Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Meluncur di Indonesia, Hadir dengan Desain Passport, Baterai Silikon, dan Galaxy AI Terbaru
Pelitadigital.com – Samsung kembali memperkuat posisinya di pasar ponsel lipat premium dengan memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 secara global dalam ajang Galaxy Unpacked 2026 di London, Inggris. Perangkat terbaru ini membawa perubahan besar dibanding generasi sebelumnya, mulai dari desain baru bergaya passport, teknologi layar Flex Titanium, hingga penggunaan baterai silikon pertama di lini smartphone Samsung.
Berbagai pembaruan tersebut membuat Galaxy Z Fold 8 tidak hanya tampil lebih ringkas dan ringan, tetapi juga menawarkan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman untuk bekerja, menikmati hiburan, hingga membuat konten.
Samsung Galaxy Z Fold 8 Tampil dengan Desain Passport yang Lebih Ergonomis
Perubahan paling mencolok pada Galaxy Z Fold 8 terletak pada desainnya. Setelah mempertahankan desain memanjang selama beberapa generasi, Samsung kini mengadopsi konsep passport-style foldable yang membuat bodi perangkat lebih pendek sekaligus lebih lebar saat dilipat.
Pendekatan baru ini memberikan kenyamanan lebih ketika digunakan dengan satu tangan. Selain itu, bentuknya juga terasa lebih natural ketika disimpan di dalam saku maupun saat digunakan sebagai smartphone biasa.
Dalam kondisi terlipat, Galaxy Z Fold 8 memiliki dimensi 81,9 x 123,9 x 9,7 mm. Sementara ketika dibuka penuh, dimensinya menjadi 161,4 x 123,9 x 4,5 mm.
Bobot Semakin Ringan, Jadi Galaxy Z Fold Paling Ringan
Selain membawa desain baru, Samsung juga berhasil memangkas bobot perangkat secara signifikan.
Galaxy Z Fold 8 hanya memiliki berat 201 gram. Angka ini menjadikannya sebagai ponsel lipat model buku paling ringan yang pernah diproduksi Samsung.
Bobot tersebut bahkan lebih ringan dibanding Galaxy S26 Ultra maupun Galaxy Z Fold 7, sehingga membuat perangkat lebih nyaman digunakan dalam waktu lama.
Rasio Layar Baru Tingkatkan Kenyamanan Menonton dan Membaca
Samsung juga mengubah rasio layar untuk meningkatkan pengalaman visual.
Layar depan berukuran 5,5 inci menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X dengan refresh rate adaptif 1–120Hz, Vision Booster, serta resolusi 1.248 x 1.972 piksel.
Yang menarik, layar cover kini mengusung rasio 10:16 yang mendekati format video vertikal modern. Rasio ini membuat tampilan konten dari TikTok, Instagram Reels, Facebook Reels hingga YouTube Shorts terlihat lebih optimal tanpa banyak area hitam.
Sementara itu, layar utama berukuran 7,6 inci hadir dengan rasio 4:3 yang menyerupai tablet ringkas. Format tersebut dinilai lebih ideal untuk membaca dokumen, menjalankan multitasking, membuka beberapa aplikasi secara bersamaan, hingga menikmati film dengan area tampilan yang lebih luas.
Samsung juga membekali layar utama dengan tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits sehingga konten tetap terlihat jelas saat digunakan di bawah sinar matahari.
Flex Titanium Jadi Teknologi Layar Baru Samsung
Galaxy Z Fold 8 menjadi smartphone pertama Samsung yang mengusung teknologi layar Flex Titanium.
Teknologi ini menggabungkan titanium-alloy film dengan titanium plate sebagai struktur penopang layar lipat.
Material titanium-alloy memiliki tingkat kekakuan mekanis yang jauh lebih tinggi dibanding film polimer konvensional, namun tetap cukup fleksibel untuk mendukung mekanisme lipatan.
Sementara titanium plate berfungsi menjaga kestabilan struktur layar sekaligus membantu mengurangi celah udara pada bagian dalam panel.
Kombinasi keduanya membuat permukaan layar terasa lebih rata serta membantu menyamarkan bekas lipatan yang selama ini menjadi karakteristik utama perangkat foldable.
Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy Jadi Otaknya
Untuk urusan performa, Samsung membekali Galaxy Z Fold 8 dengan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy.
Chip ini merupakan versi khusus yang dikembangkan Qualcomm untuk perangkat Samsung dengan peningkatan performa CPU dan GPU dibanding versi reguler.
Prosesor tersebut memiliki dua inti Oryon Gen 3 hingga 4,74 GHz serta enam inti performa yang berjalan hingga 3,6 GHz.
Samsung memadukan chipset tersebut dengan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal hingga 1 TB sehingga mampu menangani berbagai kebutuhan berat, termasuk multitasking, gaming, hingga proses AI langsung di perangkat.
Baterai Silikon Pertama Samsung dengan Fast Charging 45W
Salah satu inovasi terbesar Galaxy Z Fold 8 hadir pada sektor daya.
Samsung kini menggunakan baterai berbasis Silicon Carbon (Si/C), menggantikan teknologi baterai konvensional yang selama ini digunakan.
Teknologi tersebut memiliki kepadatan energi lebih tinggi sehingga kapasitas baterai dapat ditingkatkan tanpa membuat bodi perangkat menjadi lebih tebal.
Galaxy Z Fold 8 dibekali baterai berkapasitas 4.800 mAh, meningkat dibanding generasi sebelumnya.
Samsung mengklaim perangkat ini mampu digunakan untuk memutar video hingga lebih dari 26 jam.
Pengisian dayanya juga mengalami peningkatan dengan dukungan fast charging 45W yang mampu mengisi daya hingga sekitar 65 persen dalam waktu kurang lebih 35 menit.
Selain itu tersedia pula fast wireless charging hingga 20W.
Kamera Dirancang untuk Kreator Konten
Samsung tetap mempertahankan fokus pada kebutuhan para kreator.
Galaxy Z Fold 8 dibekali kamera utama 50 MP yang dipadukan kamera ultrawide 50 MP.
Pada bagian depan tersedia dua kamera selfie masing-masing beresolusi 10 MP yang ditempatkan pada cover screen dan layar utama.
Perangkat ini juga menghadirkan fitur Horizontal Lock yang membantu menjaga posisi video tetap lurus saat proses perekaman meskipun smartphone dimiringkan atau diputar.
Fitur tersebut sangat membantu ketika merekam aktivitas sambil berjalan maupun mengikuti objek yang bergerak cepat.
Galaxy AI Hadir dengan My Fancam dan Photo Assist
Galaxy Z Fold 8 langsung menjalankan Android 17 dengan antarmuka One UI 9.0.
Samsung turut membawa berbagai fitur Galaxy AI terbaru yang difokuskan untuk produktivitas dan pengolahan konten.
Salah satunya adalah My Fancam yang memungkinkan pengguna merekam video dalam sudut lebar terlebih dahulu, kemudian memilih satu orang sebagai fokus utama setelah proses perekaman selesai.
Galaxy AI akan secara otomatis melakukan crop ulang video sekaligus mengikuti pergerakan subjek yang dipilih.
Fitur ini cocok digunakan saat merekam konser, pertandingan olahraga, seminar maupun vlog bersama banyak orang.
Selain itu tersedia pula Photo Assist yang menghadirkan sejumlah fitur berbasis AI seperti AI Eraser untuk menghapus objek, Move untuk memindahkan objek, Create yang memungkinkan pengguna menambahkan elemen baru menggunakan perintah teks, hingga Style yang dapat mengubah foto menjadi ilustrasi kartun, sketsa maupun lukisan.
Samsung memastikan seluruh fitur Galaxy AI tersebut tetap dapat digunakan secara gratis.
Fitur Pendukung Lengkap
Galaxy Z Fold 8 juga membawa berbagai fitur premium lainnya, antara lain:
- Dukungan jaringan 5G
- WiFi 7
- Bluetooth 6.0
- Sertifikasi IP48 untuk ketahanan terhadap debu dan air
- Vision Booster
- Adaptive Refresh Rate 1–120Hz
Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 di Indonesia
Samsung Indonesia telah membuka masa pre-order Galaxy Z Fold 8 mulai 22 Juli hingga 13 Agustus 2026.
Perangkat ini tersedia dalam pilihan warna Lavender, Cream, dan Graphite. Sementara warna Pistachio menjadi varian eksklusif yang hanya tersedia melalui pemesanan online di situs resmi Samsung.
Berikut harga Samsung Galaxy Z Fold 8 di Indonesia:
- Samsung Galaxy Z Fold 8 RAM 12 GB/256 GB: Rp28.499.000
- Samsung Galaxy Z Fold 8 RAM 12 GB/512 GB: Rp32.499.000
- Samsung Galaxy Z Fold 8 RAM 16 GB/1 TB: Rp40.499.000
Kesimpulan
Galaxy Z Fold 8 menjadi salah satu pembaruan terbesar dalam sejarah lini ponsel lipat Samsung. Perubahan desain bergaya passport membuat perangkat lebih ergonomis, sementara teknologi Flex Titanium meningkatkan ketahanan layar sekaligus mengurangi bekas lipatan.
Di sisi lain, penggunaan baterai Silicon Carbon, chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, serta hadirnya fitur Galaxy AI terbaru semakin memperkuat posisi Galaxy Z Fold 8 sebagai smartphone lipat premium yang tidak hanya mengedepankan desain, tetapi juga produktivitas dan pengalaman penggunaan sehari-hari.
Baca Juga:







