Spesifikasi dan Harga HMD Asha 305, Ponsel Entry-Level dengan Pulse OS
Pelitadigital.com – HMD Global kembali menghidupkan nama Asha melalui HMD Asha 305. Ponsel entry-level ini membawa konsep berbeda karena menggunakan sistem operasi berbasis Android, tetapi tidak hadir dengan Google Play Store seperti smartphone Android pada umumnya.
HMD Asha 305 menjalankan Pulse OS, sistem operasi dengan antarmuka yang dibangun menggunakan Android Open Source Project (AOSP). Karena berbasis AOSP, perangkat ini tidak otomatis mendapatkan Google Play Services maupun aplikasi Google.
Sebagai gantinya, HMD menyediakan toko aplikasi sendiri yang berisi berbagai aplikasi ringan. TikTok Lite menjadi salah satu aplikasi yang secara resmi disebut didukung. Sejumlah laporan tidak resmi juga menyebut Facebook Lite, Instagram Lite, WhatsApp, dan YouTube dapat digunakan pada perangkat ini.
Konsep tersebut membuat HMD Asha 305 berada di antara feature phone dan smartphone Android murah. Perangkat ini menawarkan akses ke sejumlah aplikasi populer, tetapi tetap mempertahankan spesifikasi yang lebih sederhana.
Spesifikasi HMD Asha 305
HMD Asha 305 mengusung desain yang mengingatkan pada smartphone Android generasi lama. Ukurannya tergolong ringkas dengan layar LCD berukuran 5 inci.
Layar tersebut memiliki resolusi 854 x 480 piksel. Ukuran dan resolusinya memang terlihat sederhana jika dibandingkan dengan smartphone entry-level yang beredar saat ini.
Dari sisi dimensi, perangkat ini memiliki ketebalan 10,2 mm dengan bobot sekitar 145 gram. Bagian bezel, terutama di sisi atas dan bawah layar, juga dibuat cukup tebal.
Pada bagian depan terdapat kamera selfie 2 MP yang ditempatkan di bezel atas bersama earpiece.
Beralih ke bagian belakang, HMD Asha 305 dibekali kamera utama beresolusi 2 MP. Kamera tersebut ditempatkan dalam susunan zig-zag bersama satu kamera lain yang resolusinya belum disebutkan serta LED flash.
Untuk performa, HMD Asha 305 menggunakan chipset Unisoc T137. Chipset tersebut dipadukan dengan RAM 2 GB dan penyimpanan internal berkapasitas 16 GB.
Kapasitas penyimpanan masih dapat diperluas menggunakan kartu microSD hingga 128 GB. Pengguna pun memiliki ruang tambahan untuk menyimpan foto, video, maupun data aplikasi.
Baterai 2.500 mAh dan USB Type-C
HMD Asha 305 dibekali baterai berkapasitas 2.500 mAh. Salah satu karakteristik yang cukup menarik adalah baterainya dapat dilepas dan dipasang kembali.
Untuk pengisian daya, perangkat menggunakan konektor USB Type-C dengan daya 5 watt. HMD mengklaim baterai tersebut mampu membuat ponsel bertahan hingga 32 jam.
Kapasitas tersebut menunjukkan bahwa Asha 305 lebih ditujukan untuk penggunaan dasar dibandingkan aktivitas smartphone berat.
Konektivitas HMD Asha 305
Meskipun membawa konsep ponsel sederhana, HMD Asha 305 tetap menyediakan sejumlah konektivitas yang dibutuhkan pengguna sehari-hari.
Perangkat ini mendukung dual SIM dengan jaringan 4G. Selain itu, tersedia Wi-Fi, Bluetooth 4.2, GPS, serta port USB Type-C.
Dukungan jaringan 4G menjadi salah satu aspek yang membuat perangkat ini tetap relevan untuk kebutuhan komunikasi dan akses internet ringan.
Tidak Ada Google Play Store
Salah satu perbedaan utama HMD Asha 305 dibandingkan smartphone Android pada umumnya terletak pada sistem operasinya.
Pulse OS menggunakan AOSP sebagai basis. Berbeda dari Android dengan layanan Google, AOSP tidak secara otomatis menyertakan Google Play Services dan berbagai aplikasi Google.
Karena itu, HMD Asha 305 tidak dilengkapi Google Play Store secara bawaan. HMD memilih menyediakan toko aplikasi sendiri untuk menghadirkan sejumlah aplikasi yang kompatibel dengan perangkat.
Pendekatan tersebut sekaligus menjadi pembeda Asha 305 dari smartphone Android murah pada umumnya. Pengguna yang terbiasa mengunduh aplikasi melalui Google Play Store perlu menyesuaikan diri dengan sistem aplikasi yang disediakan HMD.
Harga HMD Asha 305
HMD belum mengumumkan harga resmi HMD Asha 305 untuk pasar global. Namun, perangkat tersebut telah muncul di sejumlah pasar, salah satunya Filipina.
Di negara tersebut, HMD Asha 305 dibanderol sekitar 3.990 peso Filipina. Jika dikonversikan, harganya berada di kisaran Rp1,1 juta.
Harga tersebut menempatkan Asha 305 sebagai ponsel entry-level dengan pendekatan yang berbeda. Perangkat ini bukan smartphone Android konvensional, tetapi juga bukan feature phone murni karena tetap menawarkan akses terhadap sejumlah aplikasi.
Dengan spesifikasi seperti layar 5 inci, RAM 2 GB, penyimpanan 16 GB, konektivitas 4G, serta baterai 2.500 mAh, HMD Asha 305 lebih menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat sederhana untuk komunikasi dan aplikasi ringan.
Untuk pasar global, termasuk Indonesia, harga resmi HMD Asha 305 masih perlu menunggu pengumuman lebih lanjut dari HMD.
Kesimpulan
HMD Asha 305 menjadi upaya HMD menghidupkan kembali lini Asha dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan saat ini. Perangkat tersebut tetap membawa karakter ponsel sederhana, tetapi memberikan akses terhadap sejumlah aplikasi melalui Pulse OS berbasis AOSP.
Dengan RAM 2 GB, penyimpanan 16 GB yang dapat diperluas hingga 128 GB, kamera 2 MP, baterai 2.500 mAh, dan konektivitas 4G, Asha 305 lebih cocok diposisikan sebagai perangkat untuk kebutuhan dasar.
Sementara itu, absennya Google Play Store menjadi hal penting yang perlu diperhatikan calon pengguna sebelum mempertimbangkan ponsel ini. Adapun harga global resminya masih belum diumumkan, sementara harga di Filipina berada di kisaran Rp1,1 juta.
Baca Juga :










