Memasarkan properti bisa dilakukan secara online dan juga bisa secara offline. Pemasaran offline tidak jauh-jauh dari beriklan di media cetak, membuat alat pemasaran fisik baik berupa brosur, pamflet, leaflet, baliho, spanduk dan lain. Intinya adalah mengkomunikasikan produk-produk kita kepada khalayak dengan media atau secara langsung.

Halnya pemasaran dengan media daring, produk dipasarkan melalui internet, baik dipasarkan dengan melisting di portal jual beli properti atau property marketplace sites, selain itu bisa juga dengan membuat website khusus. Membuat website khusus pun masih ada pilihan yaitu dengan membuat di situs gratisan atau yang berbayar.

Baca juga: 6 Tips Menjual Properti yang Efektif, Cepat Laku Online dan Offline!

Intinya banyak sekali sumber daya yang bisa kita manfaatkan untuk memasarkan properti. Mari kita lihat satu-persatu.

  • Sebar Brosur

Teknik pemasaran perumahan dengan membuat brosur seperti menjadi membaca kitab suci bagi umat beragama, hukumnya wajib. Brosur merupakan media yang sangat praktis untuk mengkomunikasikan tentang produk kita kepada konsumen. Memang ada developer yang out of the box yang tidak menggunakan brosur dalam pemasaran produknya, tapi yang berani seperti ini tidak seberapa.

  • Spanduk, Baliho, Billboard

Setali tiga uang dengan brosur, spanduk, baliho dan billboard juga merupakan alat pemasaran yang wajib bagi developer. Media promosi ini berguna lebih untuk memberikan pesan kepada masyarakat bahwa ada perumahan yang sedang dipasarkan, karena media ini merupakan media outdoor, di tengah keramaian. Desain spanduk dan billboard yang menarik akan mengena di hati yang melihat dan akhirnya membuat mereka ingin tahu tentang yang diiklankan.

  • Umbul-Umbul

Umbul-umbul juga merupakan media promosi outdoor. Perbedaan dengan spanduk, baliho dan billboard hanyalah pada desain dan penempatan. Jika spanduk, baliho dan billboard bisa berlokasi di mana saja, maka umbul-umbul ditempatkan di lokasi proyek.

  • Event Pameran

Pameran bisa dibuat di lokasi keramaian seperti pasar, mall atau kantor tertentu yang sudah ditetapkan sebagai target market.

  • Direct Selling

Sesuai dengan arti katanya bahwa penjualan dengan direct selling adalah penjualan secara langsung kepada target market yang dituju. Direct selling bisa dilakukan dalam penawaran one-on-one, mengirim surat undangan penawaran langsung, atau dalam bentuk presentasi kepada beberapa calon konsumen.

  • Facebook & Media Sosial Lain

Facebook merupakan media sosial gratis yang memperbolehkan kita mem-posting apapun dan kapanpun. Medsos lain yang cukup efektif adalah WhatsApp yang memiliki pengguna sangat banyak di Indonesia.

Bergabunglah di grup-grup bisnis atau grup apapun di Facebook dan WhatsApp dan posting konten di sana secara konsisten. Jika ada yang tertarik maka orang tersebut akan memberikan komentar atau bertanya. Jika memungkinkan, kirim pesan broadcast kepada seluruh anggota grup setiap hari.

  • E-mail Marketing

Beriklan dengan email adalah menawarkan produk kita secara langsung melalui email. Tentu saja anda harus memiliki alamat email tujuan terlebih dahulu. Agar pengunjung mau memberikan alamat emailnya jangan lupa berikan sesuatu yang gratis seperti e-book yang kira-kira bermanfaat untuk mereka. Bisa juga dengan dikirimkan newsletter secara berkala jika pengunjung bersedia memberikan alamat emailnya.

  • Blog

Membuat blog merupakan cara efektif untuk memasarkan produk kita. Blog bisa dibuat secara gratis bisa juga dibuat dengan Top Level Domain (TLD) yang berbayar. Dengan blog TLD, dampaknya luar biasa karena memberikan kesan profesional daripada di platform gratis yang terkesan murahan. Ibaratnya punya toko sendiri dibandingkan dengan menumpang di toko orang lain.

  • Blog Traffic

Seindah apapun blog anda, jika tidak ada yang mengunjungi itu sama saja bohong. Tujuan blog adalah agar produk yang anda tampilkan dilihat dan diketahui orang. Mendatangkan traffic bisa dengan posting di Facebook, BBM, WhatsApp atau media sosial lainnya.

Ada juga ilmu yang bernama Search Engine Optimization (SEO) untuk mendatangkan traffic ke blog anda. Yaitu bagaimana anda mengoptimasi blog anda agar Google menempatkan blog anda di bagian atas atau setidaknya di halaman pertama Search Engine Result Page (SERP).

  • Google Adwords

Jika posting di medsos merupakan cara praktis memasarkan produk anda kepada orang, maka beriklan dengan Google Adwords adalah beriklan kepada khalayak ramai yang sesuai dengan target pasar yang dituju.

GA adalah jenis iklan yang menerapkan metode pay-per-click (PPC). Jadi anda akan ditagih ketika ada yang mengklik iklan anda. Anda harus menyiapkan anggaran khusus untuk beriklan di GA.

  • Facebook Ads

Beriklan di Facebook Ads juga merupakan salah satu cara memasarkan produk kepada target yang dituju. Pengaturan iklan di FB memungkinkan iklan anda hanya tampil pada orang dengan kriteria tertentu, misalnya kriteria target market anda adalah umur 40 tahun sampai dengan 65 tahun. Dengan demikian iklan tidak akan tampil kepada orang yang berusia di luar yang dituju.

  • Website Jual Beli Properti

Cara ini sangat mudah karena sang pemilik website sudah menyiapkan mekanisme untuk beriklan, termasuk syarat-syarat pelayanan. Ada yang menerapkan keanggotaan berbayar, ada juga keanggotaan gratis.Anda akan menemukan banyak sekali website jual beli properti di internet.

  • Tinggalkan Kontak Anda

Setiap anda beriklan tinggalkan kontak anda sehingga peminat dapat dengan mudah menghubungi anda.

Jika dieksplor lebih jauh tentu masih banyak strategi lain yang bisa diaplikasikan karena pemasaran bersifat universal. Kita boleh menggunakan cara dan tools apapun karena pada dasarnya memasarkan adalah mengkomunikasikan produk kita kepada calon pembeli sebanyak-banyaknya.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *