Seperti apa contoh portofolio digital marketing? Terkadang pertanyaan seperti itu yang sering dilontarkan ketika ingin melamar pekerjaan, apalagi bagi fresh graduate. Namun pada artikel ini, kita akan memberitahukan kamu contoh portofolio digital marketing yang sangat menarik, sehingga kamu bisa mendapat client atau pekerjaan melalui portofolio tersebut. Lalu, apa saja contoh portofolio digital marketing? Langsung saja pergi ke pembahasan di bawah ini!

Contoh Portofolio Digital Marketing yang Menarik

1. Tentang Saya

Tentang Saya adalah bagian dari portofolio Kamu yang mencakup minat, latar belakang, pendidikan, pengalaman kerja, dan keterampilan Kamu. Bagian ini juga merupakan tempat yang tepat untuk menyuarakan sedikit tentang mengapa pekerjaan ini sangat berarti bagi Kamu.

2. Keterampilan yang dimiliki

Selain memperkenalkan diri Kamu, perkenalkan juga keahlian Kamu. Jika Kamu memiliki pengetahuan di bidang tertentu, jangan lupa untuk memasukkannya ke dalam portofolio pemasaran Kamu. Keahlian ini akan membantu Kamu membangun diri Kamu sebagai kandidat yang kredibel untuk proyek Kamu.

3. Karya Terbaik

Bagian ini adalah inti dari portofolio pemasaran Kamu. Tampilkan dan tunjukkan karya terbaik Kamu secara visual. Sertakan deskripsi proses pembuatan di balik setiap proyek. Untuk proyek dalam format gambar, Kamu dapat dengan mudah menambahkannya ke portofolio Kamu.

Jika proyek Kamu dalam format video atau audio, CakeResume Portfolio Maker juga menyediakan kemampuan untuk menampilkan video YouTube secara langsung di portofolio Kamu.

Baca Juga :   Kunci Keberhasilan: Panduan Lengkap Membuat dan Mengoptimalkan Landing Page dalam Pemasaran Digital

Jika Kamu memiliki foto atau video presentasi pekerjaan atau proyek Kamu kepada klien, akan menjadi nilai tambah untuk memasukkannya ke dalam portofolio Kamu. Bukti ini membantu perusahaan memverifikasi performa kerja Kamu.

4. Penghargaan dan Akreditasi

Jangan lupa untuk memasukkan dalam portofolio pemasaran digital Kamu, yang telah memenangkan penghargaan di bidang yang terkait, dengan posisi yang Kamu lamar. Penghargaan ini membantu Kamu diakui sebagai kandidat yang berkualitas. Sertifikasi juga menunjukkan keakraban Kamu dengan alat yang Kamu gunakan dalam pekerjaan.

5. Informasi Kontak

Tujuan utama dari membangun portofolio adalah membuat perekrut menghubungi Kamu tentang lowongan pekerjaan. Oleh karena itu, Kamu harus memudahkan perekrut untuk mendapatkan informasi kontak profesional Kamu.

Tentu saja, informasi kontak yang harus dimasukkan ke dalam portofolio Kamu adalah alamat email dan nomor telepon kantor Kamu. Selain itu, jika Kamu memiliki akun media sosial yang terkait dengan pekerjaan yang Kamu lamar, jangan ragu untuk menautkan halaman tersebut ke portofolio Kamu.

Platform Portofolio Pemasaran Digital

Langkah pertama dalam membuat portofolio yang menarik, adalah dengan menentukan platform yang akan digunakan. Pertimbangkan apakah Kamu akan membuat portofolio dalam bentuk PDF atau online. Jadi seperti apa portofolio menarik? Di bawah ini ulasannya.

PDF

Setelah Kamu membuat portofolio, Kamu bisa menyimpannya dalam format PDF. Keuntungan dari format ini adalah sederhana dan mudah diatur. Selain itu, Kamu bisa mengakses portofolio pemasaran Kamu secara offline.

Baca Juga :   Keunggulan Makro Influencer dalam Digital Marketing

Canva

Canva adalah platform desain grafis online gratis. Kamu bisa menggunakan platform ini untuk mendesain postingan media sosial, presentasi, poster, video, logo, portofolio, dan banyak lagi.

Google Slides

Google Slides adalah salah satu fitur Google Workspace yang memungkinkan kamu membuat portofolio.

Portofolio Online

portofolio Kamu secara online membuatnya terlihat lebih profesional. Memiliki situs web untuk membangun portofolio pemasaran Kamu akan memudahkan perekrut untuk menemukan informasi tentang Kamu. Terlebih lagi, Kamu dapat mempublikasikan semua karya Kamu tanpa batasan ruang penulisan.

Baca Juga: Cara Membuat Portofolio Digital Marketing

CakeResume

Kamu bisa menggunakan fitur-fitur CakeResume untuk membuat portofolio Kamu. Sebagai referensi, Kamu juga bisa menemukan contoh-contoh portofolio pemasaran yang berbeda pada CakeResume.

Behance

Kamu juga bisa menggunakan Behance untuk membuat portofolio online Kamu dengan mudah dan sederhana. Selesai sudah pembahasan kita tentang contoh portofolio digital marketing yang menarik. Semoga informasi yang kita sajikan bermanfaat. Selamat mencoba!

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *