Pelitadigital.com   –  Kenapa Nano Influencer Jadi Primadona Baru di Dunia Digital? Seiring perkembangan zaman, dunia pemasaran digital terus mengalami evolusi.

Pemasaran konvensional di anggap sudah tidak efektif lagi untuk digunakan, hal ini karena kebanyakan orang  saat ini dekat dengan dunia digital, dimana dalam keseharian sering berinteraksi melalui internet

Salah satu trend pemasaran yang sedang naik daun adalah pemanfaatan nano influencer. Ya, bukan macro atau micro, tapi nano. Penasaran? Yuk, kita kupas lebih dalam lagi!

 

Apa itu Nano Influencer?

Nano influencer adalah individu yang memiliki pengikut di media sosial antara 1.000 hingga 10.000 orang. Meski jumlah pengikutnya terbilang kecil dibandingkan influencer lainnya, justru di sinilah kelebihannya: hubungan yang lebih intim dan otentik dengan audiens.

 

Mengapa Mereka Begitu Spesial?

 

  • Interaksif : Karena jumlah pengikut yang lebih sedikit, interaksi antara nano influencer dengan pengikutnya biasanya lebih tinggi. Artinya, komunikasi lebih personal dan komentar atau pertanyaan pengikut lebih sering mendapat respons.
  • Otentisitas: mereka biasanya belum terlalu dipengaruhi oleh endorsement dan kerja sama komersil, sehingga opini dan ulasan mereka sering kali lebih jujur dan otentik.
  • Biaya Lebih Hemat: Bagi brand yang memiliki budget terbatas, bekerja sama dengan mereka bisa jadi pilihan tepat. Tarif mereka biasanya lebih terjangkau dibandingkan influencer dengan jumlah pengikut yang lebih besar.
Baca Juga :   Pentingnya Diagram Alur dalam Strategi Pemasaran Digital: Analisis PPT dan Implementasi

 

 Tips Memilih Nano Influencer yang Tepat

 

  • Riset Target Pasar: Pastikan influencer tersebut  Anda pilih sesuai dengan target demografi brand Anda.
    Jalin Hubungan: Bukan hanya sekedar transaksi bisnis, tapi bangun hubungan yang baik dengan mereka.
  • Beri Kebebasan untuk membuat konten: Percayakan mereka untuk mempresentasikan produk/jasa Anda dengan cara mereka sendiri, tentunya dengan tetap mempertimbangkan guideline brand Anda.
  • Perhatikan Engagement Rate: Meski jumlah pengikut penting, engagement rate (tingkat keterlibatan) justru lebih krusial. Pastikan influencer memiliki engagement rate yang baik.
  • Otentisitas: Cari tahu apakah influencer tersebut sering memberikan opini jujur atau hanya sekedar mengejar endorsement.

 

Kesimpulan

 

Era baru marketing di dunia digital melalui nano influencer menawarkan peluang besar bagi brand untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan audiens target. Selain lebih otentik, strategi ini juga bisa lebih efisien dari segi biaya.

 

 

 

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *