Pelitadigital.com   – Tips Menulis Deskripsi Produk UMKM. Bisnis mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia. Di tengah persaingan yang semakin ketat, mendeskripsikan produk dengan baik menjadi kunci untuk menarik perhatian calon pembeli. Deskripsi produk yang menarik tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga mengundang minat dan keinginan. Inilah mengapa menulis deskripsi produk UMKM yang memikat sangat penting.

Tips Menulis Deskripsi Produk UMKM

1. Memahami Calon Pembeli Anda

Sebelum mulai menulis deskripsi produk, penting untuk memahami siapa target pasar Anda. Apa yang mereka butuhkan? Apa masalah yang bisa Anda selesaikan dengan produk Anda? Dengan memahami calon pembeli, Anda bisa menyusun deskripsi produk yang lebih relevan dan menarik bagi mereka.

 

1. Gunakan Bahasa yang Menarik dan Bersahabat

 

Deskripsi produk bukanlah tempat untuk menggunakan bahasa teknis atau formal. Gunakan bahasa yang sederhana, ramah, dan mudah dipahami. Hindari jargon yang mungkin tidak dimengerti oleh calon pembeli. Buatlah deskripsi yang membuat pembaca merasa seperti sedang berbicara dengan seorang teman.

Baca Juga :   Manfaat Kemasan Menarik bagi Produk UMKM

 

2. Ceritakan Cerita Produk Anda

 

Setiap produk memiliki cerita. Ceritakan bagaimana ide produk Anda muncul, perjalanan pembuatan produk, atau inspirasi di baliknya. Cerita dapat mengaitkan emosi dengan produk Anda, membuatnya lebih meyakinkan dan bernilai.

 

3. Keunggulan Produk yang Ditekankan

 

Tunjukkan apa yang membuat produk Anda istimewa. Apakah memiliki fitur khusus? Bahan berkualitas? Manfaat unik? Tekankan keunggulan-keunggulan ini dalam deskripsi produk dengan jelas. Calon pembeli perlu tahu mengapa produk Anda layak dibeli daripada yang lain.

 

4. Gunakan Kata Kunci dengan Bijak

 

Sebelum menulis deskripsi, lakukan riset kata kunci terkait produk Anda. Pilih kata kunci yang relevan dan sering dicari oleh calon pembeli. Masukkan kata kunci ini secara alami ke dalam deskripsi produk. Tetapi, hindari penggunaan berlebihan yang membuat deskripsi terkesan tidak alami.

 

5.  Kejelasan dan Kepentingan Informasi

 

Deskripsi produk harus jelas dan terstruktur. Gunakan paragraf pendek dan poin-poin singkat. Pentingkan informasi yang paling relevan, seperti manfaat utama, penggunaan, dan spesifikasi. Pembeli harus dengan mudah menemukan informasi yang mereka butuhkan.

 

6. Pemformatan yang Memudahkan Pembacaan

 

Pemformatan yang baik membuat deskripsi produk lebih mudah dibaca. Gunakan tag heading (H2, H3) untuk membagi konten menjadi bagian yang berbeda. Gunakan paragraf pendek, ratakan teks, dan tambahkan daftar bercorak untuk poin-poin penting. Pembaca akan lebih cenderung membaca jika teks terlihat teratur.

Baca Juga :   Strategi Pricing yang Tepat: Panduan Menentukan Harga Produk UMKM

 

7. Mengandung CTA (Call to Action)

 

Akhiri deskripsi produk dengan CTA (Call to Action. Ajak pembeli untuk melakukan pembelian, mendaftar newsletter, atau menghubungi Anda untuk pertanyaan lebih lanjut. Ini memberikan dorongan terakhir agar calon pembeli benar-benar berinteraksi dengan produk Anda.

 

Kesimpulan

Menulis deskripsi produk UMKM yang menarik adalah seni yang bisa meningkatkan penjualan Anda. Dengan memahami calon pembeli, menggunakan bahasa yang tepat, menyoroti keunggulan produk, dan memanfaatkan kata kunci, Anda dapat menciptakan deskripsi yang efektif. Ingatlah bahwa tujuan utama adalah memberikan informasi yang berguna sambil memikat hati pembeli potensial.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *