Xiaomi adalah Inspiration Ball. Fitur ini berfungsi sebagai pointer yang memungkinkan pengguna memberikan konteks tambahan kepada AI berdasarkan objek yang sedang ditampilkan pada layar.

Sebagai contoh, pengguna dapat mengarahkan pointer ke sebuah alamat dan meminta AI membuka navigasi menuju lokasi tersebut. Pada gambar produk, pointer juga dapat digunakan untuk meminta AI mencari produk terkait secara online.

Cara kerja tersebut membuat AI lebih terhubung dengan informasi yang sedang dilihat pengguna. Artinya, pengguna tidak selalu harus menjelaskan informasi dari awal melalui perintah teks atau suara.

Daftar Perangkat yang Mendapat HyperOS 4

Untuk saat ini, daftar perangkat yang mendapatkan HyperOS 4 masih terbatas pada pasar China. Pembaruan diberikan secara bertahap melalui beberapa batch.

Pada batch pertama yang dimulai 14 Agustus 2026, perangkat yang mendapatkan pembaruan meliputi Xiaomi 17 Ultra, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition, Xiaomi 17 Pro Max, Xiaomi 17 Pro, Xiaomi 17, Redmi K90 Pro Max, Redmi K90 Pro Max Champion Edition, Redmi K90, Xiaomi Pad 8 Pro, dan Xiaomi Pad 8.

Batch kedua dijadwalkan mulai 27 Agustus 2026. Daftarnya mencakup Xiaomi 17 Max, Xiaomi 17T Pro, Xiaomi 17T, Xiaomi 15 Ultra, Xiaomi 15 Ultra Dual Satellite Edition, Xiaomi 15S Pro, Xiaomi 15 Pro, Xiaomi 15, Redmi K90 Max, Redmi K90 Supreme Edition, serta Redmi K Pad 2.

Sementara itu, batch ketiga dijadwalkan mulai 17 September 2026. Perangkat yang masuk dalam tahap ini adalah Redmi K100 Pro Max, Redmi K100 Pro, Redmi K80 Pro, Redmi K80 Supreme Edition, Redmi K80, Xiaomi MIX Flip 2, Xiaomi Pad 7 Ultra, dan Xiaomi Pad 7S Pro 12.5.

Daftar tersebut untuk sementara hanya berlaku bagi perangkat Xiaomi yang dipasarkan di China. Xiaomi belum mengumumkan jadwal resmi untuk peluncuran HyperOS 4 di pasar global.

HyperOS 4 Menjadi Langkah Baru Xiaomi

Kehadiran HyperOS 4 memperlihatkan arah pengembangan Xiaomi yang semakin menggabungkan desain antarmuka, optimalisasi sistem, dan kecerdasan buatan dalam satu ekosistem.

Perubahan tampilan melalui Soft Light Glass menjadi bagian yang paling mudah dikenali. Namun, peningkatan pengelolaan memori, pengurangan frame drop, percepatan Gallery, serta kemampuan AI justru menjadi bagian yang berpotensi memberikan dampak lebih besar dalam penggunaan sehari-hari.

Karena masih berada dalam tahap beta publik di China, pengalaman pengguna dan cakupan fitur HyperOS 4 masih dapat mengalami perubahan. Pengguna Xiaomi di pasar global juga masih harus menunggu pengumuman resmi terkait jadwal distribusi.

Jika nantinya diluncurkan secara luas, HyperOS 4 berpotensi menjadi pembaruan penting bagi ekosistem Xiaomi, terutama karena sistem ini tidak hanya menawarkan tampilan baru, tetapi juga membawa pendekatan yang lebih kuat terhadap pemanfaatan AI dalam berbagai aktivitas pengguna.

 

Baca Juga:

Sebelumnya

Redmagic 11S Pro Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 7.500 mAh dan Kipas 24.000 RPM

Selanjutnya

Google Pixel 11 Series Resmi Meluncur, Bawa Tensor G6 dan Fitur AI Gemini yang Makin Canggih

Pelita Digital